Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Pulang ke Indonesia dari Thailand Harus Bayar Rp608 Ribu Mulai Juni, Simak Aturannya

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 05 Mar 2026 14:20 WIB

Ilustrasi bandara
Ilustrasi Pulang ke Indonesia dari Thailand Harus Bayar Rp608 Ribu Mulai Juni, Simak Aturannya/Foto: Getty Images/toondelamour
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda yang berencana melakukan perjalanan pulang ke Indonesia dari Thailand tampaknya perlu mempersiapkan biaya tambahan sebesar Rp608 ribu.

Pasalnya, pemerintah negara tersebut secara resmi menaikkan biaya layanan penumpang keberangkatan internasional (Passenger Service Charge/PSC) secara signifikan mulai 20 Juni 2026.

Para penumpang pesawat yang ingin terbang meninggalkan Thailand menuju luar negeri, termasuk Indonesia, akan dikenakan biaya sebesar 1.120 bath atau setara dengan Rp608 ribu. Angka ini mengalami kenaikan tajam dari tarif sebelumnya, yang hanya 730 baht.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Pemerintah Thailand kenakan Rp608 ribu bagi pelancong yang terbang tinggalkan Thailand

Presiden Airports of Thailand (AOT), Paweena Jariyathitipong, mengatakan kenaikan PCS tersebut mengikuti resolusi rapat Dewan Penerbangan Sipil pada 3 Desember 2025, dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Perhubungan Phiphat Ratchakitprakarn.

Dalam rapat tersebut, pemerintah menyetujui permintaan AOT untuk menaikkan PSC keberangkatan internasional dari 730 baht menjadi 1.120 baht, peningkatan sebesar 390 baht.

Dilansir dari laman Staits Times, AOT menyatakan bahwa studi mereka menemukan PSC yang lebih tinggi tidak akan memengaruhi keputusan perjalanan penumpang, dan PSC Thailand tetap lebih rendah dari biaya di banyak bandara luar negeri.

AOT memperkirakan penyesuaian ini, yang membuat biaya lebih sesuai dengan biaya sebenarnya, akan meningkatkan pendapatannya sekitar 10 miliar baht per tahun atau setara dengan 5,3 triliun, yang akan digunakan untuk lebih meningkatkan layanan bandara.

Selain itu, AOT menekankan bahwa PSC bukan pajak atau pendapatan yang dikumpulkan untuk keuntungan, melainkan pendapatan yang dialokasikan semata-mata untuk kegiatan yang berkaitan dengan bandara.

Biaya tersebut juga memerlukan persetujuan dari menteri terkait, yang menurut AOT mencerminkan transparansi dan pengawasan yang cermat.

Biaya PSC digunakan untuk infrastruktur bandara

Pendapatan dari PSC akan digunakan untuk terus meningkatkan infrastruktur di enam bandara AOT, meningkatkan kenyamanan, kecepatan, dan keselamatan bagi penumpang.

Contohnya termasuk proyek Terminal Satelit 1 di Bandara Suvarnabhumi dan peningkatan terminal penumpang di Bandara Don Mueang.

AOT juga meluncurkan sistem pemrosesan penumpang umum untuk mengurangi waktu tunggu, meningkatkan efisiensi check-in, dan meningkatkan pengalaman penumpang secara keseluruhan.

Mereka mengatakan survei terhadap penumpang dan maskapai penerbangan menemukan bahwa sebagian besar penumpang memang PSC baru tersebut sebagai hal yang wajar dan bukan faktor dalam pengambilan keputusan perjalanan.

Maspakai penerbangan secara umum juga menyetujui pendekatan penyesuaian tersebut sambil mendesak AOT untuk meningkatkan kualitas layanan secara bersamaan, dan AOT mengatakan mereka sedang memasukkan umpan balik tersebut ke dalam peningkatan operasional yang sedang berlangsung.

Paweena mengatakan revisi PSC bertujuan untuk mendukung biaya operasional dan investasi jangka panjang guna meningkatkan standar keselamatan, kualitas layanan, dan kapasitas untuk pertumbuhan penumpang di masa mendatang, sekaligus membantu memposisikan bandara-bandara Thailand sebagai pusat penerbangan regional yang berkelanjutan dengan standar kelas dunia.

Daftar bandara yang terdampak

Dilansir dari laman CNN Indonesia, kenaikan tarif ini berlaku di enam bandara utama yang dikelola oleh AOT, yakni pintu masuk utama bagi wisatawan mancanegara:

  • Bandara Suvarnabhumi (Bangkok)
  • Bandara Internasional Don Mueang (Bangkok)
  • Bandara Internasional Chiang Mai
  • Bandara Internasional Mae Fah Luang (Chiang Rai)
  • Bandara Internasional Phuket
  • Bandara Internasional Hat Yai

Catatan untuk penumpang domestik dan transit

Bagi Bunda yang bepergian dalam lingkup domestik Thailand, tarif PSC tidak mengalami kenaikan, yakni tetap di angka 130 baht (sekitar Rp70.000).

Namun, AOT tengah menyiapkan proposal baru untuk mengenakan biaya serupa bagi penumpang yang melakukan transit di bandara Thailand. Hal ini diambil mengikuti tren 90 persen bandara dunia yang sudah menerapkan kebijakan tersebut.

Nah, itulah kenaikan tarif layanan penumpang keberangkatan internasional dari Thailand yang mulai berlaku pada Juni mendatang. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda