Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Amankah Sendok Kayu Digunakan Saat Makan? Ini Kata Pakar

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 22 Jan 2026 10:50 WIB

Natural wood plate, spoon and fork on a bamboo backing. Asian food handicraft concept. View from above
Ilustrasi sendok kayu / Foto: Getty Images/iStockphoto/Aleksandr Grechanyuk
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda mungkin juga menggunakan sendok kayu di rumah untuk masak atau makan. Namun, penggunaan alat ini menimbulkan perbincangan karena banyak yang khawatir dengan keamanannya.

Sendok kayu mudah digunakan, mudah dibersihkan, tahan lama, dan mampu bertahan dalam hampir semua metode memasak yang digunakan. Namun, apakah sendok ini aman? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Amankah sendok kayu digunakan saat masak dan makan?

Dilansir dari laman Allrecipes, memasak menggunakan sendok kayu aman. Sendok ini telah digunakan di dapur selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Penggunaannya mulai berkurang karena sendok plastik dan stainless steel muncul pada tahun 1990-an. Namun, penelitian telah membuktikan bahwa sendok kayu sepenuhnya aman untuk digunakan.

Benarkah sendok kayu mengandung bakteri?

Sifatnya yang berpori, yang oleh sebagian orang dianggap sebagai kelemahan, justru menguntungkan dalam hal bakteri.

Sebuah studi menunjukkan bahwa meskipun sendok kayu dapat menyerap cairan dan minyak dari makanan, cairan dan bakteri tersebut tidak akan muncul setelah berada di dalam pori-pori kayu. Bakteri akan mati secara alami dalam beberapa jam tanpa menyebar ke hal lain.

Untuk memastikan sendok kayu aman dan bersih, pastikan untuk membersihkannya dengan cara mencuci secara menyeluruh menggunakan sabun dan air panas, lalu biarkan benar-benar kering agar semua bakteri mati.

Jika sangat khawatir tentang bakteri, Bunda juga dapat mensterilkan sendok dengan hidrogen peroksida atau larutan pemutih yang diencerkan.

Alasan banyak orang memilih sendok kayu

Kebanyakan orang suka menggunakan sendok kayu karena tidak menggoreng peralatan masak.

Apa pun jenis panci atau wajan yang digunakan, sendok kayu aman digunakan tanpa risiko goresan atau kerusakan lainnya, sehingga peralatan masak dapat digunakan lebih lama.

Apakah sendok kayu yang retak berbahaya?

Penulis buku, Darin Detwiler, mengatakan sendok kayu yang retak mungkin dapat berbahaya jika digunakan.

“Ya, sendok kayu yang retak atau rusak dapat lebih mudah memerangkap bakteri,” ungkap Detwiler, dikutip dari laman HuffPOST, Selasa (20/1/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa retak, belahan, dan serpihan menciptakan ruang tersembunyi tempat partikel makanan dan kelembapan dapat menumpuk, sehingga lebih sulit untuk membersihkan sendok secara menyeluruh.

Area ini dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri atau jamur yang tetap ada meskipun sudah dicuci.

Begitu sendok kayu menunjukkan retakan, perubahan bentuk, atau serpihan yang terlihat, sendok tersebut tidak lagi aman untuk digunakan dan harus diganti untuk mencegah kontaminasi.

Ada beberapa tanda bahwa sudah saatnya Bunda mengganti sendok, yakni ketika retakan mulai terlihat, perubahan warna menjadi gelap, bau yang menyengat, atau tepi yang kasar dan pecah-pecah. Jika terlihat sudah usang, sudah saatnya untuk menggantinya.

Kelebihan dan kekurangan sendok kayu sebagai peralatan dapur

Sendok kayu tidak hanya cukup lunak sehingga menjaga keamanan peralatan masak, tetapi juga kokoh untuk mengaduk sup kental atau mengikis sisa-sisa makanan yang sulit dibersihkan dari dasar panci.

Alasan lain untuk menyimpan sendok kayu yaitu karena tahan panas. Tidak seperti peralatan makan plastik, sendok kayu tidak akan meleleh pada suhu tinggi. Sendok kayu juga tidak akan menjadi sangat panas, seperti peralatan makan stainless steel, sehingga Bunda tidak perlu khawatir tangan terbakar.

Namun, sendok ini juga tak lepas dari kekurangan. Masalah utama dari sendok ini adalah noda, Bunda.

Sebagian orang suka menggunakan sendok kayu karena alasan estetika, yang juga berarti memajang sendok-sendok tersebut di dapur mereka. Namun, karena sendok kayu barpori, sendok itu dapat menyerap warna, terutama dari hidangan yang mengandung tomat, buah bit, atau bahan-bahan berpigmen lainnya.

Kabar baiknya, noda akan hilang dengan teknik pembersihan yang tepat, jadi itu seharusnya bukan masalah besar. Jika akan membuat hidangan berwarna-warni, mungkin pilihlah peralatan yang berbeda.

Cara merawat sendok kayu agar aman digunakan

Ada beberapa cara merawat sendok kayu yang dapat Bunda lakukan agar tetap aman digunakan dan higienis:

1. Mencuci segera setelah menggunakannya

Bersihkan sendok kayu dengan air panas dan sabun segera setelah selesai menggunakannya.

2. Keringkan sepenuhnya

Hindari merendam sendok kayu, selalu biarkan mengering dengan udara dalam posisi tegak selama 24 jam penuh. Ini memungkinkan sifat antimikroba bekerja dan mencegah penumpukan kelembapan.

3. Hindari menggunakan mesin pencuci piring

Panas tinggi dapat membuat peralatan makan kayu melengkung atau retak, sehingga lebih sulit dibersihkan dan lebih mungkin menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

4. Oleskan minyak setiap bulan

Gunakan minyak mineral food-grade untuk merawat sendok kayu. Ini membantu mencegah kekeringan, retak, dan perubahan bentuk.

Nah, itulah beberapa hal yang dapat Bunda ketahui terkait penggunaan sendok kayu. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda