Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Dokter Buka Suara soal Tren Diet Ubi Cilembu dan Yogurt, Benarkah Efektif?

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Senin, 09 Mar 2026 12:05 WIB

baked sweet potato with yogurt sause. Top view. Copy space.
Ilustrasi tren diet ubi cilembu dan yogurt / Foto: Getty Images/Anna_Shepulova

Tahukah Bunda mengenai tren diet ubi cilembu yang viral? Benarkah makan ubi cilembu dan yogurt efektif untuk menurunkan berat badan? Mari dengarkan penjelasan pakar.

Tren kuliner di media sosial kembali menarik perhatian publik. Kali ini kombinasi ubi cilembu dan yogurt, terutama greek yogurt bisa menjadi menu yang ramai dicoba oleh para pelaku diet.

Banyak konten kreator membagikan pengalaman mereka mencicipi perpaduan dua bahan ini yang disebut-sebut memiliki rasa mirip cheesecake. Selain dianggap lezat, menu ini juga mulai dilirik sebagai pilihan makanan sehat yang cocok untuk program diet.

Klaim tersebut membuat banyak orang penasaran apakah kombinasi ubi cilembu dan yogurt benar-benar efektif membantu menurunkan berat badan? Atau hanya sekadar tren viral semata?

Mari bahas di sini, Bunda.

Kata Dokter Soal Tren Diet Ubi Cilembu dan Yogurt

Dokter spesialis gizi klinik, dr. Raissa E. DJuanda, SpGK, menjelaskan bahwa ubi cilembu yang dipadukan dengan yogurt pada dasarnya boleh saja dimasukkan dalam pola makan sehari-hari, termasuk bagi Bunda yang sedang menjalani diet.

“Bisa saja menjadi menu diet asalkan porsinya tepat,” papar dr. Raissa saat dihubungi detikcom, beberapa hari lalu.

Menurutnya, ubi cilembu merupakan sumber karbohidrat kompleks yang kaya serat dengan indeks glikemik sedang. Kandungan tersebut membuat makanan ini mampu memberikan energi yang stabil tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang terlalu cepat.

Sementara itu, greek yogurt dikenal memiliki kandungan protein yang cukup tinggi serta mengandung probiotik yang baik bagi kesehatan pencernaan. Protein pada yogurt juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga berpotensi mengontrol nafsu makan.

"Ubi cilembu karbo kompleks, serat tinggi, indeks glikemik miderat. Greek yogurt tinggi protein, probiotik, bantu kenyang lebih lama, melancarkan pencernaan," lanjutnya," ucapnya.

Meski demikian, dr. Raissa mengingatkan bahwa label 'makanan sehat' pada ubi cilembu dan greek yogurt tidak otomatis membuat Bunda bebas mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan. Jika porsinya tidak dikontrol, kombinasi ini tetap bisa menyumbang kalori berlebih yang justru menghambat program diet.

Saran porsi harian untuk ubi cilembu saat diet

dr. Raissa menyarankan untuk memilih greek yogurt plain tanpa tambahan gula agar kandungan kalorinya tetap terjaga. Selain itu, porsi ubi cilembu juga perlu diperhatikan.

“Porsi ubi sebaiknya sekitar 100 sampai 200 gram saja. Hindari tambahan topping yang tinggi gula seperti madu atau sirup,” sarannya.

dr. Raissa pun menekankan bahwa keberhasilan diet tidak hanya ditentukan oleh satu jenis makanan saja. Pola makan seimbang, pengaturan total kalori harian, serta aktivitas fisik tetap menjadi faktor utama dalam menjaga berat badan ideal.

"Keduanya juga termasuk makanan sehat. Namun jangan sampai kelebihan kalori," ucapnya.

Jadi, ubi cilembu dan yogurt bisa menjadi salah satu pilihan menu sehat jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat. Namun tren viral di media sosial tetap perlu disikapi dengan bijak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai pola diet yang sehat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda