Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Perjalanan Ratu Balqis Masuk Islam Berkat Ajakan Nabi Sulaiman AS

Annisa Afani   |   HaiBunda

Jumat, 20 Feb 2026 10:16 WIB

Perjalanan Ratu Balqis Masuk Islam Berkat Ajakan Nabi Sulaiman AS
Ilustrasi Perjalanan Ratu Balqis Masuk Islam Berkat Ajakan Nabi Sulaiman AS/Foto: Getty Images/Boonyachoat
Jakarta -

Dalam kisah para nabi, ada banyak cerita yang sarat makna dan pelajaran hidup. Salah satunya adalah pertemuan Nabi Sulaiman AS dengan Ratu Balqis yang menarik untuk disimak.

Melihat dari sejarah peradaban Islam, kisah ini kerap diceritakan sebagai pertemuan dua pemimpin besar. Ratu Balqis diceritakan memimpin sebuah negeri bernama Saba yang subur dan makmur.

Pada suatu momen, Ratu Balqis dipertemukan dengan Nabi Sulaiman AS dalam peristiwa yang penting. Pertemuan inilah yang kemudian menjadi awal dari perjalanan spiritual sang ratu.

Awal pertemuan Nabi Sulaiman AS dan Ratu Balqis

Pertemuan antara Nabi Sulaiman AS dan Ratu Balqis terjadi melalui perantara burung Hud-Hud, Bunda. Dilansir dari buku Pendidikan Agama Islam Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah Kelas VII karya H. Masan diceritakan bahwa saat itu Nabi Sulaiman sedang melakukan perjalanan menuju wilayah Yaman.

Di tengah perjalanan, Nabi Sulaiman kehabisan persediaan air dan meminta bantuan kepada burung Hud-Hud yang sedang melintas. Burung itu pun diperintahkan untuk mencari sumber air di sekitar wilayah tersebut.

Setelah cukup lama menunggu, burung Hud-Hud akhirnya kembali menemui Nabi Sulaiman dan menyampaikan permohonan maaf karena datang terlambat. Ia lalu bercerita bahwa dirinya melihat sebuah negeri yang besar dan megah.

Kisah ini juga disebutkan dalam surah An-Naml ayat 23 dan 24, Bunda. Berikut bunyi ayatnya:

.اِنِّيْ وَجَدْتُّ امْرَاَةً تَمْلِكُهُمْ وَاُوْتِيَتْ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ وَّلَهَا عَرْشٌ عَظِيْمٌ

.وَجَدتُّهَا وَقَوْمَهَا يَسْجُدُونَ لِلشَّمْسِ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَعْمَٰلَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ ٱلسَّبِيلِ فَهُمْ لَا يَهْتَدُونَ

Artinya:

"Sesungguhnya aku (burung Hud-Hud) mendapati ada seorang perempuan yang memerintah mereka (penduduk negeri Saba). Dia dianugerahi segala sesuatu dan memiliki singgasana yang besar. Aku (burung Hud-Hud) mendapati dia dan kaumnya sedang menyembah matahari, bukan Allah. Setan telah menghiasi perbuatan-perbuatan (buruk itu agar terasa indah) bagi mereka sehingga menghalanginya dari jalan (Allah). Mereka tidak mendapat petunjuk."

Menilik dari Al-Qur'an dan Tafsirnya oleh Kementerian Agama RI, perempuan yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah Ratu Balqis, penguasa kerajaan Saba pada masa Nabi Sulaiman AS. Meski memiliki kekayaan dan kekuasaan besar, Ratu Balqis saat itu belum menyembah Allah SWT sebagai Tuhan semesta alam.

Mendengar cerita burung Hud-Hud, Nabi Sulaiman merasa heran ada kerajaan yang menyembah selain Allah. Ia pun memutuskan untuk menulis surat kepada Ratu Balqis yang berisi ajakan agar dirinya dan rakyatnya menyembah Allah SWT.

Surat tersebut kemudian dikirimkan melalui burung Hud-Hud kepada sang ratu. Setelah menerimanya, Ratu Balqis mengumpulkan para pembesar kerajaan untuk membaca dan membahas isi surat itu bersama.

Menanggapi seruan Nabi Sulaiman, Ratu Balqis tetap pada keyakinannya menyembah matahari. Orang-orang kepercayaannya juga menyarankan agar sang ratu tidak langsung mempercayai isi surat tersebut.

Mereka menduga Nabi Sulaiman ingin menguasai kerajaan Saba. Karena itu, Ratu Balqis memilih bersikap hati-hati dan mengirim surat balasan, sekaligus berencana mengirim utusan dengan membawa hadiah mewah dari kerajaannya.

Namun, Nabi Sulaiman menolak hadiah itu karena tujuannya bukan harta, melainkan agar Ratu Balqis dan rakyatnya menyembah Allah semata. Utusan tersebut lalu kembali dan memberi tahu bahwa istana Nabi Sulaiman sangat megah dan luar biasa.

Ratu Balqis pun menjadi penasaran dan ingin melihat langsung istana Nabi Sulaiman. Mengetahui hal itu, Nabi Sulaiman berkata, "Siapa di antara kalian yang bisa memindahkan singgasana Ratu Balqis ke sini sebelum ia dan rombongannya tiba?"

Permintaan itu dijawab oleh jin Ifrit dan seseorang yang memiliki ilmu khusus. Mereka bersedia membantu Nabi Sulaiman, lalu menyiapkan istana dengan kemegahan dan keindahan yang tidak tertandingi.

Ratu Balqis takjub melihat istana Nabi Sulaiman dan memeluk Islam

Perjalanan Ratu Balqis Masuk Islam Berkat Ajakan Nabi Sulaiman ASIlustrasi Perjalanan Ratu Balqis Masuk Islam Berkat Ajakan Nabi Sulaiman AS/ Foto: Getty Images/REIMUSS

Istana Nabi Sulaiman AS dibuat tampak begitu megah atas izin dan kuasa Allah SWT. Saat Ratu Balqis tiba di sana, ia langsung bertanya, "Apakah ini singgasanamu?"

Sang ratu tampak kebingungan ketika melihat singgasana tersebut. Setelah beberapa saat, ia kembali berkata, "Seakan-akan singgasana ini adalah singgasanaku sendiri,".

Mendengar itu, Nabi Sulaiman AS pun menjawab, "Kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri".

Ucapan Nabi Sulaiman ini menjadi pengingat bagi Ratu Balqis bahwa ada kekuasaan yang jauh lebih besar di atas dirinya. Penyembahan terhadap matahari dan segala pencapaian ilmu yang ia miliki tidak berarti apa-apa dibandingkan ilmu dan keimanan yang dimiliki Nabi Sulaiman AS, Bunda.

Ratu Balqis akhirnya menyadari bahwa singgasana yang ia lihat memang benar singgasananya. Ia pun kagum dengan keimanan Nabi Sulaiman AS yang ia saksikan secara langsung.

Bukan hanya itu, kemajuan ilmu di kerajaan Nabi Sulaiman juga membuatnya terpesona. Setelah itu, Ratu Balqis masuk ke dalam istana yang telah dipersiapkan untuknya.

Di sanalah Ratu Balqis menyadari bahwa matahari yang selama ini disembah oleh dirinya dan rakyatnya hanyalah ciptaan Allah SWT. Tak lama kemudian, ia mengumumkan keislamannya dan diikuti oleh seluruh rakyatnya.

Itulah cerita tentang perjalanan Ratu Balqis hingga akhirnya memeluk Islam berkat ajakan Nabi Sulaiman AS.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda