moms-life
Bahaya Diet Ekstrem Artis Korea, Seunghee Alami Lemah dan Pusing
HaiBunda
Minggu, 11 Jan 2026 12:40 WIB
Daftar Isi
- Artis Korea Selatan yang alami keluhan medis karena diet ekstrem
-
Bahaya diet ekstrem seperti dialami artis Korsel
- 1. Kehilangan massa otot dan metabolisme yang lebih rendah
- 2. Kekurangan nutrisi dan kelelahan
- 3. Menyebabkan batu empedu dan stres organ
- 4. Ketidakseimbangan hormonal dan metabolik
- 5. Masalah jantung, elektrolit, dan keseimbangan cairan tubuh
- 6. Efek psikologis, gangguan makan, dan masalah keberlanjutan
Fenomena diet ekstrem di kalangan artis Korea Selatan kerap menarik perhatian publik. Banyak di antaranya menjalani diet ekstrem di tengah kesibukan bekerja karena menjanjikan hasil yang cepat, Bunda.
Ya, demi tuntutan penampilan, mereka menjalani diet dengan menjaga pola makan ketat. Di waktu bersamaan, mereka tidak memiliki waktu istirahat yang cukup karena sibuk.
Berat badan memang turun. Namun, diet ekstrem tersebut juga menjerumuskan mereka pada keluhan kesehatan dan risiko medis yang buruk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artis Korea Selatan yang alami keluhan medis karena diet ekstrem
Melansir dari beberapa sumber, berikut bahaya diet ekstrem seperti dialami artis Korea Selatan:
1. Seunghee 'Oh My Girl' mengalami lemah dan pusing
Anggota Oh My Girl, Seunghee, pernah mengungkap diet ketat yang dijalaninya hingga berhasil menurunkan berat badan (BB) 10 kilogram (kg). Seunghee memutuskan diet saat bergabung dalam drama Jeongnyeon: The Star Is Born pada tahun 2024.
"Sebagai seorang idola, kamu hanya perlu tetap langsing selama sekitar dua minggu saat tampil di acara musik. Tetapi karena ini drama, kami syuting selama setahun penuh. Saya tidak bisa mempertahankannya, berat badan saya terus naik turun," katanya, dilansir AllKpop.
"Saat menonton Jeongnyeon, jujur, saja saya terkejut. Saya memiliki banyak adegan dengan aktris Kim Tae Ri. Kami saling berpelukan secara emosional, tetapi tangan dan wajah saya terlihat lebih besar dari dia. Setelah menonton cuplikan tersebut, saya sangat terkejut sehingga saya memutuskan untuk menurunkan berat badan, dan akhirnya berhasil menurunkan hampir 10 kg."
Sebelumnya, Seunghee juga sempat bicara soal diet ekstrem yang dijalaninya. Setelah berat badannya turun menjadi 40 kg dan menjalani analisis komposisi tubuh, Seunghee mengaku bahwa ia keluhan kesehatan.
"Saya merasa lemah dan pusing saat melakukan promosi," ungkapnya.
Sejak saat itu, Seunghee mulai fokus pada pola makan sehat dan olahraga teratur. Pelatihnya saat itu menyarankan berat badannya harus bertambah setidaknya menjadi 50 kg.
2. Penyanyi Hyuna pingsan setelah diet ekstrem
Penyanyi Hyuna sempat mengejutkan publik karena tiba-tiba pingsan saat tampil di atas panggung Waterbomb Macau. Belum jelas apa penyebab sang artis pingsan. Namun, Hyuna diketahui baru saja melakukan diet.
Melalui unggahan di media sosial, Hyuna mengungkap bahwa ia baru-baru ini mengalami penurunan berat yang signifikan, yakni sebesar 10 kg dalam satu bulan. Hyuna menjalani diet ekstrem karena dipicu oleh tekanan seputar citra tubuhnya dari komentar netizen.
Hyuna sendiri diketahui memiliki kondisi medis sinkop vasovagal, yakni kondisi yang dapat menyebabkan seseorang pingsan karena stres, dehidrasi, atau kelelahan. Menurut laporan The Korea Times, kondisi tersebut mungkin diperparah oleh penurunan berat badan yang cepat dan jadwal kerja yang banyak.
Hyuna juga pernah mengungkapkan bahwa ia pernah memiliki berat badan 40 kilogram di puncak kariernya. Saat tampil di acara YouTube Rain, 'Season B Season'Â pada Mei tahun lalu, perempuan 33 tahun ini bicara soal dietnya yang sangat ketat.
"Saat itu berat badan saya 40 kg. Saya menjalani seluruh jadwal hanya dengan mengandalkan satu potong gimbap. Kesehatan saya mulai menurun ketika saya berusia sekitar 26 tahun. Saya ingin tampil dengan baik, tetapi tubuh saya tidak mengizinkan saya," ungkapnya.
Menurut sang manajer dalam acara The Manager, Hyuna sering pingsan saat menjalani diet ketat. Hal itu membuat agensi harus mempekerjakan staf khusus untuk mengawasi Hyuna agar tidak melakukan diet ekstrem.
Bahaya diet ekstrem seperti dialami artis Korsel
Ilustrasi Diet/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Dacharlie |
Penurunan berat badan dengan cepat karena diet ekstrem memang dapat memicu masalah kesehatan, Bunda. Penurunan berat badan cepat didefinisikan sebagai kehilangan lebih dari 0,5 hingga 0,9 kg per minggu. Kehilangan 10 kg dalam satu bulan yang dialami Hyuna jauh melampaui tingkat penurunan berat badan yang aman dan direkomendasikan, yakni sekitar 0,5 hingga 1 kg per minggu).
Meskipun banyak yang mungkin berasumsi bahwa hasil yang lebih cepat lebih baik, kehilangan berat badan dalam jumlah besar dalam waktu singkat justru dapat membawa risiko kesehatan, seperti:
1. Kehilangan massa otot dan metabolisme yang lebih rendah
Dikutip dari Times of India, penurunan berat badan yang cepat bukan hanya lemak yang berkurang, tetapi juga massa otot dan air di dalam tubuh. Hal tersebut dapat mengakibatkan penurunan tingkat metabolisme basal dan membuat otot menjadi lebih lemah.
2. Kekurangan nutrisi dan kelelahan
Ketika asupan kalori turun drastis, maka akan lebih sulit bagi Bunda untuk memenuhi kebutuhan protein, vitamin, dan mineral. Kondisi itu dapat menyebabkan pusing, pingsan, dan perubahan suasana hati. Seiring waktu, dampak ini juga bisa mengurangi kepadatan mineral di tulang dan meningkatkan risiko patah tulang.
3. Menyebabkan batu empedu dan stres organ
Diet ketat dan diet ekstrem serta asupan kalori yang sangat rendah dapat meningkatkan risiko pembentukan batu empedu dan tekanan pada organ tubuh lainnya. Penelitian mencatat bahwa penurunan berat badan yang besar dan cepat (15 persen atau lebih dari berat badan) dapat berkorelasi dengan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas, bahkan saat terjadi obesitas.
4. Ketidakseimbangan hormonal dan metabolik
Tubuh dapat merespons penurunan berat badan yang cepat dengan menghambat produksi energi dan mengubah hormon lapar atau kenyang. Hal itu bisa mempersulit pemeliharaan berat badan dan meningkatkan kemungkinan kenaikan berat badan kembali.
5. Masalah jantung, elektrolit, dan keseimbangan cairan tubuh
Penurunan berat badan yang cepat dan diet ekstrem dapat memicu tekanan darah rendah, membuat seseorang pingsan, memicu ketidakseimbangan elektrolit, dan bahkan aritmia.
6. Efek psikologis, gangguan makan, dan masalah keberlanjutan
Diet ekstrem juga dapat memicu kecemasan, masalah citra tubuh, gangguan makan, atau memperburuk masalah kesehatan mental yang sudah ada. Diet ekstrem yang sulit dipertahankan juga sering kali menyebabkan kenaikan berat badan kembali.
Demikian bahaya diet ekstrem seperti dialami artis Korea Selatan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Diet Gila Artis China, Seminggu Cuma Minum Air, Hasilnya?
Mom's Life
Bahaya Diet Ekstrem Artis Korea, Alami Anoreksia hingga Rambut Rontok
Mom's Life
Diet Kentang Rebus ala Aktor Terkenal, Efektif Pangkas BB Tapi Ada Risikonya
Mom's Life
Bahaya Diet Kapas yang Dilakukan Para Model agar Tetap Langsing, Berisiko Kematian Bun
Mom's Life
Metode Diet Bigu ala Fan Bingbing, Seminggu Turun 6 Kilogram tapi...
5 Foto
Mom's Life
5 Ide Clean Outfit ala Artis Korea Selatan, Kim Yoo Jung hingga Jung So Min
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ilustrasi Diet/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Dacharlie
Rahasia Diet ala Artis Korea, Hindari 4 Jenis Makanan Ini Bun!
Dijuluki Body Goals, Ini Diet & Olahraga Idol K-Pop Jihyo TWICE hingga Karina aespa
Diet ala Idol K-Pop Jang Won Young 'IVE' yang Punya Hobi Kulineran