moms-life
11 Kepribadian Orang yang Suka Peluk Guling saat Tidur
HaiBunda
Jumat, 06 Mar 2026 19:35 WIB
Daftar Isi
-
11 Kepribadian orang yang suka peluk guling saat tidur
- 1. Menemukan cara untuk menenangkan diri sendiri
- 2. Sosok penyayang
- 3. Terhubung dengan kebiasaan masa kecil
- 4. Memiliki kelembutan batin
- 5. Punya empati yang tinggi
- 6. Merasa tidak nyaman dengan keintiman
- 7. Bunda adalah tipe orang yang selalu ‘memberi’ dalam hubungan
- 8. Menghargai rutinitas
- 9. Mendambakan kenyamanan
- 10. Kehilangan seseorang
- 11. Bunda menghargai stabilitas dalam hubungan
Tahukah Bunda? Pola tidur ternyata dapat mencerminkan kepribadian seseorang. Mulai dari posisi saat terlelap, rutinitas sebelum istirahat, hingga preferensi kenyamanan seperti memeluk guling, semuanya menyimpan makna tersendiri.
Beragam kebiasaan tersebut bukan hanya memberi gambaran mengenai kualitas tidur, tetapi juga merefleksikan kondisi emosional dan cara individu menghadapi kehidupan sehari-hari. Tanpa disadari, sikap tubuh ketika terlelap bisa menjadi bahasa non-verbal yang mengungkap isi hati.
Dalam beberapa situasi, pilihan sederhana itu juga dapat menunjukkan kebutuhan akan rasa aman, keinginan memperoleh stabilitas, atau kecenderungan menyukai keteraturan. Dari hal kecil yang tampak sepele, tersimpan kepribadian unik dan mendalam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, kepribadian apa saja yang ditunjukkan orang suka peluk guling saat tidur? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
11 Kepribadian orang yang suka peluk guling saat tidur
Ketika meringkuk dengan guling di malam hari, itu tidak selalu merupakan perilaku dengan makna yang lebih mendalam. Berikut beberapa ciri kepribadian orang dengan kebiasaan tersebut:
1. Menemukan cara untuk menenangkan diri sendiri
Dilansir dari laman Your Tango, jika menyimpan banyak stres sepanjang hari, mungkin Bunda akan tidur sambil memeluk guling di malam hari. Perilaku ini dimaksudkan untuk memberikan ketenangan.
Sebuah studi dari Comprehensive Psychoneuroendocrinology, berpelukan sering kali mengurangi kortisol yang secara internal terkait dengan respons stres tubuh, bahkan jika itu adalah benda mati di tempat tidur.
2. Sosok penyayang
Jika memeluk guling atau bantal saat tidur, mungkin menunjukkan bahwa Bunda adalah sosok yang sangat penyayang.
Bunda mungkin dapat mengaitkan perilaku penuh kasih sayang ini dengan genetika, setidaknya menurut sebuah studi dari Communication Monographs, yang berpendapat bahwa kepribadian yang penuh kasih sayang sering kali mengadopsi perilaku mereka dari orang tua.
Ini hanyalah cara untuk menunjukkan kerinduan batin akan kedekatan, bahkan ketika tidak ada orang lain di sekitar.
3. Terhubung dengan kebiasaan masa kecil
Jika itu adalah kebiasaan yang dimulai sejak kecil untuk memberikan stabilitas di malam hari, Bunda mungkin terhubung dengan versi diri sendiri yang lebih kecil itu ketika sedang mengalami stres.
Tentu saja, perilaku ini sering kali tidak berbahaya, tetapi terkadang dapat berkembang menjadi lebih kompleks jika tidak memperbaiki trauma masa kecilnya.
4. Memiliki kelembutan batin
Ada kemungkinan bahwa peluk guling saat tidur adalah cara untuk memperlihatkan hati yang lembut.
Bunda mendambakan keintiman fisik pada tingkat yang lebih dalam daripada yang disadari, tetapi seringkali saat inilah satu-satunya tempat yang Bunda merasa cukup nyaman untuk menerimanya, meskipun itu sepenuhnya pada tingkat bawah sadar.
5. Punya empati yang tinggi
Menurut profesor psikiatri Helen Riess, empati sering kali dimanifestasikan melalui praktik dan tindakan kecil ‘penyesuaian’ seperti berpelukan, mendengarkan secara aktif, atau melakukan kontak mata dengan seseorang secara sengaja.
Jika Bunda adalah orang yang sangat empatik, kemungkinan besar Bunda juga melakukan hal yang sama pada diri sendiri, menemukan ruang untuk terhubung dan menghargai diri sendiri bahkan sebelum tidur di malam hari.
6. Merasa tidak nyaman dengan keintiman
Berpelukan dengan bantal dan melakukan sentuhan positif pada diri sendiri sebenarnya menunjukkan bahwa Bunda lebih mampu melakukan hal-hal tersebut daripada yang disadari.
Terbuka dengan banyak orang mungkin tidak mudah, tetapi dengan latihan dan niat, membangun kepercayaan dan menciptakan fondasi rasa hormat dengan orang lain, Bunda pasti bisa melakukannya.
Mereka tetap mendambakan kedekatan dan hubungan dalam hidupnya, sehingga menemukan perilaku kecil yang tidak terduga seperti memeluk bantal untuk sebagian memenuhi kerinduan batin mereka.
7. Bunda adalah tipe orang yang selalu ‘memberi’ dalam hubungan
Hubungan harus bersifat timbal bali, di mana kedua pasangan tidak hanya mendapatkan dukungan emosional, tetapi juga kebutuhan mereka yang beragam terpenuhi, baik itu kedekatan fisik, keintiman secara umum, atau sekadar didengarkan.
Jika seseorang tidak mendapatkan dukungan dan upaya yang sama seperti yang mereka berikan kepada orang lain, ada kemungkinan mereka akan menggunakan perilaku menenangkan diri lainnya untuk mengatasi masalah.
Jika selalu memeluk guling saat tidur, itu mungkin berarti Bunda adalah tipe orang yang suka ‘memberi’ dalam hubungan.
8. Menghargai rutinitas
Tidur dan istirahat sering kali menjadi inti dari seluruh kehidupan setiap orang, mulai dari produktivitas di tempat kerja hingga kesejahteraan hubungan, dan bahkan kesehatan mental.
Rutinitas sebelum tidur membantu melindungi istirahat yang dibutuhkan dan memastikan Bunda mendapatkan tidur yang paling nyenyak.
9. Mendambakan kenyamanan
Menurut sebuah studi PLUS One, memeluk benda mati seperti bantal di malam hari sering kali meredakan stres dengan menimbulkan rasa nyaman. Hal ini meniru perasaan berpelukan dengan orang lain dan menyediakan ruang aman untuk terhubung.
Jika selalu memeluk bantal saat tidur, itu mungkin berarti sesuatu tentang diri Bunda. Bunda mendambakan kenyamanan dan kestabilan, dan sering kali menjadi orang yang memberikannya kepada diri sendiri di malam hari.
10. Kehilangan seseorang
Merindukan seseorang yang tidak dapat ditemui juga dapat membuat seseorang memiliki kebiasaan memeluk guling saat tidur. Hal ini dapat membantu mereka meredakan gejolak batin tersebut.
Jika suka memeluk bantal saat tidur, itu bisa membantu meredakan rasa sakit hati dan membuat Bunda merasa sedikit lebih dekat dengan orang tersebut, bahkan saat mereka sedang jauh.
11. Bunda menghargai stabilitas dalam hubungan
Jika selalu peluk guling saat tidur, itu mungkin berarti Bunda menghargai stabilitas dan keamanan dalam hubungan.
Memeluk bantal hanya cerminan dari stabilitas yang didambakan dalam hubungan dan kenyamanan yang dibutuhkan dalam koneksi untuk merasa berdaya.
Nah, itulah beberapa ciri kepribadian seseorang yang suka peluk guling saat tidur. Bunda juga termasuk?
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Orang yang Bangun Sebelum Alarm Berbunyi Punya 7 Kepribadian Ini, Simak Penjelasannya
Mom's Life
9 Ciri Kepribadian Dilihat dari Buah Favorit, Bunda Suka yang Mana?
Mom's Life
7 Ciri Kepribadian Orang yang Lahir Hari Minggu
Mom's Life
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
Mom's Life
Benarkah Kebiasaan Tidur dengan Kipas Angin Bisa Picu Asam Urat? Ini Kata Dokter
Mom's Life
Kebiasaan Tidur yang Jadi Tanda Awal Gagal Jantung-Stroke, Waspada Bun!
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
3 Zodiak yang Selalu Beruntung dalam Hidup Meskipun di Kondisi Sulit
8 Ciri Kepribadian Langka yang Dimiliki Orang yang Lebih Suka di Rumah Saja Menurut Psikolog
5 Karakteristik Orang Penyuka Kucing Menurut Penelitian