Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

menyusui

Viral Tren Stok ASIP Berlimpah, Busui Ini Berani Tunjukkan Jumlah ASI Perah yang Realistis

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Sabtu, 04 Jul 2026 10:10 WIB

ASI perah
Viral Tren Stok ASIP Berlimpah, Busui Ini Berani Tunjukkan Jumlah ASI Perah yang Realistis/Foto: Getty Images/isayildiz
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda pernah merasa minder melihat foto stok ASI perah (ASIP) yang memenuhi freezer di media sosial? Botol-botol ASI yang tersusun rapi dan jumlahnya banyak memang sering terlihat mengagumkan. Tapi ternyata, pemandangan itu bisa membuat sebagian ibu menyusui merasa cemas dan bertanya-tanya, “Apakah ASI-ku cukup?”

Hal inilah yang pernah dirasakan seorang Bunda yang kemudian membagikan pengalamannya. Ia mengaku sempat stres karena membandingkan jumlah ASIP miliknya dengan busui lain yang terlihat memiliki stok ASI sangat banyak.

Lewat unggahannya, ia ingin menunjukkan bahwa kenyataan menyusui tidak selalu seperti yang terlihat di media sosial. Tidak semua bunda memiliki freezer penuh ASIP, dan itu bukan berarti gagal memberikan ASI untuk bayinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ketika ekspetasi tidak sesuai dengan realita

Caitlin Wilder, seorang ibu dari Los Angeles, hampir membeli kulkas tambahan untuk menyimpan ASI berlebih yang akan segera dibutuhkannya. Melihat ke belakang, ia tak kuasa menahan tawa membayangkan akan memiliki ASI berlebih.

“Yang saya lihat di internet hanyalah orang-orang memompa ASI dalam jumlah besar, mengisi botol pompa mereka, mengisi teko-teko penuh ASI,” kata Wilder, 37, dikutip dari TODAY

“Saya tidak pernah memompa ASI sebanyak itu dan saya merasa buruk tentang hal itu,” sambungnya.

Wilder, menyebut dirinya sebagai orang yang hanya memompa secukupnya atau yang menghasilkan apa yang dibutuhkan bayinya. Ketika Wilder melahirkan anak keduanya, ia memutuskan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa secukupnya saja sudah cukup.

“Saya sedang menjalankan misi. Saya akan menunjukkan kepada orang-orang seperti apa jumlah ASI yang dipompa secara normal, karena tidak ada orang lain yang menunjukkannya di internet. Orang-orang merasa tidak enak dengan apa yang mereka dapatkan,” katanya.

Wilder membuat video yang menunjukkan sedikit ASI yang telah dipompanya, menyanyikan lagu konyol, dan mempostingnya di akun media sosialnya. Ia menerima begitu banyak komentar dan pesan pribadi yang menyentuh hati sehingga ia memutuskan untuk memposting ulang video tersebut setiap enam bulan.

“Banyak ibu yang sangat ingin melihat itu, dan tidak ada yang membagikannya,” katanya.

Tren stok ASIP bisa bikin busui merasa tertekan

Saat ini banyak ibu membagikan perjalanan menyusui mereka, termasuk foto stok ASIP beku. Konten tersebut sering dianggap sebagai pencapaian karena menunjukkan usaha seorang ibu dalam menyiapkan kebutuhan bayi. Namun, tanpa disadari, tren ini bisa membuat ibu lain merasa tertinggal.

Padahal, jumlah ASIP yang dimiliki setiap Bunda sangat berbeda. Ada yang perlu memompa banyak karena bekerja, ada yang menyusui langsung sepanjang hari, ada juga yang hanya menyimpan sedikit ASI sebagai cadangan. Semua kondisi tersebut tetap bisa menjadi perjalanan menyusui yang normal.

Tren stok ASIP melimpah di media sosial membuat ibu merasa harus memiliki cadangan sebanyak mungkin. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa jumlah ASI yang diproduksi setiap ibu memang sangat bervariasi.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics oleh Kent dan tim peneliti dari University of Western Australia menemukan bahwa bayi menyusu dengan jumlah yang berbeda-beda dalam setiap sesi. Dalam studi tersebut, rata-rata volume ASI yang diminum bayi dalam satu kali menyusu sekitar 76 gram, tetapi rentangnya sangat luas tergantung kondisi ibu dan bayi. 

Artinya, tidak ada satu angka pasti yang bisa menjadi standar semua bunda.

ASI perahASI perah/ Foto: Getty Images/sommart

Sebenarnya berapa banyak ASI perah yang normal?

Ahli gizi terdaftar dan konsultan laktasi di Rumah Sakit Anak Philadelphia, Ann Cha mengatakan bahwa penting untuk diingat, produksi ASI setiap ibu berbeda. Bayi biasanya minum 25 hingga 32 ons susu per hari. Jika seorang ibu memompa ASI secara eksklusif dalam delapan sesi per hari, itu berarti tujuannya adalah total gabungan hanya 3 hingga 4 ons per sesi.

Menurut La Leche League, ibu yang sebagian besar menyusui mungkin menghasilkan kurang dari 2 ons gabungan per sesi memompa.

Kendati demikian, masih banyak bunda mungkin berpikir bahwa sekali pumping harus menghasilkan botol penuh. Padahal, jumlah ASI yang keluar bisa berbeda-beda setiap sesi. Sebagian ibu bisa mendapatkan puluhan hingga ratusan mililiter dalam sekali pumping, sementara ibu lain mungkin hanya mendapatkan sedikit. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti:

  • Usia bayi,
  • Seberapa sering bayi menyusu langsung,
  • Jadwal pumping,
  • Kondisi tubuh ibu,
  • Rasa lelah dan stres,
  • Kemampuan payudara menyimpan ASI.

ASI juga biasanya lebih banyak keluar pada waktu tertentu. Banyak ibu mendapatkan hasil pumping lebih banyak pada pagi hari dibanding sore atau malam.

Banyaknya ASIP bukan ukuran keberhasilan menyusui

Yang sering terlupakan, keberhasilan menyusui bukan dilihat dari seberapa penuh freezer bunda. Produksi ASI bekerja berdasarkan prinsip semakin sering ASI dikeluarkan, tubuh akan mendapatkan sinyal untuk terus memproduksi ASI. Yang lebih penting adalah tanda bahwa bayi mendapatkan cukup ASI, seperti:

  • Berat badan bayi bertambah sesuai pertumbuhan,
  • Bayi tampak puas setelah menyusu,
  • Bayi cukup buang air kecil, bayi terlihat aktif.

Setiap perjalanan menyusui Bunda berbeda

Ada bunda yang memiliki stok ASIP berbulan-bulan. Ada juga yang hanya punya beberapa kantong ASI cadangan. Bahkan ada yang memompa sesuai kebutuhan hari itu. Semuanya memiliki perjuangan masing-masing.

Foto stok ASIP di internet hanyalah satu bagian kecil dari perjalanan menyusui seseorang. Bunda tidak perlu menjadikan jumlah ASI perah orang lain sebagai patokan untuk menilai dirinya sendiri.

Karena pada akhirnya, yang paling penting bukan seberapa penuh freezer, tetapi bagaimana bunda dan bayi menjalani proses menyusui dengan sehat dan nyaman.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda