menyusui
Haru, Aktor 'Star Trek' & Putrinya Berjuang Bersama Lawan Kanker Payudara Stadium 4
HaiBunda
Rabu, 29 Jul 2026 08:55 WIB
Daftar Isi
Tidak ada orang tua yang siap mendengar anaknya mengidap penyakit serius. Begitu pula aktor legendaris Star Trek, William Shatner. Namun, dalam perjalanan yang penuh ujian, ia dan putrinya, Melanie Shatner Gretsch, justru harus menghadapi perjuangan melawan kanker stadium 4 di waktu yang hampir bersamaan.
Kini, keduanya membawa kabar penuh harapan. Setelah melewati rangkaian pengobatan panjang, William dan Melanie berhasil melewati masa sulit tersebut dan dinyatakan bebas kanker. Kisah mereka menjadi pengingat bahwa dukungan keluarga dapat menjadi kekuatan besar bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan kanker.
Awal perjuangan William & Melanie lawan kanker payudara stadium 4
Melanie Shatner Gretsch, putri bungsu William Shatner, pertama kali mengetahui dirinya mengidap kanker payudara stadium 4 pada 2022 setelah menemukan benjolan pada payudaranya. Diagnosis tersebut membuat Melanie harus menjalani perjalanan pengobatan yang tidak mudah. Ia diketahui mengalami kanker payudara HER2-positif yang telah menyebar hingga ke kelenjar getah bening di area dada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk melawan penyakit tersebut, Melanie menjalani berbagai terapi, termasuk kemoterapi, terapi target HER2, operasi pengangkatan kedua payudara (double mastectomy), serta 30 kali terapi radiasi. Di tengah perjuangannya sendiri, Melanie juga harus menghadapi kabar mengejutkan lainnya.
“Saya terbangun di tengah malam, dan jari saya bergerak tepat di bawah payudara saya. Saya merasakan benjolan kecil dan berpikir, ‘Itu hanya gigitan serangga,’” katanya.
Meskipun ia telah menjalani mammogram yang hasilnya bersih lima bulan sebelumnya, ia pergi untuk pemeriksaan pencitraan keesokan harinya. Teknisi awalnya tidak menemukan sesuatu yang mengkhawatirkan, tetapi ia disuruh memeriksanya lagi.
Pengujian mengonfirmasi bahwa ia mengidap kanker payudara HER2-positif yang telah menyebar ke kelenjar getah bening di dadanya. Sebagai ibu dari dua anak perempuan itu sangat terpukul.
Selama satu setengah tahun berikutnya, Melanie menjalani beberapa kali kemoterapi dengan terapi yang ditargetkan pada HER2, mastektomi ganda (ia memilih untuk tidak menjalani operasi rekonstruksi) dan 30 kali perawatan radioterapi.
“Kemoterapi adalah yang paling melelahkan secara fisik, dan radioterapi terasa sangat melelahkan secara emosional,” katanya.
Dr. Carlie Thompson, seorang ahli bedah payudara yang bekerja di UCLA Health dalam tim perawatan Melanie, mengatakan bahwa perawatan 'terobosan' telah mengubah keadaan bagi jenis kanker metastatik Melanie yang sebelumnya seringkali tidak dapat disembuhkan.
“Aspek unik dan luar biasa dari kisahnya adalah karena ia memiliki penyakit metastatik yang terbatas dan jenis kanker payudara yang memiliki perawatan progresif, kami mampu, dengan banyak perawatan, membawanya ke titik di mana ia tidak menunjukkan bukti penyakit,” kata Dr. Thompson
Saat sang Ayah juga didiagnosis kanker
Sekitar satu tahun setelah diagnosis Melanie, William Shatner juga mendapatkan kabar buruk. Aktor yang dikenal sebagai pemeran Kapten James T. Kirk dalam serial Star Trek itu didiagnosis mengalami melanoma stadium 4.
Kanker kulit tersebut diketahui telah menyebar ke paru-paru dan otaknya. William kemudian menjalani operasi dan imunoterapi selama sekitar dua tahun sebagai bagian dari pengobatannya.
Bagi Melanie, kabar tentang kondisi sang ayah menjadi pukulan berat. Ia mengaku saat itu merasa takut karena harus menghadapi perjuangan melawan kanker sekaligus melihat ayahnya mengalami kondisi serupa.
Namun, keduanya memilih untuk saling menguatkan.
Dukungan keluarga jadi kekuatan besar
William Shatner dan Melanie tidak menjalani perjalanan ini sendirian. Mereka saling memberi dukungan emosional selama masa pengobatan.
William juga membantu putrinya menghadapi kekhawatiran tentang biaya perawatan. Ia meminta Melanie untuk fokus pada pemulihan dan tidak memikirkan hal lain selama menjalani pengobatan.
Bagi keluarga Shatner, pengalaman tersebut mengubah cara mereka melihat kehidupan. Setelah melewati masa penuh ketidakpastian, mereka semakin menghargai waktu bersama keluarga dan kesempatan untuk menjalani hidup. Hingga pada akhir tahun 2024, keduanya dinyatakan bebas kanker.
Mengapa kanker payudara HER2-Positif perlu diwaspadai?
Kasus Melanie juga menjadi pengingat bahwa kanker payudara memiliki berbagai jenis dengan karakteristik berbeda. Salah satunya adalah kanker payudara HER2-positif.
HER2 (human epidermal growth factor receptor 2) adalah protein yang dapat mendorong pertumbuhan sel kanker lebih cepat ketika jumlahnya berlebih. Dahulu, kanker payudara jenis ini sering dikaitkan dengan perjalanan penyakit yang lebih agresif.
Namun, perkembangan pengobatan membuat pasien HER2-positif kini memiliki lebih banyak pilihan terapi, termasuk obat target yang dirancang khusus untuk menyerang sel kanker dengan karakteristik tersebut.
Menurut American Cancer Society, terapi target HER2 menjadi salah satu perkembangan penting dalam pengobatan kanker payudara karena dapat membantu meningkatkan peluang keberhasilan terapi pada pasien dengan HER2-positif.
Pentingnya mengenali tanda kanker payudara sejak dini
Meski tidak semua benjolan pada payudara berarti kanker, perubahan pada payudara tetap perlu diperhatikan. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
- Muncul benjolan di payudara atau ketiak
- Perubahan bentuk atau ukuran payudara
- Perubahan tekstur kulit payudara
- Puting tertarik ke dalam secara tiba-tiba
- Keluar cairan tidak normal dari puting
Pemeriksaan rutin dan mengenali perubahan tubuh menjadi langkah penting untuk mendeteksi kanker payudara lebih awal.
Kisah William Shatner dan Melanie menjadi bukti bahwa perjalanan melawan kanker memang berat, tetapi dukungan keluarga, kemajuan medis, dan harapan dapat menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan.
Kini, ayah dan anak tersebut memilih membagikan pengalaman mereka agar lebih banyak orang berani berbicara tentang kanker dan tidak kehilangan harapan dalam menghadapi diagnosis.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
Divonis Kanker Payudara Stadium 4, Perempuan Ini Berbagi Kisah Penuh Harapan
Menyusui
Amankah Penderita Kanker Payudara Menyusui Bayi? Ini Kata Dokter
Menyusui
Kenali Perbedaan Tumor Payudara Jinak & Ganas, Busui Perlu Tahu
Menyusui
4 Jenis Tes Kesehatan Payudara dan Kisaran Biayanya, Simak Bun
Menyusui
Cara Bedakan Benjolan Payudara Akibat Masalah Menyusui dan Kanker
5 Foto
Menyusui
5 Potret Nola Be3 Galau Menyapih Nakeya meski Telah Menyusui Lebih dari 2 Th
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kabar Baik, AS Setujui Obat Baru Kanker Payudara Berpotensi Perlambat Perkembangan Penyakit
Diagnosis Kanker Payudara Pasca Melahirkan Disebut Lebih Berisiko, Ini Alasannya
Ramai Obat Penurun Berat Badan Disebut Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara, Simak Faktanya