Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ciri Kepribadian Seseorang Suka Bersih-Bersih Berlebihan Menurut Psikologi

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Kamis, 26 Feb 2026 04:50 WIB

Ciri Kepribadian Seseorang Suka Bersih-Bersih Berlebihan Menurut Psikologi
Ilustrasi Ciri Kepribadian Seseorang Suka Bersih-Bersih Berlebihan Menurut Psikologi/Foto: Getty Images/Complexio
Daftar Isi
Jakarta -

Menjaga rumah tetap rapi ternyata enggak cuma soal rutin beres-beres, lho, Bunda. Kegiatan ini ternyata bisa memberikan sedikit gambaran tentang kebiasaan dan cara berpikir seseorang.

Dalam psikologi, cara seseorang merapikan barang-barang atau menjaga kebersihan rumahnya dapat mencerminkan kepribadiannya. Orang yang perhatian sama detail biasanya punya pola pikir tertentu yang bikin mereka suka semuanya tertata rapi.

Nah, dari sini kita bisa mulai mencari tahu bagaimana ciri kepribadian seseorang yang suka bersih-bersih berlebihan. Ilmu psikologi pun memberikan pandangan tentang kebiasaan ini.

Mengapa seseorang suka bersih-bersih berlebihan?

Sebelum membahas ciri kepribadian orang yang suka bersih-bersih berlebihan, kita perlu lihat terlebih dahulu alasannya. Dikutip dari Psychology Today, ada seseorang yang suka menghabiskan banyak waktu untuk merapikan rumahnya, sementara yang lainnya lebih santai soal kebersihan.

Mereka yang termasuk tipe 'higienis' ini biasanya lebih sering membersihkan karena merasa rumah yang kotor bisa membuatnya tidak nyaman, bahkan menimbulkan stres.

Bersih-bersih rumah sebenarnya bisa memberi kepuasan tersendiri, Bunda. Terkadang, seseorang bisa merasa kecewa ketika usaha mereka kurang dihargai, padahal membersihkan rumah adalah hal yang penting.

Psikolog asal Irlandia sekaligus penulis buku Why Parents Matter dan The Science of Romance, Nigel Barber, Ph.D., membenarkan hal ini. Ia mengatakan bahwa pekerjaan bersih-bersih jarang sekali dihargai secara sosial.

Lantas, apa saja ciri kepribadian seseorang yang suka bersih-bersih berlebihan, ya?

Ciri-ciri kepribadian seseorang suka bersih-bersih

Menilik dari laman Your Tango, inilah ciri-ciri kepribadian seseorang yang suka bersih-bersih berlebihan:

1. Menganggap bersih-bersih sebagai cara menenangkan diri

Bagi Bunda yang hobi bersih-bersih, aktivitas menyapu atau merapikan meja kerap terasa seperti meditasi yang menenangkan. Ketika tumpukan pekerjaan terasa menyesakkan, merapikan barang bisa membantu kita merasa lebih tenang.

Dengan memberikan perhatian penuh pada apa yang sedang dikerjakan, Bunda secara tidak langsung sedang merawat kesehatan mental sekaligus menciptakan suasana rumah yang lebih nyaman.

2. Peduli terhadap kondisi rumah

Seseorang yang senang bersih-bersih biasanya memiliki kepekaan yang luar biasa terhadap suasana dan kebutuhan di dalam rumah, Bunda.

Memiliki kepribadian yang cinta pada kebersihan itu tandanya kita adalah orang yang sangat perhatian pada detail-detail kecil. Rasa tanggung jawab inilah yang membuat seseorang selalu ingin memastikan setiap sudut ruangan tetap nyaman dan dalam kondisi yang paling baik.

3. Sosok yang kreatif

Selanjutnya, seseorang yang suka bersih-bersih memiliki sisi kreatif yang unik karena ide biasanya muncul saat tangan sedang sibuk bekerja. Sambil merapikan rumah, sering kali muncul inspirasi baru yang sebelumnya terasa buntu.

4. Teliti pada hal-hal kecil

Terkadang, kita memang butuh alasan untuk istirahat sejenak dari rutinitas yang terasa melelahkan. Dengan fokus bersih-bersih, Bunda sebenarnya sedang meluangkan waktu untuk kembali memperhatikan hal-hal kecil di hidup ini.

Ternyata, kebiasaan menjaga kerapian rumah ini punya hubungan erat dengan perasaan tenang dan bahagia dalam diri kita. Saat rumah tertata rapi, secara tidak langsung Bunda sedang membangun suasana yang lebih santai.

Penelitian menunjukkan bahwa menjaga lingkungan tetap rapi dapat membuat hidup lebih tenang. Enggak cuma itu, rumah yang bersih membantu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, dan membuat kita lebih fokus.

5. Menikmati setiap sentuhan

Di zaman sekarang, kita lebih sering menghabiskan waktu di depan layar gadget atau televisi, bukan begitu, Bunda? Bagi yang suka bersih-bersih, kegiatan ini adalah proses fisik yang melibatkan sentuhan tangan dan tidak bisa digantikan oleh hal apa pun.

Seseorang bisa merasa sangat bahagia saat bisa memegang barang-barang di rumah, karena setiap benda itu punya cerita dan kenangan tersendiri yang membuat hidup terasa lebih berarti.

6. Bangga dengan keindahan dan kerapian rumah

Orang yang suka bersih-bersih biasanya ingin menciptakan lingkungan yang nyaman untuk kegiatan sehari-hari. Rumah menjadi tempat untuk memulihkan energi dan memulai kegiatan dengan lebih fokus.

Studi terbaru yang dipublikasikan di Frontiers menjelaskan bahwa perhatian pada kerapian dan keindahan dipengaruhi oleh faktor estetika dan emosional. Lingkungan yang rapi dapat membuat pikiran kita terasa jauh lebih tenang.

7. Merasa punya kendali lewat rumah yang rapi

Bagi sebagian orang, kegiatan bersih-bersih sama pentingnya dengan olahraga atau kegiatan lain yang bisa memberi kepuasan. Mereka ingin memastikan setiap tugas yang dilakukan terasa menyenangkan dan memberi hasil yang memuaskan.

Rutinitas merapikan rumah dapat memberi mereka rasa kontrol atas lingkungan sekitarnya. Ketika rumah terlihat rapi, semuanya akan terasa lebih teratur dan menenangkan.

Perlu diketahui bahwa rumah juga menjadi cerminan diri kita lho, Bunda. Menata dan merawat rumah dengan teliti membuat seseorang merasa bisa melihat perjalanan hidup dan perubahan pada dirinya.

Itulah penjelasan mengenai ciri kepribadian seseorang yang suka bersih-bersih berlebihan menurut psikologi. Apa Bunda salah satunya?

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda