Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

menyusui

9 Cara Memerah Kolostrum dengan Tangan Sebelum Bayi Lahir

Melly Febrida   |   HaiBunda

Minggu, 21 Jun 2026 10:20 WIB

Ilustrasi payudara
9 Cara Memerah Kolostrum dengan Tangan Sebelum Bayi Lahir/Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Daftar Isi
Jakarta -

Tak sedikit ibu hamil menjelang persalinan yang mulai belajar cara memerah kolostrum dengan tangan. Kolostrum ini merupakan air susu ibu (ASI) pertama yang diproduksi tubuh dan berperan penting dalam mendukung kesehatan bayi sejak di awal kehidupannya.

Beberapa penelitian menunjukkan, memerah kolostrum sebelum bayi lahir dapat membantu menyiapkan cadangan ASI untuk kondisi tertentu.  Selain itu, memerah kolostrum dengan tangan sering kali menjadi pilihan dibanding dengan pompa ASI.

Menurut NHS dan Australian Breastfeeding Association, kolostrum memiliki tekstur yang lebih kental dibandingkan ASI matang. Selain itu, jumlahnya juga masih sedikit sehingga sering kali sulit terkumpul menggunakan pompa ASI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Apa itu kolostrum?

Kolostrum adalah ASI pertama yang dihasilkan payudara, sekitar minggu ke-16 kehamilan. Kolostrum terbentuk di kelenjar susu (payudara) dan berperan penting dalam membangun sistem kekebalan bayi. 

Kolostrum kaya akan faktor kekebalan dan membantu usus bayi mengembangkan bakteri sehat, yang dapat melindungi dari alergi dan penyakit. Cairan berwarna kekuningan ini mengandung protein, antibodi, vitamin, dan berbagai faktor kekebalan yang penting untuk bayi baru lahir.

Menurut Australian Breastfeeding Association, kolostrum membantu membentuk bakteri baik di saluran pencernaan bayi sekaligus mendukung perkembangan sistem imun sehingga dapat membantu melindungi bayi dari infeksi dan penyakit.

Bolehkan memerah kolostrum dengan tangan sebelum bayi lahir?

Sebuah studi besar di Australia (studi DAME) menemukan bahwa perempuan dengan diabetes dan kehamilan berisiko rendah dapat dengan aman memerah kolostrum di akhir kehamilan. Hal itu tidak membahayakan bayi mereka. 

Beberapa ibu yang baru pertama kali melahirkan dan memerah kolostrum juga cenderung tidak membutuhkan susu formula dalam 24 jam pertama setelah lahir.

Kolostrum seringkali lebih mudah diperah dengan tangan dalam beberapa hari pertama setelah kelahiran bayi Anda. Tapi, beberapa perempuan juga memerah kolostrum sebelum melahirkan. Lantas, amankah memerah kolostrum sebelum bayi lahir?

Sebagian ibu dapat memerah kolostrum sebelum bayi lahir setelah berkonsultasi dengan dokter atau bidan. Proses ini disebut memerah kolostrum antenatal, yakni mengumpulkan dan membekukan kolostrum saat masih hamil, sehingga siap jika bayi baru lahir membutuhkannya.

Pada kondisi tertentu, bayi mungkin membutuhkan tambahan asupan pada hari-hari pertama kehidupannya. Memiliki cadangan kolostrum sendiri dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut dan mengurangi penggunaan susu formula.

Bidan atau dokter kandungan mungkin menyarankan untuk memerah kolostrum sebelum kelahiran jika:

  1. Ibu hamil menderita diabetes selama kehamilan. Bayi yang lahir dari ibu penderita diabetes dapat mengalami gula darah rendah setelah lahir. Kolostrum tambahan dapat membantu menjaga gula darah mereka tetap stabil.
  2. Bayi memiliki kondisi yang mungkin membuat pemberian ASI lebih sulit. Ini bisa termasuk bibir sumbing atau langit-langit mulut sumbing, atau kondisi jantung atau neurologis tertentu. Jika bayi didiagnosis dengan salah satu kondisi ini sebelum lahir, memiliki kolostrum yang siap pakai dapat membantu.

Jangan lupa memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan memerah kolostrum sebelum melahirkan adalah pilihan yang aman untuk Bunda.

Manfaat memerah kolostrum sebelum persalinan

Memerah kolostrum sebelum bayi lahir dapat memberikan beberapa manfaat, antara lain:

  • Menyediakan cadangan kolostrum jika bayi memerlukan tambahan asupan setelah lahir.
  • Membantu menjaga kadar gula darah bayi yang lahir dari ibu dengan diabetes.
  • Mengurangi kebutuhan penggunaan susu formula pada beberapa kondisi.
  • Membantu ibu lebih percaya diri saat mulai menyusui.
  • Menjadi alternatif jika bayi mengalami kesulitan menyusu pada hari-hari pertama setelah lahir.

Cara memerah kolostrum dengan tangan sebelum bayi lahir

Kolostrum biasanya lebih mudah dikumpulkan dengan teknik perah tangan dibandingkan pompa ASI. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

1. Cuci tangan terlebih dahulu

Pastikan tangan Bunda dalam keadaan bersih sebelum memulai. Siapkan wadah steril atau spuit kecil untuk menampung kolostrum yang keluar.

2. Cari tempat nyaman dan rileks

Pilih ruangan yang tenang dan nyaman. Bunda juga dapat mandi air hangat atau mengompres payudara menggunakan handuk hangat beberapa menit sebelum memerah kolostrum.

3. Pijat payudara secara lembut

Bunda dapat memijat ringan payudara dari arah luar menuju puting. Cara ini dapat membantu merangsang keluarnya kolostrum.

4. Bentuk jari seperti huruf C

Tempatkan ibu jari di bagian atas dan jari di bagian bawah areola sekitar 2 hingga 3 cm dari puting sehingga membentuk huruf C.

5. Tekan perlahan dan berirama

Tekan jari ke arah dada, lalu tekan lembut ke depan secara berirama. Hindari menarik atau memencet puting secara langsung karena Bunda dapat merasa tidak nyaman.

6. Tunggu hingga kolostrum muncul

Pada awalnya mungkin hanya terlihat titik kecil atau tetesan di ujung puting. Hal ini normal dan membutuhkan latihan serta kesabaran.

7. Pindahkan posisi jari

Ketika aliran mulai berkurang, ubah posisi jari ke area payudara yang lain agar kolostrum dari bagian berbeda juga dapat keluar.

8. Ulangi pada payudara lainnya

Lakukan langkah yang sama pada payudara sebelah dan bergantian hingga proses selesai.

9. Kumpulkan setiap tetes kolostrum

Kolostrum yang keluar biasanya hanya sedikit. Kumpulkan menggunakan spuit atau wadah bersih yang sudah disiapkan.

Sebagian ibu khawatir karena hanya mendapatkan beberapa tetes kolostrum saat mencoba memerahnya. Padahal kondisi tersebut sangat normal.

Jumlah kolostrum yang sedikit bukan berarti produksi ASI akan bermasalah setelah bayi lahir. Dengan latihan dan stimulasi yang tepat, sebagian ibu akan semakin terbiasa melakukan teknik perah tangan.

Jika Bunda berencana memerah kolostrum sebelum persalinan, jangan ragu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau bidan. Dengan panduan yang tepat, cara memerah kolostrum dengan tangan dapat menjadi salah satu langkah untuk menyiapkan kebutuhan ASI bayi sejak hari-hari pertama kehidupannya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda