Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Tata Cara Salat Taubat, Niat, Waktu & Doa yang Diamalkan Setelahnya, Lengkap!

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Rabu, 11 Mar 2026 12:45 WIB

Muslim woman pray on hijab praying with Koran on mat indoors
Ilustrasi salat taubat / Foto: Getty Images/iStockphoto/think4photop
Daftar Isi

Bunda, setiap manusia tentu pernah melakukan kesalahan, baik yang disadari maupun tidak. Oleh karena itu, Islam mengajarkan salat taubat sebagai salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memohon ampun atas dosa yang pernah diperbuat.

Mengutip dari laman detikcom, taubat pada dasarnya adalah rasa penyesalan yang muncul dalam hati disertai niat kuat untuk memperbaiki diri. Melalui cara salat taubat yang benar, seorang Muslim berusaha kembali ke jalan yang diridhai Allah SWT.

Dalam Islam, pintu ampunan Allah selalu terbuka bagi siapa saja yang sungguh-sungguh ingin berubah. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah melaksanakan salat taubat, lalu memanjatkan doa setelah salat taubat dengan penuh kerendahan hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dalam sebuah kitab yang ditulis oleh Syekh Nawawi Banten yang berjudul Nihayatuz Zain dijelaskan bahwa taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat menghapus dosa, bahkan dosa besar sekalipun. Hal ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang ingin kembali ke jalan yang benar.

Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa manusia tidak luput dari kesalahan melalui sebuah hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah:

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Artinya: "Setiap anak keturunan Adam adalah orang yang berbuat kesalahan, dan sebaik-baiknya orang yang berbuat kesalahan adalah orang yang bertaubat (HR. Ibnu Majah).

Selain itu, terdapat pula hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Abu Bakar As-Shidiq tentang keutamaan memohon ampun setelah beribadah:

مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَقُومُ فَيَتَطَهَّرُ، ثُمَّ يُصَلِّي ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلَّا غَفَرَ لَهُ

Artinya: "Tidaklah seseorang berbuat dosa lalu ia beranjak bersuci, melakukan shalat kemudian beristighfar meminta ampun kepada Allah kecuali Allah mengampuninya." (HR Imam Tirmidzi).

Oleh sebab itu, memahami cara salat taubat, jumlah rakaatnya, serta doa setelah salat taubat menjadi hal penting bagi setiap Muslim. Bahkan, ibadah ini juga sering dilakukan pada malam hari bersamaan dengan amalan sunnah lain seperti salat tahajud untuk memperbanyak istighfar kepada Allah SWT.

Kapan waktu salat taubat?

Banyak orang juga bertanya mengenai salat taubat berapa rakaat serta kapan waktu yang tepat untuk melaksanakannya. Bunda, memahami waktu salat taubat juga penting agar ibadah ini dilakukan dengan lebih khusyuk.

Dalam buku Perbaiki Sholatmu Niscaya Allah akan Perbaiki Hidupmu karya Idris bin Umar, dijelaskan bahwa salat taubat merupakan amalan sunnah yang dianjurkan sebagai penyempurna taubat nasuha. Taubat nasuha sendiri berarti penyesalan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh serta diiringi tekad kuat untuk tidak mengulangi kesalahan.

Pada dasarnya, waktu salat taubat tidak dibatasi secara khusus karena ibadah ini bisa dikerjakan kapan saja ketika seseorang menyadari dosa yang telah diperbuat. Saat hati tersentuh untuk kembali kepada Allah, dianjurkan segera melaksanakan salat taubat lalu memanjatkan doa salat taubat tanpa menunda-nunda.

Meski demikian, sebagian ulama menyebutkan waktu yang paling utama untuk melaksanakan salat taubat adalah pada sepertiga malam terakhir. Waktu tersebut dinilai sangat baik untuk memperbanyak doa salat taubat karena suasana lebih tenang dan diyakini sebagai saat yang mustajab untuk memohon ampun kepada Allah SWT.

Keutamaan salat taubat

Mengutip dari situs yang sama, terdapat sejumlah keutamaan yang dapat diperoleh ketika seseorang melaksanakan salat taubat dengan penuh kesungguhan. Berikut beberapa keutamaan salat taubat yang penting untuk diketahui.

1. Memperkuat hubungan dengan Allah SWT

Melaksanakan salat taubat menjadi salah satu cara bagi seorang Muslim untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui salat taubat yang dilakukan dengan hati tulus, hubungan spiritual dengan Allah dapat terasa lebih kuat dan menenangkan hati.

2. Membantu memperbaiki diri sendiri

Melaksanakan salat taubat dapat menjadi langkah penting bagi Bunda yang ingin memperbaiki diri setelah menyadari kesalahan yang pernah dilakukan. Melalui salat taubat, hati menjadi lebih peka terhadap dosa sehingga muncul keinginan kuat untuk meninggalkan perbuatan buruk dan menjalani hidup yang lebih baik.

3. Membantu memohon ampunan dan penghapus dosa

Melaksanakan salat taubat dengan niat yang tulus menjadi salah satu ikhtiar seorang hamba untuk memohon ampun kepada Allah SWT. Ketika salat taubat dilakukan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, ibadah ini dapat menjadi jalan untuk menghapus dosa serta membantu seorang Muslim kembali kepada jalan yang lebih baik.

4. Mendapatkan ketenangan dan kedamaian

Melaksanakan salat taubat dengan penuh kesungguhan dapat menghadirkan ketenangan di dalam hati. Setelah memohon ampun kepada Allah SWT melalui salat taubat, seseorang biasanya merasakan ketenangan dan kedamaian karena telah berusaha memperbaiki diri dari kesalahan yang pernah dilakukan.

5. Mendapatkan pahala

Melaksanakan salat taubat tidak hanya menjadi cara memohon ampun kepada Allah, tetapi juga menghadirkan pahala bagi setiap hamba yang mengerjakannya dengan penuh kesungguhan. Setiap ibadah salat taubat yang dilakukan akan dicatat sebagai amal kebaikan oleh malaikat dan menjadi tambahan pahala di sisi Allah SWT.

6. Menjaga diri dari melakukan dosa yang sama di masa depan

Melaksanakan salat taubat dapat membantu seseorang lebih berhati-hati dalam menjaga sikap dan perbuatannya. Melalui salat taubat, hati menjadi lebih sadar sehingga Bunda dapat mengendalikan diri agar tidak kembali terjerumus pada dosa yang sama di kemudian hari.

Bacaan niat salat taubat

Sebelum memulai salat taubat, Bunda dianjurkan terlebih dahulu menghadirkan niat di dalam hati sebagai bentuk kesungguhan untuk memohon ampun kepada Allah SWT. Niat ini menjadi langkah awal yang menegaskan bahwa salat taubat dilakukan semata-mata untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

Dalam buku Panduan Shalat untuk Wanita yang ditulis Ria Khoerunnisa, dijelaskan bacaan niat salat taubat dua rakaat yang dapat dibaca sebelum memulai ibadah tersebut. Berikut lafaz niatnya:

أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى .

Arab latin: Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat salat taubat dua raka'at karena Allah Ta'aalaa."

Tata cara melakukan salat taubat

Sebelum melaksanakan salat taubat, penting bagi Bunda untuk memahami terlebih dahulu langkah-langkah pelaksanaannya agar ibadah dapat dilakukan dengan benar. Dengan mengetahui cara salat taubat, Bunda bisa menjalankannya dengan lebih khusyuk dan penuh kesadaran untuk memohon ampun kepada Allah SWT.

Dilansir dari buku Panduan Shalat Untuk Wanita: Panduan Bersuci untuk salat oleh Ria Khoirunnisa S.Pd dan Ebook 10 Dosa Besar oleh Hamba Allah, terdapat beberapa tahapan yang perlu diperhatikan saat melaksanakan salat taubat. Termasuk di dalamnya memahami bacaan salat taubat rakaat pertama dan kedua yang dibaca selama menjalankan ibadah tersebut.

1. Melakukan wudhu secara sempurna sesuai sunnah serta tata cara yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW sebelum melaksanakan salat.

2. Salat taubat dikerjakan sebanyak dua rakaat sebagaimana salat sunnah pada umumnya, namun diawali dengan membaca niat khusus untuk melaksanakan salat taubat seperti berikut:

أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin: "Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Saya niat salat taubat dua rakaat lillahi ta'aalaa.”

3. Shalat taubat dilakukan secara mandiri atau sendirian. 

4. Pada dasarnya, salat taubat tidak memiliki bacaan khusus karena tata caranya hampir sama dengan salat sunnah pada umumnya. Namun, sebagian ulama menganjurkan membaca Surah Al-Kaafirun sebagai bacaan salat taubat rakaat pertama dan Surah Al-Ikhlash pada rakaat kedua ketika membaca surah pendek.

5. Ibadah shalat taubat dapat dikerjakan kapan saja, namun lebih dianjurkan untuk dilaksanakan pada waktu malam hari agar lebih khusyuk dalam memohon ampun kepada Allah SWT.

6. Salat taubat dapat dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal enam rakaat, dengan pelaksanaan dua rakaat setiap salam sebagaimana tata cara umum salat sunnah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

7. Mata tetap terbuka dan berusaha khusyu

8. Saat berada dalam posisi sujud, Bunda dapat memanfaatkan momen tersebut untuk bermuhasabah dan mengakui kesalahan yang pernah dilakukan di hadapan Allah SWT. Sebutkan dosa-dosa yang diingat sambil memohon ampun dengan penuh kerendahan hati.

Hal ini sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Abu Hurairah berikut:

أَقْرَبُ مَا يَكُوْنُ العَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُعَاءَ

Artinya: "Keadaan seorang hamba paling dekat dengan rabbnya adalah ketika ia sedang bersujud, maka perbanyaklah berdoa saat itu." (HR Muslim).

9. Setelah menunaikan salat taubat, Bunda dianjurkan untuk memperbanyak istighfar sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT.

Adakah perbedaan cara salat taubat untuk perempuan dan laki-laki?

Bunda, pada dasarnya, salat taubat memiliki tata cara yang sama baik bagi laki-laki maupun perempuan. Dalam praktiknya, cara salat taubat dilakukan dengan dua rakaat serta mengikuti rukun dan gerakan salat seperti pada salat sunnah lainnya.

Perbedaan yang ada lebih berkaitan dengan aturan fikih, terutama mengenai batasan aurat dan sikap tubuh saat salat. Dalam cara salat taubat untuk perempuan, seluruh tubuh wajib tertutup kecuali wajah dan telapak tangan, sementara laki-laki cukup menutup area antara pusar hingga lutut.

Selain itu, terdapat perbedaan pada posisi tubuh ketika salat agar lebih sesuai dengan adab masing-masing. Laki-laki dianjurkan merenggangkan siku dan paha saat sujud, sedangkan dalam cara salat taubat untuk perempuan disunnahkan merapatkan tubuh serta melirihkan suara bacaan agar lebih menjaga kesopanan dalam beribadah.

Doa setelah salat taubat

Setelah menyelesaikan salat taubat, Bunda dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT dengan penuh kerendahan hati. Berikut ini doa setelah salat taubat dan berharap agar dosa-dosa yang telah lalu diampuni dan diberikan kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Beristighfar lalu membaca doa setelah salat taubat yang berbunyi:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم الَّذِي لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Arab latin: Astaghfirullaahal'adziim, alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih.

Artinya: "Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Mu,”

Setelah itu dilanjutkan dengan membaca:

اللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لآاِلهَ اِلَّااَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَناَ عَبْدُكَ وَأَناَ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ من شَرِّمَاصَنَعْتَ. اَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَي وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ

Arab latin: Allahumma anta rabii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana'abduka wa ana'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu. Abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang layak disembah selain Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui atas dosaku, maka ampunilah aku, karena hanya Engkaulah yang dapat memberikan ampunan wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku perbuat,”

Zikir setelah salat taubat

Setelah membaca doa salat taubat, Bunda juga dapat melanjutkannya dengan mengamalkan dzikir sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT. Mengacu pada buku Hidup Tanpa Masalah karya H.M. Amrin Ra'uf, terdapat beberapa bacaan dzikir yang dianjurkan untuk dibaca setelah melaksanakan salat taubat.

1. Istighfar 1000 Kali

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمِ

Arab latin: Astaghfirullaahal 'azhiim.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

2. Ya Tawwaab 440 Kali

يا تَوَّابُ

Arab latin: Yaa Tawwab.

Artinya: "Wahai Dzat Yang Menerima Taubat."

3. Yaa 'Afuwwu 187 Kali

يَا عَفُوٌّ

Arab latin: Yaa 'Afuwwu.

Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Pemaaf."

4. Ya Haadi 251 Kali

يَا هَادِى

Arab latin: Ya Haadi.

Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Pemberi.”

5. Yaa Bashiir 333 Kali

يَا بَصَيْرُ

Arab latin: Yaa Bashiir.

Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Melihat.”

Bunda, itulah penjelasan lengkap mengenai salat taubat, mulai dari niat, waktu pelaksanaan, hingga doa yang dapat diamalkan setelahnya. Semoga dengan memahami dan mengamalkan salat taubat, kita semua dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperoleh ampunan atas segala kesalahan yang pernah dilakukan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda