menyusui
Tips ASI Kental dan Banyak ala Kartika Putri, Perhatikan Produksi Hindmilk & Foremilk
HaiBunda
Jumat, 28 Aug 2026 08:55 WIB
Daftar Isi
Kartika Putri membagikan pengalaman menyusui anak ketiganya Muhammad Ali yang lahir pada 12 Desember 2025. Tak hanya itu, istri Habib Usman Bin Yahya ini juga memberikan tips agar ASI keluar banyak dan kental.
Melalui akun Instagramnya, Kartika Putri menjelaskan ASI yang keluar pada awal sesi menyusui atau pumping terlihat lebih cair dan agak bening disebut foremilk.Â
Tips ASI kental dan banyak ala Kartika Putri
"15 menit pertama itu pasti cair (agak bening) namanya foremilk," ujar Kartika Putri dikutip dari laman akun Instagramnya @kartikaputriworld.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tampak encer, Kartika menegaskan bahwa foremilk tetap memiliki kandungan penting untuk bayi. Menurutnya, ASI tersebut mengandung vitamin, protein, mineral, serta laktosa yang dibutuhkan Si Kecil.
"Ada laktosa sebagai sumber energi dan mendukung perkembangan otak. Â jadi cair ga papa banget, malah penting buat memenuhi kebutuhan air baby." kata Kartika Putri.Â
Setelah ASI awal, Kartika Putri juga menjelaskan bahwa ASI yang keluar berikutnya terlihat lebih putih dan kental. Ia menyebut ASI tersebut sebagai hindmilk.
"Nah setelah 15 menit berikutnya baru kental, namanya hindmilk. Warnanya lebih putih dan kental," kata Kartika Putri.
Perempuan asli Palembang Sumatra Selatan itu juga menjelaskan bahwa hindmilk memiliki kandungan lemak dan kalori yang lebih tinggi. Kandungan tersebut penting untuk memenuhi kebutuhan energi bayi sekaligus mendukung pertumbuhannya.
Menurut Kartika, hindmilk juga berperan dalam mendukung perkembangan berat badan bayi, otak, dan sistem saraf. Kandungan lemak di dalam ASI juga membuat bayi merasa lebih kenyang setelah menyusu.
"Karena isinya lemak, isinya kalori untuk energi baby. bagus untuk perkembangan dan BB nya baby, juga buat perkembangan otak dan sistem syarafnya dan itu yang buat baby kenyang," tuturnya.Â
Kartika Putri memberikan tips agar ASI kental dan keluar banyak. Menurutnya, Bunda harus memberikan kesempatan kepada bayi untuk menyusu hingga selesai pada satu payudara sebelum berpindah ke payudara lainnya.
Kemudian, Kartika Putri menyarankan agar Bunda tidak terlalu cepat memindahkan bayi dari satu payudara ke payudara lainnya. Dengan menyelesaikan satu payudara terlebih dahulu, ia berharap bayi mendapatkan ASI yang keluar di awal sekaligus ASI yang keluar setelahnya.
"Jadi kalau menyusui beresin atau kodong 1 payudara baru pindah ke satunya. Biar baby kita dapet kedua-duanya.
Kartika Putri memberikan semangat dan mengingatkan Bunda untuk tidak terlalu khawatir mengenai tampilan ASI.
"Jadi ga usah khawatir ya mom. Semangat menyusui," tutur Kartika Putri.Â
Kartika Putri tunjukkan perbedaan foremilk dan hindmilk
Tak hanya memberikan penjelasan, Kartika Putri juga menunjukkan hasil pumping ASI dari satu payudara.Â
Dalam foto yang dibagikannya, terlihat perbedaan antara ASI yang diperah pada 15 menit awal dan ASI pada 15 menit berikutnya.
"Nah ini hasil pumping aku 1 payudara. Beda banget kan hasilnya. Pertama ini yang 15 menit awal dan ini yang 15 menit kedua," tulis pada caption foto ASI.Â
Memutuskan untuk tidak KB steril
Sebelumnya Kartika Putri sempat mengungkapkan keinginan steril setelah melahirkan anak ketiganya Muhammad Ali. Menurut sang suami Habib Usman Bin Yahya, keinginan sang istri untuk steril muncul karena dokter menawarkan untuk melakukan tindakan tersebut.Â
"Tadi pagi dia (Kartika) ketemu dokter. Kata Kartika, kalau dia tahu dokter tawarin steril, dia mau steril," kata Habib Usman, dikutip dari laman InsertLive dan Instagram @insertlive.
Namun keinginan Kartika Putri untuk steril langsung mendapat penolakan dari Habib Usman. Sang suami tidak mengizinkan steril karena alasan agama, Bunda.
"Enggak, enggak ada steril. Enggak boleh. Dalam syariat enggak boleh steril. Enggak boleh memutuskan rahmat Allah ataupun kehendak Allah. Steril itu enggak boleh punya anak lagi. Kalau Allah kasih ya bismillah," ungkap Habib Usman.
Alih-alih steril, Habib Usman mencoba untuk mengatur jarak kelahiran anaknya untuk program KB. Pria 41 tahun ini mengatur jarak sesuai dengan anjuran dokter sambil tetap melihat kondisi kesehatan istrinya usai melahirkan melalui operasi caesar.
"Acuannya tetap ke agama nomor satu, yang kedua dilihat dari medisnya. Kalau misalkan medisnya mengatakan bahwasanya enggak boleh karena ada sebab, maka agama pun membolehkan. Menjadikan darurat syar'i," ungkap Habib Usman.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
Dokter Ungkap Kesalahan Menyusui yang Sering Dilakukan Bunda Baru
Menyusui
Durasi Menyusui dan Kualitas ASI: Apakah Benar Lebih Lama Menyusui Lebih Baik?
Menyusui
Benarkah ASI Encer Bikin Bayi Tidak Kenyang? Simak Faktanya
Menyusui
Serba-serbi Warna ASI, Mana yang Dianggap Paling Bagus untuk Bayi?
Menyusui
3 Mitos Foremilk & Hindmilk ASI yang Tidak Seimbang, Apa Efek Bagi Bayi?
5 Foto
Menyusui
5 Potret Indah Permatasari saat Menyusui, Curhat Ingin Berteman dengan Sang Anak Kelak
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Makanan agar ASI Hindmilk Tinggi Lemak, Bagus untuk Bayi
Kenali Warna ASI yang Bagus untuk Bayi, Optimalkan Pertumbuhan Si Kecil
Rasa ASI dan Aromanya, Begini Penjelasannya