Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Cerita Sitha Marino Sukses Diet Turunkan BB, Pilih Metode Makan Cuma Sekali Sehari

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 08 Jan 2026 06:30 WIB

Sitha Marino
Cerita Sitha Marino Turunkan Berat Badan Setahun, Makan Sekali & Angkat Beban/Foto: Instagram @sithamarino
Jakarta -

Perjalanan diet artis seringkali menarik perhatian dan menjadi inspirasi banyak orang. Hal serupa terjadi pada Sitha Marino, yang menjalani diet selama setahun terakhir untuk mencapai tubuh ideal.

Meski tak mengungkap berat badannya saat ini, transformasi itu terlihat langsung dari berbagai postingan terbaru Sitha di media sosial. Tak sedikit netizen yang memberikan pujian sekaligus pertanyaan mengenai cara dietnya.

Body goals,” tulis akun @anashol****.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


“Pengen banget body-nya kayak dia,” tulis akun @anggita.rmd****.

“Gimana dek biar bisa konsisten dietnya? Aku loh ini enggak bisa nolak makanan mubazir katanya,” tulis akun @maongmiauw****.

Menanggapi pertanyaan tersebut, belum lama ini Sitha menceritakan proses penurunan berat badannya tanpa ahli gizi. Hal ini diungkap langsung olehnya saat menjadi bintang tamu dalam program Rumpi No Secret, Bunda.

Cerita Sitha Marino turunkan berat badan

Sitha yang hadir bersama sang kekasih, Bastian Steel, saat itu mengaku telah menjalani diet selama setahun terakhir. Tepatnya, Sitha komitmen mulai menurunkan berat badannya sejak Oktober 2024.

“Sebenarnya itu mulai yang serius (diet) Oktober 2024. Jadi, enggak tiba-tiba langsing sebenarnya. Sudah proses dari Oktober tahun lalu sampai sekarang,” ujar Sitha, dikutip dari kanal YouTube TRANS TV Official, Rabu (7/1/2026).

Adik Putri Marino yang satu ini mengatakan keinginannya untuk menurunkan berat badan datang dari diri sendiri. Sebab, beratnya kala itu hampir membuatnya obesitas dan terlihat tidak sehat.

“Aku tuh enggak ada pukulan kenapa tiba-tiba pengin diet. Dari diri sendiri dan juga keluarga aku sudah bilang kayak sudah enggak sehat ini badannya hampir obesitas,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, Sitha pun sering merasa insecure ketika dipotret sang kekasih. Namun untungnya, ia segera mengambil langkah dan konsisten menjalani diet.

“Hampir (obesitas), cuman untungnya enggak. Berasa berat terus aku juga sudah enggak pede depan kamera. Setiap Babas mau fotoin aku langsung kayak, ‘Jangan fotoin aku’, gitu. Jadi, aku kayaknya sudah insecure,” tutur Sitha.

Angkat beban dan makan sekali sehari

Pada kesempatan itu, Sitha juga menceritakan proses penurunan berat badannya melalui angkat beban. Lantaran kakak iparnya, Chicco Jerikho, juga gemar gym, Sitha memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar darinya.

“Aku angkat beban dan pastinya aku nanya sama Kak Chicco sih. Jadi, aku enggak pakai dokter gizi, gratis enggak perlu bayar,” tutur Sitha.

Perempuan 26 tahun ini juga mengubah pola makan sehari-harinya. Ia mengikuti metode one meal a day (OMAD), yakni makan satu kali dalam waktu 24 jam.

Intermittent fasting aku enggak, aku OMAD. One meal aja sih. Jadi, sehari aku cuman makan satu kali. (Sekarang) aku sudah makan dua kali,” ungkapnya.

Perjalanan dietnya ini ternyata juga menginspirasi Bastian yang ikut mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat.

“Jadi, aku akhirnya ikut diet setelah Sitha progresnya mulai kelihatan difoto malah saya yang terlihat ‘Wow’ gitu. Jadi, aku ikut olahraga, benerin pola makan kayak makanan-makanan sehat, benar-benar makan sayuran,” ujar Bastian.

Tak hanya itu, Bastian mengaku seringkali dibawakan bekal sehat yang langsung dimasak kekasihnya.

“Terus kalaupun memang makan daging, ya steak yang dimasakin oleh Sitha, dibekalinlah ibaratnya. Jadi, dia suka bekalin kan dan enak-enak semuanya percaya sama aku makanan sehat itu enak banget,” tuturnya.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda