Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Apakah Kurma Bagus untuk Diet? Ketahui Kandungan Nutrisinya

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Sabtu, 14 Feb 2026 12:20 WIB

Muslim woman in hijab eating dates fruit in a comfortable home. Clouse up shot
Apakah Kurma Bagus untuk Diet? Ketahui Kandungan Nutrisinya / Foto: Getty Images/Korrawin
Daftar Isi

Mau diet saat Ramadan nanti? Konsumsi kurma. Ketahui yuk kandungan nutrisi kurma yang bagus untuk diet.

Kurma dikenal sebagai salah satu buah yang sering dikonsumsi sebagai camilan sehat, terutama saat bulan Ramadan. Buah manis yang berasal dari Timur Tengah ini tidak hanya memiliki rasa yang lezat, tapi juga mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh.

Tidak sedikit orang yang percaya bahwa kurma dapat membantu menurunkan berat badan sehingga sering dijadikan pilihan camilan bagi mereka yang sedang menjalani program diet. Meski demikian, klaim mengenai manfaat kurma untuk menurunkan berat badan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Sejumlah studi menunjukkan manfaat kurma dalam mendukung pola hidup sehat, namun bukti ilmiah yang secara spesifik membuktikan efektivitasnya untuk menurunkan berat badan masih terbatas. Jadi, apakah kurma benar-benar bagus untuk diet?

Mengutip Medical News Today, mari bahas di sini, Bunda.

Benarkah kurma bantu menurunkan berat badan?

Penelitian mengenai hubungan kurma dengan penurunan berat badan masih tergolong sedikit. Namun beberapa hasil studi menunjukkan bahwa kurma memiliki potensi untuk membantu menjaga berat badan tetap stabil.

Salah satu penelitian menemukan bahwa ekstrak kurma mampu menghambat enzim lipase pankreas, yaitu enzim yang berperan dalam pencernaan lemak. Dengan terhambatnya enzim tersebut, penyerapan lemak dalam tubuh dapat berkurang sehingga berpotensi membantu mencegah obesitas.

Selain itu, uji klinis pada tahun 2020 menunjukkan bahwa konsumsi tiga buah kurma per hari tidak meningkatkan indeks massa tubuh (BMI). Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi kurma dalam jumlah terbatas relatif aman dan tidak menyebabkan kenaikan berat badan.

Menariknya, meskipun kurma memiliki kandungan gula yang cukup tinggi, buah ini tergolong memiliki indeks glikemik rendah. Jadi, kurma tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis seperti makanan yang mengandung gula tambahan.

Untuk itu, kurma bisa menjadi alternatif camilan manis yang lebih sehat dibandingkan makanan olahan tinggi gula. Para peneliti juga mencatat bahwa kombinasi makanan tinggi lemak dan indeks glikemik tinggi berpotensi meningkatkan berat badan.

Kandungan nutrisi kurma

Kurma termasuk buah yang kaya nutrisi. Dalam 100 gram kurma (sekitar empat buah) terkandung berbagai zat gizi penting sebagai berikut:

  • Kalori: 277 kalori
  • Lemak total: 0,15 gram
  • Protein: 1,81 gram
  • Karbohidrat: 75 gram
  • Serat: 6,7 gram
  • Vitamin A: 149 IU
  • Vitamin B6: 0,249 mg
  • Tembaga: 0,362 mg
  • Kalium: 696 mg
  • Magnesium: 54 mg
  • Mangan: 0,296 mg

Jumlah tersebut memenuhi sekitar 14 persen kebutuhan kalori harian berdasarkan pola makan 2 ribu kalori. Selain itu, kurma juga menyediakan sekitar 24 persen kebutuhan serat harian dan 15 persen kebutuhan kalium.

Penelitian lain mengungkapkan bahwa kurma mengandung senyawa bioaktif seperti enzim, asam fenolat, dan karotenoid. Senyawa-senyawa tersebut berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Manfaat kesehatan dari konsumsi kurma

Selain berpotensi mendukung pengelolaan berat badan, kurma juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan lainnya.

1. Membantu proses persalinan

Penelitian tahun 2017 menunjukkan bahwa konsumsi kurma pada akhir masa kehamilan dapat membantu memperlancar proses persalinan. Kurma dapat mengurangi kebutuhan induksi hormon tanpa menimbulkan efek samping bagi ibu maupun bayi.

2. Menurunkan risiko Alzheimer

Beberapa studi 2015 menemukan bahwa kurma memiliki efek neuroprotektif yang dapat melindungi fungsi otak. Kandungan antioksidan dalam kurma diyakini mampu membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan memperlambat perkembangannya.

3. Menjaga kesehatan jantung

Konsumsi tiga buah kurma per hari terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol total. Kondisi ini dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung sekaligus meningkatkan kualitas hidup.

4. Mengurangi peradangan

Biji kurma diketahui memiliki sifat antiinflamasi. Konsumsi kurma secara rutin dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu mencegah penyakit kronis yang berkaitan dengan peradangan.

5. Potensi melawan kanker

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kurma dapat membantu menjaga kesehatan hati dan berpotensi menekan perkembangan kanker hati. Selain itu, kurma juga diyakini mampu menjaga kesehatan usus serta menurunkan risiko kanker kolorektal dan kanker saluran pencernaan.

Cara mengonsumsi kurma untuk diet

Kurma dapat dikonsumsi dalam berbagai cara agar tidak membosankan. Beberapa ide pengolahannya, antara lain:

  1. Menambahkan kurma ke dalam oatmeal, granola, atau sereal sarapan.
  2. Mencampur kurma dalam salad buah atau salad sayur.
  3. Menjadikan kurma sebagai camilan sehat atau campuran trail mix.
  4. Menambahkan kurma dalam sup, semur, atau hidangan casserole.
  5. Mengolah kurma menjadi smoothie bersama yoghurt dan buah lainnya.
  6. Mengisi kurma dengan selai almond atau kacang sebagai dessert sehat.
  7. Membuat energy balls dari campuran kurma, kelapa tanpa gula, dan kacang kenari.
  8. Menggunakan puree kurma sebagai pengganti gula dalam resep makanan.

Efek samping jika konsumsi kurma berlebihan

Meski kaya nutrisi, kurma tetap mengandung gula alami yang cukup tinggi. Untuk itu, konsumsi kurma sebaiknya dibatasi, yaitu sekitar tiga buah per hari agar tidak meningkatkan asupan kalori secara berlebihan.

Kurma juga tersedia dalam bentuk suplemen. Namun keamanan konsumsi suplemen kurma masih belum banyak diteliti. Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda