Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

menyusui

Dikritik karena Menyusui di Tempat Umum, Artis Ini Pasang Foto Besar di Billboard

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Selasa, 03 Nov 2026 07:30 WIB

Young mother breastfeeding her baby boy in public while sitting in a cafe with her mother
Dikritik karena Menyusui di Tempat Umum, Artis Ini Pasang Foto Besar di Billboard/Foto: Getty Images/NoSystem images
Jakarta -

Kebutuhan bayi menyusu memang bisa terjadi kapan saja, bahkan ketika Bunda berada di ruang publik. Sayangnya, sering kali uang publik belum ramah dengan busui. Bahkan, ada yang mengalami dikritik karena menyusui di tempat umum, artis ini pasang foto besar di billboard.

Adalah Laura Henshaw yang sempat mengalami kasus perundungan terkait menyusui. Sebelumnya, ia mengaku dikecam karena menyusui di depan kamera, bahkan disamakan dengan pria yang memamerkan alat kelaminnya. 

Sebagai bentuk tanggapannya yang tegas terkait perlakuan perundungan tersebut, ia pun menghadapi para perundung melalui papan iklan atau billboard secara lantang. Melalui sebuah brand pakaian dalam asal Australia, Nala, Laura Henshaw ikut terlibat dalam kampanye yang mencoba menghapus stigma seputar kegiatan menyusui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dikritik karena menyusui di tempat umum

Iklan berukuran besar yang menampilkan model Laura Henshaw sedang menyusui putranya, Atlas, akan dipasang di berbagai lokasi di Sydne, Melbourne, dan Brisbane dengan pesan, "Sorry to offend you."

Sayangnya, merek tersebut menghadapi kendala penyensoran saat mencoba mendapatkan persetujuan untuk kampanye iklan ini. Apalagi, salah satu billboard tersebut memperlihatkan puting saat menyusui sempat ditolak.

Langkah berani ini diambil hanya beberapa bulan setelah salah satu pendiri aplikasi kesehatan dan kebugaran KIC dikritik karena menyusui anaknya yang saat itu berusia empat bulan di depan kamera saat podcast.

Seorang penonton yang marah bahkan menyamakan tindakan tersebut dengan seorang pria yang memamerkan alat kelaminnya di depan umum.

Kini, Henshaw mengambil sikap tegas terhadap para perundung semacam itu. “Pertama kali saya menyusui di tempat umum, saya pikir saya akan merasa percaya diri, tetapi justru merasa kewalahan,” ujarnya kepada news.com.au. “Ditambah lagi, ada tekanan pikiran seperti, ‘Ya ampun, apakah saya juga harus memikirkan orang lain? Apakah saya menyinggung orang yang duduk di sebelah saya?.’”

Dengan penampakannya pada kampanye iklan bra menyusui merek Nala tersebut, ia ingin membuktikan bahwa ia tak lagi memusingkan pendapat orang lain. 

“Rasanya menyedihkan sekali ketika kita terjebak dalam penilaian terhadap diri sendiri hanya karena hal-hal seperti menyusui di tempat umum atau ASI yang merembes ke pakaian,” ujar Henshaw.

Ia menambahkan, "Jika kamu menyusui di tempat umum, itu artinya kamu sedang memberi makan bayi kamu dan merawatnya, dan itu adalah hal yang luar biasa!."

“Menurut saya, yang sangat berat adalah masih banyak perempuan merasa harus bersikap sangat tertutup, bersembunyi, atau bahkan memilih untuk tetap di rumah karena khawatir tidak bisa menyusui saat berada di tempat umum. Membicarakan hal ini sungguh menyedihkan karena seharusnya kita tidak perlu merasa seperti itu. Namun sayangnya, kita masih hidup dalam masyarakat yang membuat kita merasa demikian.” 

Peluncuran kampanye iklan ini merupakan kelanjutan dari rekam jejak panjang Nala dalam menantang standar periklanan secara aktif serta menormalisasi kegiatan menyusui di ruang publik.

Merek yang berbasis di Melbourne dan didirikan bersama oleh Chloe de Winter ini pertama kali meluncurkan kampanye bertajuk “Sorry to offend you” bersama Simone Holtznagel pada tahun 2024.

Kembalinya kampanye ini bertujuan untuk terus melawan stigma terhadap kegiatan menyusui di tempat umum, sekaligus memperkenalkan produk baru mereka yakni produk berupa bra menyusui anti-bocor.

Ya, merek pakaian dalam asal Australia tersebut memiliki sejarah panjang dalam menantang standar perikalanan dengan harapan dapat menormalisasi kegiatan menyusui di ruang publik. 

De Winter mengungkapkan kepada news.com.au bahwa ia memutuskan untuk semakin memperkuat pesan tersebut karena, “sayangnya, kita masih membicarakan hal yang sama.”

“Kami melihatnya di tengah komunitas kami, dan kami juga melihatnya dalam kolom komentar,” ujarnya.

“Menyusui itu luar biasa! Seharusnya hal ini tidak menjadi kontroversial. Pesan penting seperti ini layak untuk kembali disorot, dan kami akan terus menyuarakannya dengan lantang. Pada akhirnya, para ibu di mana pun berhak untuk menyusui bayi mereka tanpa merasa dihakimi.”

De Winter menjelaskan, sementara papan iklan tersebut berfungsi menantang stigma yang ada, bra anti-bocor yang baru ini hadir untuk mengatasi “masalah nyata yang dihadapi oleh para ibu.”

“Kami tidak hanya berbicara tentang membuat kegiatan menyusui agar lebih dapat diterima, kami juga berupaya menjadikan pengalaman tersebut lebih baik bagi para perempuan,” ujarnya.

Hadapi masalah penyensoran

Salah satu pendiri mengungkapkan bahwa merek pakaian dalam yang berbasis di Melbourne ini menghadapi masalah penyensoran saat mencoba meluncurkan kampanye iklan baru tersebut.

“Meskipun kita telah banyak mengalami kemajuan, menampilkan puting payudara saat menyusui di papan reklame sayangnya ditolak. Mungkin tahun depan?!” kata Ny. de Winter.

Tahun lalu, Nala sempat menarik perhatian publik ketika mereka mengerahkan truk papan reklame berjalan di luar terminal Virgin Australia di Bandara Sydney, menyusul insiden di mana seorang dokter perempuan diminta meninggalkan ruang tunggu Virgin karena memerah ASI.

“Kami menampilkan payudara yang sedang menyusui di tempat yang tidak bisa diabaikan! Tepat di depan mata kalian saat dalam perjalanan pagi!” kata Ny. de Winter.

Para ibu di Australia memuji kampanye iklan baru ini

Sebuah video yang memperlihatkan Henshaw sedang menyusui putranya menuai banyak pujian setelah diunggah di halaman Instagram Nala minggu ini.

Ratusan perempuan membanjiri kolom komentar, menyebut ibu tersebut sebagai “ikon” dan berterima kasih karena telah menginspirasi mereka.

“Ahhh, saya sangat menyukainya! Saya menyusui putri saya selama 2,5 tahun… tatapan orang-orang yang saya terima selama masa itu… sungguh luar biasa!” tulis seseorang.

“Di mana letak hal yang dianggap menyinggung? Ini adalah keagungan peran seorang ibu,” komentar yang lainnya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda