Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Kepribadian Introvert dan Ekstrovert: Perbedaan, Ciri, dan Cara Menyikapinya

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Sabtu, 07 Feb 2026 22:00 WIB

Kepribadian Introvert dan Ekstrovert: Perbedaan, Ciri, dan Cara Menyikapinya
Ilustrasi Kepribadian Introvert dan Ekstrovert: Perbedaan, Ciri, dan Cara Menyikapinya/Foto: Getty Images/LaylaBird
Daftar Isi
Jakarta -

Setiap orang punya caranya masing-masing dalam bersikap. Ada yang senang berada di tengah keramaian, ada juga yang lebih nyaman menikmati suasana tenang. Dari sinilah terlihat perbedaan kepribadian introvert dan ekstrovert.

Perilaku seseorang memang tidak bisa disamaratakan ya, Bunda. Perbedaan ini tampak dari cara mereka berkomunikasi, merespons, hingga mengisi ulang energinya.

Secara umum, kepribadian berkaitan dengan kebiasaan seseorang dalam bersikap dari waktu ke waktu. Pola ini muncul dalam berbagai situasi dan sudah menjadi bagian dari diri kita.

Bunda mungkin pernah bertanya dalam hati, apakah bisa tetap menjadi diri sendiri saat berada di lingkungan tertentu? Perasaan seperti ini wajar saja, apalagi saat bertemu dengan banyak kepribadian yang berbeda.

Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Perbedaan introvert dan extrovert

Dikutip dari Psychology Today dan Health, adapun perbedaan antara introvert dan ekstrovert yang bisa terlihat dari cara seseorang berinteraksi dan merespons sekitarnya.

1. Pola komunikasi

Kepribadian ekstrovert biasanya dikenal lebih ramah dan mudah bergaul dibandingkan introvert, Bunda. Namun, dalam lingkungan kerja, pola komunikasi ini sering kali menyesuaikan dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

Dalam banyak situasi, seseorang tidak selalu bebas menentukan seberapa sering harus berinteraksi. Misalnya saja, introvert dalam peran tertentu tetap perlu aktif berkomunikasi dengan banyak orang. Sementara itu, ekstrovert di pekerjaan tertentu justru harus membatasi 'basa-basi' karena waktu yang terbatas.

Secara lebih spesifik, perbedaan introvert dan ekstrovert juga tampak dari cara seseorang berbicara di depan orang lain. Introvert biasanya berbicara saat punya hal penting untuk disampaikan, sedangkan ekstrovert lebih aktif dalam percakapan.

2. Energi yang dimiliki

Selama ini, perbedaan introvert dan ekstrovert kerap dilihat dari perilaku luar, Bunda. Padahal, perbedaan tersebut juga berkaitan dari cara tubuh dan pikiran merespons keadaan sekitar.

Bagi orang introvert, suasana yang terlalu ramai bisa menguras energi. Nah karena itu, saat terlihat lebih diam, biasanya mereka sedang menghemat tenaga atau butuh waktu untuk memulihkan energi.

Sebaliknya, ekstrovert justru mendapatkan energi dari interaksi dan aktivitas sosialnya. Berbicara dan berinteraksi bisa bikin mereka merasa lebih hidup dan bersemangat dalam menjalani hari.

3. Cara menerima informasi

Perlu diketahui bahwa kecerdasan berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menerima dan menggunakan informasi, Bunda. Menariknya, kepribadian introvert dan ekstrovert punya cara yang berbeda saat mengolah informasi tersebut.

Introvert biasanya merasa lebih nyaman memproses informasi secara mandiri. Mereka membutuhkan waktu untuk berpikir tenang supaya bisa menyusun responsnya dengan baik.

Sementara itu, orang ekstrovert lebih mudah memproses informasi secara langsung bersama orang lain. Diskusi dan interaksi dapat membantu mereka memahami situasi dengan cepat.

4. Fokus dan konsentrasi

Kepribadian introvert biasanya memiliki kemampuan konsentrasi yang lebih kuat, Bunda. Mereka cenderung bisa fokus lebih lama, terutama saat bekerja dalam suasana yang tenang.

Sementara itu, ekstrovert lebih mudah teralihkan oleh lingkungan sekitar. Kehadiran banyak orang atau aktivitas kerap kali menarik perhatian mereka.

Perbedaan ini bukan soal mana yang lebih baik, Bunda. Baik introvert maupun ekstrovert memiliki cara sendiri dalam menjaga fokus, sesuai dengan kondisi yang mereka butuhkan.

5. Cara mengekspresikan diri

Seperti yang kita ketahui, orang dengan kepribadian introvert sering digambarkan sebagai sosok yang lebih pendiam dan tertutup. Mereka biasanya tidak banyak bicara, tapi tetap memperhatikan lingkungan sekitarnya.

Sebaliknya, ekstrovert dikenal sebagai pribadi yang lebih ekspresif dan ceria. Mereka cenderung mudah berbicara dan terlihat menikmati interaksi dengan banyak orang.

Ciri-ciri introvert dan ekstrovert

Nah, setelah kita melihat perbedaan di antara keduanya, ada beberapa ciri yang bisa Bunda kenali, seperti dilansir dari laman Health.

Ciri-ciri introvert:

  • Menikmati waktu sendiri sebagai cara untuk merasa lebih tenang dan mengisi ulang energi.
  • Lebih suka bekerja sendiri serta menikmati aktivitas seperti menulis dan membaca.
  • Memiliki pertemanan yang tidak terlalu banyak, tetapi hubungannya lebih dekat.
  • Lebih nyaman menghadiri acara kecil atau pertemuan bersama orang-orang terdekat.
  • Cenderung lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.
  • Biasanya meluangkan waktu untuk berpikir lebih matang sebelum menyampaikan pendapat kepada orang lain.
  • Sering terlihat pendiam atau tertutup.

Selain itu, ada pula ciri-ciri seseorang memiliki kepribadian ekstrovert yang dapat Bunda perhatikan.

Ciri-ciri extrovert:

  • Menikmati interaksi sosial dan merasa nyaman berada di sekitar banyak orang.
  • Mudah mengekspresikan diri, baik lewat kata-kata maupun sikap.
  • Bersikap ramah dan senang menjalin pertemanan baru atau membangun koneksi.
  • Mudah merasa bosan atau kurang bersemangat jika terlalu lama sendirian.
  • Lebih menyukai suasana yang ramai dibandingkan lingkungan yang terlalu tenang.
  • Senang bekerja dalam kelompok bersama orang lain.

Cara menyikapi introvert dan extrovert

Tidak masalah apakah Bunda atau teman-teman termasuk introvert atau ekstrovert. Satu hal yang penting adalah merasa nyaman dan bahagia dengan hidup yang dijalani.

Sejalan dengan hal tersebut, seorang penulis buku The Introverted Leader, Jennifer Kahnweiler, membagikan cara menyikapi orang dengan kepribadian introvert maupun ekstrovert supaya dapat berinteraksi dengan baik, seperti dirangkum dari laman National Public Radio (NPR).

1. Jangan anggap perilaku tersebut sebagai masalah pribadi

kalau bertemu orang introvert atau extrovert yang sikapnya terasa kurang nyaman, sebaiknya jangan langsung menganggap sebagai masalah pribadi, ya. Bisa jadi itu memang cara mereka mengekspresikan dirinya, bukan karena sengaja ingin membuat Bunda tidak merasa enak.

Dengan memahami hal tersebut, Bunda pun bisa belajar memberi ruang dan menunjukkan empati sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

2. Katakan apa yang ingin disampaikan

Para extrovert kerap merasa introvert terlalu pelan, sering diam sejenak, ekspresinya minim, dan kurang memberi isyarat saat berbincang. Hal ini yang bikin mereka bingung apakah lawan bicaranya tertarik atau tidak.

Sebaliknya, introvert sering merasa extrovert terlalu ramai, sulit diam, gemar memotong pembicaraan, dan kurang mendengarkan. Dari situasi inilah, orang introvert memilih untuk menarik diri karena merasa tidak punya ruang untuk bicara.

Kalau Bunda menghadapi hal ini, cobalah sampaikan perasaan dengan tenang dan terbuka. Orang introvert biasanya menyampaikan bahwa mereka butuh waktu dan kesempatan untuk berbicara. Sementara itu, extrovert bisa belajar berhenti sejenak dan memberi ruang satu sama lain.

3. Hargai perbedaan masing-masing

Setiap orang punya cara tersendiri dalam bersikap, baik introvert maupun ekstrovert. Coba Bunda perhatikan, hal-hal kecil dari mereka sering kali ikut memberi warna dan manfaat dalam keseharian.

Introvert, misalnya, sering mengajarkan arti menikmati waktu sendiri dengan tenang. Dari mereka, kita bisa belajar merasa cukup dan nyaman tanpa harus selalu dengan suasana yang ramai.

Sementara itu, ekstrovert biasanya membawa suasana jadi lebih hidup. Energi mereka seakan bisa 'mengusir' rasa bosan dan membuat momen terasa lebih menyenangkan.

Karena itu, tidak ada salahnya mengungkapkan hal-hal baik yang kita sukai dari mereka. Saling menghargai seperti ini bisa membuat hubungan terasa lebih dekat.

Itulah informasi seputar kepribadian introvert dan ekstrovert, mulai dari perbedaan, ciri-ciri, hingga cara menyikapinya dengan bijak.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda