MOM'S LIFE

Tentang Melahirkan di Atas Usia 35 Tahun Seperti PM Selandia Baru

Amelia Sewaka 21 Jun 2018
Tentang Melahirkan di Atas Usia 35 Tahun Seperti PM Selandia Baru/ Foto: Instagram Jacinda Ardern Tentang Melahirkan di Atas Usia 35 Tahun Seperti PM Selandia Baru/ Foto: Instagram Jacinda Ardern
Wellington, New Zealand - Kabar bahagia datang dari Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. Dia melahirkan anak pertamanya beberapa hari lalu pukul 16.45 waktu setempat dengan berat bayi 3,31 kilogram. Pemimpin termuda Selandia Baru yang kini berusia 37 tahun ini menyambut anak pertamanya dengan suka cita di kediamannya di daerah Auckland.

Ini tertera dalam postingan Ardern yang mengatakan bahwa ia merasa beruntung karena telah memiliki bayi yang sehat. Ardern juga berterima kasih atas semua ucapan dan doa yang diberikan untuk dia dan keluarganya.

[Gambas:Instagram]



Ardern melahirkan di Rumah Sakit Auckland, ditemani pasangannya presenter televisi Clarke Gayford. Bisa dibilang Ardern adalah salah satu dari beberapa pemimpin terpilih yang menjabat saat hamil. Tapi, rencananya Ardern bakal mengambil cuti enam minggu dan ini menjadikannya pemimpin terpilih pertama yang pernah mengambil cuti melahirkan.



Ardern sendiri dijuluki sebagai perintis, karena sang suami akan menjadi 'full time dad' sedangkan ia memimpin negara. Dengan usia di atas 35 tahun Ardern termasuk ibu yang cukup tenang lho dalam menghadapi kelahirannya. Dengan tugasnya yang kini bertambah, selain harus mengurus negara ia juga harus mengurus keluarganya ditambah dengan kehadiran si kecil. Meski begitu Ardern ogah disebut wonder woman.

"Saya bukan perintis karena saya bukan wanita pertama yang mampu melakukan multitasking. Bukan saya yang pertama, wanita yang bekerja dan mengurus bayi. Saya tahu ini keadaan khusus tapi di luar sana masih banyak wanita yang mampu melakukannya lebih baik dari saya," tutur Ardern dilansir Time.

Wah keren ya perdana menteri Ardern, Bun. Bicara soal usia Ardern saat melahirkan yaitu 37 tahun, terdapat banyak risiko yang didapat pada perempuan yang melahirkan di atas usia 35 tahun.

Seiring bertambahnya usia seorang wanita, kondisi tubuh dan hormon mulai mengalami perubahan dibandingkan saat mereka masih berusia 20 tahunan. Hal ini pun turut mempengaruhi proses kehamilan yang terjadi ketika wanita berusia 35 tahun ke atas.

Menurut Dr Mark Green, ahli biologi reproduksi di University of Melbourne, wanita yang hamil di usia lebih tua memiliki risiko sedikit lebih tinggi mengalami masalah kehamilan seperti diabetes gestational, tekanan darah tinggi, dan bayi lahir mati. Tapi, Dr Green menekankan risiko ini masih rendah.

"Wanita yang hamil di atas usia 35 tahun, dua kali lebih mungkin memiliki kelahiran kembar dibanding wanita hamil yang usianya di bawah 35 tahun," terang Dr Green dilansir detikHealth.

Namun bukan berarti nggak ada risiko tinggi yang didapat saat hamil di usia 35 tahun ke atas, Bun. Dikutip dari 9News, risiko keguguran meningkat dari 20 persen pada usia 35, hingga 80 persen pada 45 tahun. Risiko memiliki anak dengan kelainan kromosom 1 dibanding 1.250 pada usia 25 tahun, sedangkan kehamilan di usia 35 tahun adalah 1 dibanding 400. Sementara itu risiko kelainan kromosom di kehamilan usia 45 tahun adalah 1 dibanding 30.

Tapi kalau sekarang Bunda berusia 35 tahun dan berencana untuk hamil, apalagi hamil untuk pertama kali, kita perlu berterimakasih pada tes skrining genetik terbaru, teknologi ultrasound yang lebih baik, dan teknik peningkatan kesuburan. Karena perkembangan teknologi tersebut, lebih banyak perempuan yang memiliki bayi dengan bahagia dan sehat.

Apapun itu, yang paling penting adalah persiapan kehamilan, Bun. Persiapan ini sebagai ikhtiar agar mendapatkan kehamilan yang sehat dan kelak melahirkan anak yang sehat juga. Setuju, Bun?
(aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi