menyusui
Tak Disangka, Ibu WFO Justru Lebih Konsisten sehingga Mudah Capai Target Menyusui
HaiBunda
Kamis, 27 Aug 2026 08:55 WIB
Daftar Isi
Selama ini, banyak orang beranggapan bahwa ibu yang bekerja dari rumah atau work from home (WFH) akan lebih mudah memberikan ASI kepada bayinya. Pasalnya, ibu dianggap memiliki lebih banyak kesempatan untuk berada dekat dengan Si Kecil, menyusui langsung, maupun memompa ASI di sela-sela pekerjaan.
Namun, sebuah studi terbaru justru menemukan hasil yang berbeda. Ibu WFO lebih konsisten menyusui hingga mencapai target enam bulan dibandingkan ibu yang bekerja dari rumah.
Mengutip laman INC, sebuah penelitian yang dilakukan para ahli dari Washington State University (WSU) menemukan bahwa ibu yang bekerja secara langsung di tempat kerja atau on-site lebih sering berhasil mempertahankan pemberian ASI selama 24 minggu. Periode tersebut sesuai dengan rekomendasi pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, kedua kelompok ibu yang bekerja tersebut juga memiliki tingkat keberhasilan menjalani program menyusui selama 6 bulan yang jauh lebih tinggi dibandingkan ibu yang tidak bekerja dan sepenuhnya berada di rumah.
Namun, kondisi tersebut berubah seiring berjalannya waktu. Peneliti menemukan bahwa “pembalikan terjadi pada minggu ke-24,” sehingga ibu yang bekerja di luar rumah justru mengalami perasaan yang lebih positif. Perubahan ini turut membantu mereka mempertahankan rutinitas menyusui hingga akhir periode enam bulan.
Studi yang diterbitkan dalam Western Journal of Nursing Research tersebut mengungkap adanya perbedaan keberhasilan menyusui berdasarkan kondisi pekerjaan ibu.
- Ibu yang Bekerja di Kantor (WFO): Mengukir tingkat keberhasilan tertinggi, yaitu mencapai 70 persen.
- Ibu yang Bekerja dari Rumah (WFH): Menempati posisi kedua dengan tingkat keberhasilan sebesar 60 persen.
- Ibu Rumah Tangga (Tidak Bekerja): Memiliki persentase keberhasilan paling rendah, yaitu sebesar 37 persen.
Penyebab ibu WFO lebih konsisten menyusui
Mengapa ibu yang bekerja secara on-site di kantor justru memiliki tingkat konsistensi menyusui yang lebih tinggi? Berdasarkan analisis para ahli, terdapat beberapa faktor utama yang mempengaruhinya:
1. Struktur, rutinitas, dan fokus yang jelas
Menurut Natsuko Wood, asisten profesor di College of Nursing, Washington State University (WSU), lingkungan kerja di kantor memberikan batasan jam kerja dan rutinitas yang terstruktur.
Setelah melewati fase adaptasi di awal, struktur ini membantu ibu menyusui memiliki jadwal memompa ASI (pumping) yang lebih teratur dan fokus dibanding saat berada di rumah.
2. Perubahan emosi positif seiring berjalannya waktu
Pada masa-masa awal, ibu yang memompa ASI di tempat kerja memang melaporkan tingkat emosi negatif yang lebih tinggi. Hal ini umumnya disebabkan oleh rasa canggung atau kekhawatiran terhadap respons rekan kerja saat harus mengambil jeda istirahat pribadi. Namun, penelitian menunjukkan terjadinya pembalikan emosional pada minggu ke-24, dengan ibu WFO merasa jauh lebih positif dan mantap mempertahankan rutinitas menyusui mereka.
3. Kerentanan tersembunyi pada Ibu rumah tangga
Tinggal di rumah secara fisik dekat dengan bayi ternyata tidak menjamin kelancaran menyusui. Ibu rumah tangga menghadapi tuntutan pengasuhan dan pekerjaan rumah tanpa henti selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Tanpa adanya batasan waktu kerja yang jelas, jam istirahat yang teratur, atau dukungan formal, tingkat stres dapat meningkat dan memengaruhi konsistensi pemberian ASI.
Dengan adanya jadwal yang pasti, dukungan regulasi di tempat kerja, serta rutinitas harian yang teratur, ibu WFO lebih konsisten menyusui hingga mencapai target 6 bulan penuh. Faktor struktur dan jam kerja yang jelas terbukti menjadi kunci penting pendukung keberhasilan ASI eksklusif bagi ibu pekerja.
Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
Apakah Khasiat ASI akan Berkurang Setelah Menyusui 2 Tahun? Simak Penjelasan Dokter
Menyusui
Produksi ASI-nya Banyak, Greysia Polii Bertekad Berikan ASI Eksklusif untuk Baby Jessia
Menyusui
Bayinya Dipuji Montok di Usia 4 Bulan, Indah Permatasari Bagikan Rahasia Menyusui
Menyusui
Benarkah Menyusui Eksklusif Bikin Ibu Kurang Tidur? Simak Faktanya
Menyusui
3 Cara Mudah Menjaga Kenaikan Berat Badan Bayi yang Diberi ASI Eksklusif
5 Foto
Menyusui
5 Potret Bunda Seleb Bertekad Menyusui Sang Anak, Terbaru Nikita Willy
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
6 Manajemen Memerah ASI untuk Busui yang Kembali WFO, Gaspol Bun
5 Jurus Sukses ASI Eksklusif untuk Ibu Pekerja yang Mulai WFO Kembali
7 Tips Atasi ASI Drop Saat Kembali WFO, Working Mom Perlu Tahu Nih