Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

menyusui

ASI Bantu Bikin Anak Lebih Gemar Makan Sayur di Kemudian Hari

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Selasa, 28 Apr 2026 09:10 WIB

anak makan sayur
ASI Bantu Bikin Anak Lebih Gemar Makan Sayur di Kemudian Hari/Foto: Getty Images/iStockphoto/M-image
Daftar Isi
Jakarta -

Pernahkah Bunda merasa sayuran bagaikan musuh bebuyutan bagi anak? Tak jarang, situasi ini membuat Bunda merasa lelah karena harus membujuk-bujuk anak agar mau makan.

Namun, kini sebuah studi ungkap tips agar anak memiliki minat terhadap sayur. Salah satunya adalah dengan pemberian ASI yang dilakukan sejak dini.

ASI merupakan sebuah media penyalur untuk anak berlatih mengenal berbagai rasa. Sebab, apa yang Bunda konsumsi akan terserap ke dalam ASI dan tersalur ke bayi melalui kegiatan menyusui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Saat anak sudah mengenal rasa sayur melalui ASI, kemungkinan besar mereka akan familiar dengan sayuran yang dimakan langsung nantinya. Maka dari itu, para ahli percaya bahwa menyusui dapat membantu anak lebih menyukai sayuran di kemudian hari.

Studi tentang menyusui dan kegemaran anak pada sayuran

Melansir dari Cape Times, studi tersebut dilakukan oleh para peneliti dari Monell Chemical Senses Centre di Philadelphia. Mereka meneliti 97 ibu menyusui untuk minum jus buah bit, seledri, atau wortel. Kemudian mereka akan melacak kebiasaan anak-anaknya saat tumbuh.

Para ibu menyusui akan dibagi menjadi lima kelompok. Tiga kelompok pertama sama-sama minum setengah cangkir jus sebelum menyusui selama satu bulan, dengan waktu mulai yang berbeda sebagai berikut:

  • Kelompok pertama mulai saat bayi berusia 2 minggu
  • Kelompok kedua mulai saat bayi berusia 6 minggu
  • Kelompok ketiga mulai saat bayi berusia 10 minggu

Sementara itu, terdapat dua kelompok lain yang juga menjadi tolak ukur, sebagai berikut:

  • Kelompok keempat minum jus selama 3 bulan dan dimulai saat bayi berusia 2 minggu
  • Kelompok kelima merupakan kelompok kontrol yang di mana sang ibu tidak minum jus sama sekali

Untuk melihat pengaruhnya terhadap anak-anak mereka, para peneliti memberikan beberapa pilihan sereal saat bayi berusia 8 bulan. Pilihan tersebut meliputi sereal dengan rasa wortel, rasa brokoli, atau tanpa rasa.

Anak yang diberi ASI terbukti menyukai sayuran

Setelah dilakukan pengamatan dan pemantauan, para peneliti menemukan bahwa sejumlah bayi yang ibunya rutin meminum jus tersebut cenderung lebih menyukai sereal rasa wortel dibandingkan sereal polos (plain) atau sereal brokoli yang masih asing bagi mereka.

Selain itu, waktu mulai minum jus juga berpengaruh, Bunda. Ibu yang mulai meminum jus sejak bayi masih sangat dini cenderung memiliki anak yang lebih lahap memakan sereal rasa wortel dibandingkan anak dari ibu yang memulai lebih lambat.

Menyusui membantu indra perasa bayi mengenal rasa

Melalui temuan tersebut, dapat dikatakan bahwa ASI terbukti untuk membiasakan indra perasa seorang anak untuk merasakan rasa sayuran. Sehingga, ketika anak tumbuh dan mengonsumsi makanan padat dengan rasa sayuran yang kuat, mereka tidak akan terkejut.

“Pengalaman sensorik setiap bayi itu unik, tetapi rasa makanan pertama mereka, yang dimulai sejak dalam kandungan, bergantung pada apa yang dimakan ibu. Dan menurut saya ASI adalah yang terbaik untuk melatihnya,” kata penulis utama studi tersebut, Julie Mennella.

Selain itu, rasa sayuran sebenarnya sudah dapat dirasakan sejak hamil, Bunda. Ketika ibu hamil mengonsumsi sayuran, zat rasa dari makanan tersebut dapat masuk ke dalam cairan ketuban dan membuat bayi yang di kandungan merasakannya.

Secara tidak langsung, bayi mulai mengenal berbagai rasa bahkan sejak sebelum mereka lahir. Oleh karena itu, menyusui membuat pengenalan rasa melalui indra perasanya lebih optimal, Bunda.

Demikian penjelasan mengenai bagaimana menyusui dapat membuat anak lahap makan sayuran di kemudian hari. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda