Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Apakah GERD Bisa Disebabkan Anxiety? Ini Penjelasannya Menurut Studi

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 02 Feb 2026 12:00 WIB

Ilustrasi sakit perut
Ilustrasi apakah GERD bisa disebabkan anxiety / Foto: Getty Images/Suriyawut Suriya
Daftar Isi
Jakarta -

Tahukah Bunda? Anxiety atau kecemasan dan Gastroesophageal reflux disease (GERD) kerap dikaitkan. Benarkah GERD bisa disebabkan karena anxiety atau kecemasan?

Seperti diketahui, kecemasan dapat melakukan lebih dari sekadar memengaruhi pikiran. Ini juga dapat berdampak buruk pada sistem pencernaan. Bahkan, banyak penderita GERD menyadari gejala mereka memburuk selama periode stres atau kecemasan.

Jadi, bisakah kecemasan menyebabkan GERD? Meskipun tidak secara langsung menyebabkan refluks asam, anxiety dapat membuat gejalanya menjadi lebih sering terjadi, intens, dan sulit dikelola.

Memahami bagaimana otak dan usus Bunda berinteraksi adalah langkah pertama untuk menemukan solusi yang tepat.

Mengenal GERD dan anxiety

Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, GERD didefinisikan sebagai suatu kondisi, di mana konten atau isi lambung mengalir kembali ke esofagus, kemudian menyebabkan gejala yang mengganggu seperti mulas dan regurgitasi asam.

Sementara itu, kecemasan adalah reaksi normal manusia yang terjadi karena rangsangan dari lingkungan yang terus menerus, maka untuk mempertahankan diri manusia akan bereaksi melawan atau melarikan diri.

Faktanya, faktor psikologis dapat memperburuk gejala GERD, menyulitkan dan memperburuk hasil pengobatan, dan mengganggu kualitas hidup pasien.

Hubungan GERD dan anxiety

Beberapa penelitian menemukan bahwa kecemasan secara signifikan lebih tinggi pada orang dengan GERD dibandingkan mereka yang tidak.

Meski belum sepenuhnya jelas, para peneliti telah menawarkan dua teori tentang hubungan antara GERD dan anxiety.

Anxiety dapat memicu GERD?

Dilansir dari laman Verywell Health, anxiety disebut dapat memicu perkembangan GERD atau meningkatkan kemungkinan seseorang terkena GERD.

Lantaran prevalensi orang yang menderita GERD dan kecemasan secara bersamaan cukup tinggi, beberapa peneliti berhipotesis bahwa kecemasan dapat membuat seseorang lebih rentan terkena GERD.

Peneliti lain telah mengusulkan bahwa kondisi psikologis, termasuk kecemasan, mungkin memiliki efek fisiologis yang menyebabkan GERD, seperti mengubah motilitas esofagus dan meningkatkan sekresi asam lambung melalui respons stres tubuh. Teori ini didukung dalam studi hewan dengan tikus, tetapi tidak dalam studi manusia.

Gejala GERD dapat meningkatkan anxiety

Sebaliknya, ada juga hubungan antara tingkat keparahan gejala GERD dan kecemasan. Mengalami gejala GERD yang parah dapat menjadi pengalaman yang menegangkan dan meningkatkan kecemasan.

Sebuah studi memantau penderita GERD selama periode 24 jam dan menemukan bahwa tingkat kecemasan yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat keparahan nyeri dan rasa terbakar di belakang tulang dada yang lebih tinggi.

Studi lain pada 2019 menemukan bahwa pada penderita GERD, kecemasan meningkat pada mereka yang juga mengalami nyeri dada.

Sebuah studi tahun 2016, juga menemukan hubungan positif antara GERD, kecemasan, dan kualitas tidur yang buruk, yang merupakan gejala umum dari kedua kondisi tersebut.

Sayangnya, belum jelas apakah gejala GERD memperburuk kecemasan atau sebaliknya. Namun, jelas ada hubungan antara keduanya.

Gejala umum

Meskipun GERD dan anxiety adalah dua kondisi berbeda dengan profil gejala dan kriteria diagnosis masing-masing, keduanya memiliki beberapa gejala yang tumpang tindih. Ini meliputi:

  • Kualitas tidur yang buruk
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri dada
  • Nyeri perut

Cara mengatasi GERD dan anxiety

Ada sejumlah pengobatan sederhana yang mungkin dapat Bunda lakukan untuk mengatasi GERD dan anxiety. Berikut di antaranya:

  • Psikoterapi atau konseling
  • Mengonsumsi makanan seimbang
  • Menghindari pemicu stres
  • Mengurangi stres
  • Relaksasi progresif
  • Yoga
  • Meditasi
  • Memiliki kualitas tidur yang baik

Nah, itulah penjelasan tentang GERD yang kemungkinan dapat disebabkan oleh anxiety hingga cara mengatasinya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda