menyusui
Pentingnya Dukungan dalam Menguatkan Perjalanan Hidup Pejuang dan Penyintas Kanker Payudara
HaiBunda
Kamis, 24 Sep 2026 08:55 WIB
Perjalanan melewati kanker payudara tidak berhenti setelah pengobatan selesai. Bagi para pejuang dan penyintas kanker payudara, proses untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari juga bisa menghadirkan berbagai tantangan, Bunda.
Di tengah perjalanan tersebut, dukungan dari orang-orang di sekitar dapat menjadi sumber penyemangat yang begitu berarti. Tak selalu harus berupa hal besar, perhatian sederhana dapat memberikan rasa bahwa mereka tidak menjalani semuanya sendirian.
Vice Chairwoman Lovepink, Anita D. Sulistyowati, mengatakan bahwa dukungan juga bisa datang dari sesama pejuang dan penyintas. Misalnya, melalui komunitas, setiap orang yang telah terdiagnosis kanker bisa mencurahkan isi hatinya dan mendapat dukungan selama menjalani pengobatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui komunitas pejuang dan penyintas kanker payudara, kita merasa tidak sendiri karena kita sering sharing. Bedanya kalau kita cerita ke sesama penyintas, mereka lebih paham dengan cerita kita dan kita merasa diterima," kata Anita dalam Acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Lovepink, di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.
"Ada harapan bahwa saya bisa seperti dia, yang bisa survive begitu lama. Itulah mengapa penyintas ini berani untuk bercerita. Selain itu, ada juga penguatan-penguatan lain kalau sedang menjalani treatment. Kita percaya kalau semakin banyak doa, maka semakin banyak kekuatan."
Hal yang sama juga dialami Ferita Deasy, yang didiagnosis kanker payudara tipe triple positive dan telah menjalani serangkaian pengobatan. Ferita yang ikut dengan komunitas pejuang dan penyintas kanker mendapatkan banyak dukungan dan informasi seputar pengobatannya, Bunda.
Selain dari sesama penyintas, Ferita juga menekankan pentingnya dukungan dari orang-orang di sekitar. Bahkan, perhatian kecil yang ditunjukkan oleh tenaga kesehatan selama dan setelah menjalani perawatan bisa sangat berarti baginya.
"Penyakit psikis itu nyata. Ketika terdiagnosis, yang enggak sakit malah jadi terasa sakit. Di situ saya dan dokter banyak berdiskusi. Saya dapat treatment yang baik, dan saya pun merasa tertolong dengan perhatian dokter," ungkapnya.
"Setelah dirawat di rumah sakit, kemudian ada yang menelpon dari rumah sakit untuk menanyakan perasaan saya. Itu sangat-sangat berarti bagi saya," sambungnya.
Pentingnya deteksi dini untuk penanganan tepat kanker payudara
Penyebab kanker payudara tidak diketahui secara pasti. Menurut Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Fiktorius Kuludong, M.M, ada dua faktor yang dikaitkan dengan kanker. Pertama adalah faktor genetik, kedua merupakan faktor gaya hidup.
"Penyebabnya tidak ada yang tahu pasti sampai saat ini. Anggapannya ada dua faktor, yakni faktor yang bisa dihindari yang berkaitan dengan gaya hidup, dan faktor yang tidak bisa dihindari yaitu faktor genetik," kata Fiktorius.
Fiktorius menekankan bahwa deteksi dini menjadi penting bagi pasien kanker payudara, Bunda. Deteksi dini bisa memengaruhi keberhasilan pengobatan.
"Deteksi awal itu bukan akhir segalanya, justru pengobatan bisa lebih mudah," ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan Anita. Deteksi awal dengan SADARI dapat membantu dalam menemukan tanda awal kanker sebelum memeriksakan ke dokter. SADARI merupakan pemeriksaan payudara yang dilakukan secara mandiri untuk mendeteksi dini tanda-tanda atau kelainan pada payudara.
"Deteksi dini pencegahan yang lebih baik itu dilakukan sebulan sekali di rumah dengan SADARI. Waktunya bisa di hari ke-7 hingga ke-10 dari haid hari pertama. Misalnya, haid pertama di tanggal 1, maka antara tanggal 7 sampai 10 bisa lakukan SADARI," ujarnya.
"Untuk laki-laki atau perempuan yang sudah menopause, bisa tetap lakukan sebulan sekali. Pilih satu tanggal yang selalu kita ingat untuk periksa."
Kolaborasi Mayapada Hospital dengan Lovepink
Deteksi dini hingga pemeriksaan lanjutan dan dukungan selama masa pemulihan menjadi bagian penting yang dijalani pejuang dan penyintas kanker. Memahami kebutuhan tersebut, Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) bersama Lovepink (Yayasan Daya Dara Indonesia) berkolaborasi untuk memperluas akses anggota komunitas terhadap layanan onkologi yang komprehensif, terintegrasi, dan berstandar internasional.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Acara yang digelar pada Jumat (18/9/26) ini turut menghadirkan perwakilan dari rumah sakit dan komunitas terkait.
"Bagi Mayapada Hospital, cancer care bukan hanya tentang mengobati penyakit, tetapi memastikan pasien mendapatkan dukungan yang tepat di setiap tahap perjalanannya. Di Oncology Center Mayapada Hospital Jakarta Selatan, kami memiliki pendekatan Comprehensive Cancer Care dan komitmen Walks Every Journey with C.A.R.E. (Compassion, Advanced, Responsive, Experts), yang memastikan pasien mendapatkan akses terhadap layanan terintegrasi, teknologi advanced, dan keahlian medis yang dibutuhkan," kata Fiktorius
"Kolaborasi dengan Lovepink menjadi langkah nyata untuk membawa dukungan tersebut lebih dekat kepada komunitas pejuang dan penyintas kanker payudara, sekaligus mendorong semakin banyak perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan payudara dan tidak menunda pemeriksaan sesuai kebutuhan dan rekomendasi dokter," lanjutnya.
Sebagai perwakilan dari Lovepink, Anita menyambut baik kolaborasi ini. Ia berharap kolaborasi bisa menjadi bentuk dukungan bagi para pejuang dan penyintas kanker.
"Setiap breast cancer warrior dan survivor memiliki perjalanan yang berbeda dan membutuhkan dukungan yang berbeda pula. Karena itu, akses terhadap layanan yang lengkap, terpercaya, dan terintegrasi sangat berarti bagi komunitas," ungkap Anita.
"Kami melihat Mayapada Hospital Jakarta Selatan tidak hanya menawarkan teknologi dan layanan medis, tetapi juga menghadirkan semangat untuk benar-benar menemani pasien dalam perjalanan mereka. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi dukungan nyata yang dirasakan oleh semakin banyak anggota komunitas Lovepink."
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
Deteksi Dini Kanker Payudara Ditanggung BPJS, Ini Cara & Syaratnya
Menyusui
Amankah Penderita Kanker Payudara Menyusui Bayi? Ini Kata Dokter
Menyusui
Kenali Perbedaan Tumor Payudara Jinak & Ganas, Busui Perlu Tahu
Menyusui
4 Jenis Tes Kesehatan Payudara dan Kisaran Biayanya, Simak Bun
Menyusui
Cara Bedakan Benjolan Payudara Akibat Masalah Menyusui dan Kanker
5 Foto
Menyusui
5 Potret Indah Permatasari saat Menyusui, Curhat Ingin Berteman dengan Sang Anak Kelak
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Mengenal Penyebab dan Jenis Kanker Payudara Serta Pencegahannya
Ruam Kulit Bisa jadi Tanda Kanker Payudara, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Angka Kanker Payudara di Indonesia Tertinggi, Ini Penyebab dan Faktornya