Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 10 Feb 2026 22:00 WIB

Ilustrasi Perempuan Sedih
Ilustrasi Istri Alami Kelelahan Emosional/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Daftar Isi
Jakarta -

Kelelahan emosional merupakan kondisi psikologis yang kerap diabaikan oleh banyak perempuan. Dalam rumah tangga, kelelahan emosional yang dialami istri tak hanya bisa memengaruhi kesehatan mental, tapi juga hubungan pernikahan dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Ketika seorang perempuan kelelahan secara emosional dan membutuhkan bantuan, ia akan menunjukkannya melalui kebiasaan. Hal-hal yang dulu membuatnya bahagia bisa berubah menjadi sesuatu yang melelahkan untuk dilakukan. Hal-hal yang dulunya dianggap lelucon dapat berubah menjadi sesuatu yang dianggap 'menghina'.

Tanda-tanda seseorang mengalami kelelahan emosional sebenarnya dapat dikenali, Bunda. Mengetahui tanda ini lebih cepat akan sangat membantu dalam menjaga kualitas hidup seseorang.

Tanda istri kelelahan secara emosional

Melansir dari beberapa sumber, berikut 11 tanda istri mengalami kelelahan secara emosional:

1. Merasa lelah meski sudah tidur nyenyak semalaman

Dilansir laman Your Tango, ketika seorang istri kelelahan secara emosional, kebiasaan tidurnya akan berubah. Tidak peduli berapa lama dia tidur, ketika bangun, rasanya seperti dia tidak pernah istirahat sama sekali. Kemungkinan besar hal itu terjadi karena dia merasa terlalu kewalahan.

Jika istri kelelahan secara emosional dan kebiasaan tidurnya terganggu, itu juga bisa jadi karena kesalahan sang suami yang tak terungkap. Menjalin komunikasi yang baik antara suami istri bisa membantu mencari solusi dari masalah ini.

2. Mudah tersinggung

Saat seseorang kelelahan secara emosional, mereka memiliki kesabaran yang lebih sedikit daripada biasanya. Menurut Mayo Clinic Health System, kelelahan emosional dapat menyebabkan perubahan kebiasaan. Misalnya, seorang istri yang dulunya mudah bergaul mungkin merasa segala sesuatunya menjengkelkan.

Perlu diketahui, kelelahan secara emosional dapat menumpuk perlahan seiring waktu. Ketika suami mulai menyadari istrinya merasa lebih mudah tersinggung, cobalah untuk menawarkan bantuan.

3. Menarik diri secara emosional

Istri yang mengalami kelelahan emosional umumnya tidak akan memiliki kapasitas yang sama untuk merespons dan memberikan dukungan emosional ke orang di sekitar. Secara perlahan, ia akan menarik diri secara emosional dari lingkungan sekitar.

Jika istri merasa suami adalah penyebab kelelahan emosionalnya, maka ia akan menjauhkan diri dari sang suami untuk melindungi dirinya sendiri. Terkadang, situasi tersebut membuat seorang istri tidak punya pilihan selain menyimpan perasaannya sendiri, yang pada akhirnya dapat merusak hubungan.

4. Tidak lagi meminta bantuan

Kelelahan emosional juga dapat dipicu rasa tidak peduli dari pasangan, Bunda. Pada awalnya, istri mungkin akan menoleransi ketidakpedulian untuk sementara waktu. Tetapi begitu sudah lelah, mereka akan berhenti meminta bantuan.

Ketika seorang perempuan telah mencapai titik di mana dia berhenti meminta bantuan, dia mungkin telah menyerah sepenuhnya pada hubungan tersebut. Seorang suami perlu jeli melihat perubahan ini. Ingat ya, hanya karena dia tidak meminta bantuan bukan berarti dia tidak membutuhkannya.

Ilustrasi Wanita SedihIlustrasi Istri Alami Kelelahan Emosional/ Foto: Getty Images/iStockphoto

5. Menjadi kewalahan dengan segala hal

Mengurus rumah tangga, bekerja, dan menjaga pernikahan adalah pekerjaan yang berat. Para istri memiliki banyak tanggung jawab dalam pernikahan. Ketika mereka kelelahan secara emosional, kesabaran akan mulai memudar.

Perempuan yang kewalahan bisa mudah marah karena menganggap semuanya terasa sangat berat. Apa yang dulu bisa dia abaikan, sekarang terasa seperti menjadi beban.

6. Sulit untuk fokus

Para istri yang kelelahan secara emosional akan mengalami siklus kabut otak, di mana sulit fokus pada sesuatu. Misalnya, Bunda yang dulu mudah menemukan barang apa pun di rumah. Namun karena kelelahan emosional, ingatan berubah menjadi kurang tajam.

Kabut otak adalah tanda bahwa seseorang sedang menghadapi banyak masalah dalam hidupnya. Jika mereka lesu, pelupa, bingung, dan linglung, kebiasaan baru ini mungkin merupakan tanda bahwa mereka kewalahan dan membutuhkan bantuan.

7. Berhenti melakukan hal-hal yang disukai

Ketika menjalani hari yang terasa penuh tekanan, menemukan waktu untuk diri sendiri bisa terasa mustahil. Seorang istri yang telah mencapai titik ini mungkin tidak lagi memiliki energi untuk melakukan hal-hal yang pernah ia sukai. Ia akan terbiasa mengesampingkan hobi dan minatnya.

"Kelelahan emosional adalah kondisi merasa lelah dan terkuras secara emosional akibat akumulasi stres dari kehidupan pribadi atau pekerjaan, atau kombinasi keduanya. Ini adalah salah satu tanda burnout. Seiring waktu, kondisi stres kronis ini dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik, menyebabkan gejala seperti kurang motivasi, kesulitan tidur, dan kelelahan fisik" kata psikolog klinis Tiffany Taft, PsyD, dikutip dari Healthline.

8. Mudah sedih dan menangis

Mudah menangis adalah tanda bahwa istri kewalahan dan membutuhkan bantuan. Mudah menangis juga merupakan salah satu gejala emosional dari kelelahan selain depresi dan kecemasan.

Perempuan biasanya diajarkan untuk tidak egois dan kuat. Mereka didorong untuk menghadapi dunia di sekitar tanpa menunjukkan betapa sulitnya hal itu. Alih-alih membiarkan dirinya merasakan emosi, hal itu justru membuat seorang perempuan menutup diri karena ingin terlihat tetap kuat. Saat sudah merasa lelah karena semua itu, ia akan melampiaskannya dengan menangis.

9. Selalu mendahulukan orang lain daripada dirinya sendiri

Seseorang yang kelelahan secara emosional akan menjalani hidupnya tanpa makna. Mereka mengikuti skrip yang sama yang telah mereka gunakan dan ini termasuk mendahulukan orang lain daripada dirinya sendiri.

Alih-alih meluangkan waktu untuk bersantai dan merawat diri sendiri, mereka mengembangkan kebiasaan untuk mengurus orang lain terlebih dahulu. Pada akhirnya, mereka tidak akan memiliki energi untuk mengurus diri sendiri.

10. Selalu menghindari konflik

Sesekali menghindari konflik bisa menjadi hal yang umum dalam hubungan. Bagi sebagian pasangan, lebih mudah untuk berpura-pura tidak ada yang salah daripada menghadapi masalah secara langsung.

Namun, Jika istri selalu menghindari konflik apa pun, itu artinya dia kelelahan secara emosional. Dia tidak lagi memiliki energi untuk melawan. Sebaliknya, dia akan mengikuti apa pun yang suaminya katakan agar semuanya tetap tenang dan damai.

11. Tidak jujur dengan perasaannya

Beberapa istri mungkin tidak mengalami kesulitan untuk membela diri sendiri. Mereka akan jujur tentang perasaannya untuk memastikan kebutuhannya terpenuhi.

Namun, ketika seorang istri mengalami kelelahan emosional, ia biasanya tidak lagi menemukan energi untuk berbagi pikiran dengan suami. Dia tidak memiliki kapasitas untuk melakukan percakapan yang mendalam dan jujur pada perasaannya..

Demikian 11 tanda istri mengalami kelelahan secara emosional. Jika Ayah memperhatikan perubahan ini pada Bunda, itu artinya Bunda membutuhkan bantuan Ayah untuk meringankan sebagian beban yang dipikulnya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda