Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

9 Tanda Bahaya saat Tubuh Kelebihan Gula, Termasuk Sering Kehausan

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Jumat, 02 Jan 2026 18:20 WIB

9 Tanda Bahaya saat Tubuh Kelebihan Gula, Bunda Wajib Tahu Tanda-Tandanya
Ilustrasi Tanda Bahaya saat Tubuh Kelebihan Gula, Bunda Wajib Tahu Tanda-Tandanya/Foto: Getty Images/Nusara Promsiri
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda sedang merasa lesu, kulit tampak kusam, dan berjerawat akhir-akhir ini? Hati-hati, lho, bisa jadi itu tanda bahwa tubuh Bunda sedang kelebihan gula.

Gula sering kali menjadi pelengkap rasa yang sulit dihindari dalam sajian harian. Namun, konsumsi yang tidak terkendali justru dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang serius, Bunda.

Menilik dari laman CNBC Indonesia, secara medis, kadar gula yang ideal berada di rentang 70-100 mg/dL sebelum waktu makan. Sementara itu, angka setelah makan sebaiknya tidak melampaui batas 180 mg/dL agar kondisi tubuh Bunda tetap dalam kondisi baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Selain membatasi asupan pemanis setiap harinya, ada beberapa sinyal dari tubuh yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Lantas, apa saja ya tanda-tanda kondisi tubuh sedang overdosis gula?

Mari kita simak penjelasannya lebih lanjut.

Tanda tubuh kelebihan gula

Berikut ini beberapa tanda yang bisa muncul ketika tubuh Bunda kelebihan gula.

1. Sering merasa haus dan buang air kecil

Kondisi tubuh yang mendadak sering merasa haus dan lebih sering buang air kecil adalah tanda yang perlu diwaspadai, Bunda. Melansir dari Everyday Health, frekuensi buang air kecil yang meningkat menandakan bahwa ginjal sedang "bekerja ekstra" untuk membuang kelebihan glukosa.

2. Mudah lapar tapi berat badan justru menurun

Bunda kerap merasa lapar padahal sudah makan banyak? Kondisi ini sering kali disebut polifagia, dan menjadi tanda gula darah Bunda sedang tinggi. Menilik dari Cleveland Clinic, meski nafsu makan meningkat, berat badan justru bisa merosot drastis tanpa alasan yang jelas, Bunda.

"Hal ini disebabkan oleh tubuh yang tidak mendapat energi dari sumber yang diinginkan. Dengan demikian, energi beralih ke otot dan lemak," ujar seorang Ahli Diet, Lori Zanini, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (02/01/2026).

"Saat tubuh mulai memecah otot dan lemak untuk menghasilkan energi, Anda mengalami penurunan berat badan yang tidak sehat," tambahnya.

3. Tubuh sering cepat lelah

Mudah merasa lelah atau lemas meskipun tidak sedang melakukan aktivitas berat, bisa jadi ini merupakan salah satu pertanda gula darah Bunda sedang tidak stabil.

"Sederhananya, ketika tubuh tidak memproses insulin dengan baik atau jumlah insulin tidak cukup, gula akan menetap di dalam darah dan tidak masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi," ungkap Zanini.

Tidak hanya itu saja, terdapat juga beberapa tanda lain ketika Bunda sedang kelebihan gula, salah satunya ialah penglihatan mata buram dan sering sakit kepala.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda