Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

5 Cara Mengatasi Sugar Craving yang Sering Dialami Pekerja Kantoran

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Sabtu, 30 Aug 2025 20:50 WIB

Thoughtful Latin American businesswoman taking a break and drinking a cup of coffee at the office
Ilustrasi sugar craving / Foto: Getty Images/andresr
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda pernah merasa sulit fokus kerja sebelum makan yang manis atau selalu mencari camilan bergula setelah makan siang di kantor? Ternyata kebiasaan ini disebut sugar craving, yang dipicu oleh lonjakan-penurunan drastis gula darah, kurang tidur, stres, konsumsi karbohidrat olahan tinggi, hingga ketidakseimbangan hormon pengatur gula darah (insulin).

Jika dibiarkan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko prediabetes dan diabetes tipe 2. Menurut dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi dari Mayapada Hospital Tangerang, sugar craving sering dialami pekerja kantoran yang lama duduk dengan aktivitas fisik minim, sehingga metabolisme melambat. Stres dan waktu makan terbatas juga mendorong konsumsi makanan manis dan cepat saji seperti kopi manis, kue, dan camilan instan.

5 Cara mengatasi sugar craving

Lebih lanjut dr. Mulianah mengungkapkan cara mengatasi sugar craving secara sehat.

1. Pola makan seimbang

Tidak semua keinginan mengonsumsi gula harus langsung dipenuhi. Bunda bisa mengatasinya dengan mengatur pola makan yang seimbang dan tepat waktu.

"Pastikan untuk tidak melewatkan sarapan atau makan siang, serta mengombinasikan karbohidrat kompleks dengan protein dan serat agar kadar gula darah tetap stabil," tutur dr. Mulianah.

2. Minum air putih atau non kalori

Bunda bisa minum air putih atau minuman non kalori seperti teh tawar saat ada keinginan makan manis.

"Karena rasa haus sering kali disalahartikan sebagai rasa lapar. Dengan minum segelas air, Anda bisa mengurangi dorongan untuk mengonsumsi makanan manis secara berlebihan," ujar dr. Mulianah.

3. Tidur cukup

Pastikan Bunda tidur cukup. Kurang tidur dapat mengganggu hormon pengatur nafsu makan, seperti ghrelin, sehingga memicu craving gula yang lebih intens.

4. Kelola stres dengan baik

Stres sering membuat tubuh mencari "comfort food" yang biasanya kaya gula. Cobalah alihkan dengan stretching, berjalan kaki, atau latihan pernapasan dalam untuk membantu mengendalikan keinginan tersebut.

5. Substitusikan makanan manis dengan camilan tinggi protein dan serat

"Contohnya seperti kacang-kacangan, yogurt tanpa gula, atau buah potong," tutur dr. Mulianah.

Untuk hasil optimal, penting juga bagi Bunda memantau kadar gula darah secara rutin, seperti di layanan Sugar Clinic Mayapada Hospital yang menyediakan pemeriksaan skrining berbasis AI, pemeriksaan gula darah (HbA1c dan kolesterol), serta konsultasi medis dan pendampingan gaya hidup sehat untuk membantu mendeteksi risiko prediabetes dan diabetes serta menjaga metabolisme tubuh tetap sehat.

Sugar Clinic tersedia di beberapa unit Mayapada Hospital, termasuk di Jakarta Selatan (Lebak Bulus dan Kuningan), Tangerang, Bandung, dan Surabaya. Anda dapat melakukan booking skrining, jadwal konsultasi dokter, dan mengakses layanan darurat melalui fitur Emergency Call di aplikasi MyCare.

MyCare juga menawarkan fitur Health Articles & Tips yang menyediakan informasi kesehatan terkini, serta fitur Personal Health yang terintegrasi dengan Health Access dan Google Fit untuk memantau aktivitas seperti langkah, kalori, detak jantung, dan BMI.
Unduh MyCare sekarang dan kumpulkan reward point untuk mendapatkan potongan harga pada berbagai pemeriksaan di seluruh unit Mayapada Hospital.

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda