menyusui
Ramai Muncul Produk Suplemen Kolostrum, Apa Manfaatnya untuk Orang Dewasa?
HaiBunda
Minggu, 22 Feb 2026 06:40 WIB
Suplemen kolostrum ramai dibicarakan di media sosial. Klaimnya, produk ini terbuat dari zat mirip susu yang dikeluarkan pada akhir kehamilan serta beberapa hari pertama menyusui, namun ini menjadi solusi ajaib untuk orang dewasa. Apakah suplemen kolostrum bermanfaat untuk orang dewasa?
Melansir laman Self, disebutkan bahwa Kourtney Kardashian Barker menjadi salah satu selebriti yang memanfaatkan tren ini. Produk dengan merek kesehatan Lemme menjadi permen kolostrum yang diklaim memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh.Â
Apa itu kolostrum?
Kolostrum adalah cairan pertama yang dihasilkan ibu atau mamalia dalam 24-48 jam pertama setelah melahirkan. Kolostrum kaya akan antibodi (imunoglobulin), faktor pertumbuhan, protein, vitamin, mineral, dan komponen bioaktif lain yang sangat penting untuk bayi baru lahir dalam membangun sistem kekebalan dan pencernaan yang sehat.
Bagaimana dengan suplemen kolostrum? Bunda tidak mengonsumsi cairan tubuh manusia jika mengonsumsi suplemen kolostrum. Mamalia dari semua jenis (termasuk manusia) menghasilkan kolostrum untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan perkembangan keturunan mereka.
Untuk produk suplemen kolostrum merupakan kolostrum sapi atau kolostrum yang berasal dari sapi(bovine colostrum). Kemudian diproses dan dijual dalam bentuk kering atau kapsul, bukan cair.
Jennifer T Smilowitz, PhD, konselor pendidikan laktasi dan asisten profesor di departemen nutrisi di Universitas California, Davis, menjelaskan bahwa kolostrum sapi sangat kaya akan nutrisi yang mengurangi risiko infeksi dan peradangan usus pada bayi baru lahir. Seperti prebiotik, serta enzim, dan protein dengan sifat antibakteri dan antivirus, seperti lisozim dan laktoferin.
Ini bukan kebetulan. Saat lahir, baik pada manusia maupun sapi, usus sedikit permeabel, yang dapat meningkatkan potensi infeksi dan peradangan. "Jadi kolostrum yang diberikan dalam beberapa hari pertama kehidupan membantu memperkuatnya," kata Dr. Smilowitz.
Bahkan, Cara Harbstreet, MS, RD, dari Street Smart Nutrition, menegaskan bahwa kolostrum sapi juga mengandung nutrisi bermanfaat yang sama seperti susu sapi, dan lebih banyak lagi. Itu termasuk vitamin larut lemak A, D, dan E, ditambah mineral penting seperti kalsium, zat besi, seng, dan magnesium.
Beberapa, seperti IGF-1, yang membantu perkembangan tulang dan jaringan secara normal, sebenarnya terdapat dalam konsentrasi yang lebih tinggi dalam kolostrum.
Menurut Harbstreet, fakta bahwa kolostrum sangat baik untuk kesehatan usus (walaupun pada bayi) menjadi alasan mengapa kolostrum sangat populer di kalangan pecinta kesehatan.
Apakah suplemen kolostrum bermanfaat untuk orang dewasa?
Meskipun kolostrum kaya akan nutrisi dan sangat bermanfaat untuk bayi baru lahir, hanya ada sedikit bukti bahwa suplemen kolostrum kapsul atau cair, efektif untuk orang dewasa.
Produsen dan influencer sering mempromosikan bahwa suplemen kolostrum ini memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Memperbaiki kulit hingga mengatur pencernaan (seperti yang dikatakan Kourtney Spears).
- Meningkatkan kekebalan tubuh dan mempercepat pemulihan setelah berolahraga.Â
- Mendukung kesehatan usus.Â
- Mengatasi kembung.
- Meningkatkan kesehatan seluruh tubuh.
- Mengurangi gejala peradangan atau alergi.
Perusahaan mengklaim berbagai manfaat kesehatan. Kedengarannya tentu bagus, tetapi apakah penelitian mendukung klaim tersebut? Sebenarnya, tentang manfaat suplemen kolostrum untuk orang dewasa masih diragukan.Â
"Pertama, tidak dapat dipungkiri nilai kolostrum manusia untuk bayi baru lahir," kata Dr. Smilowitz.
Menurutnya, ini karena kolostrum memberikan nutrisi penting dan molekul pelindung yang mendukung perkembangan selama periode yang sangat rentan. Sedangkan untuk kolostrum sapi, sedikit penelitian yang menunjukkan bahwa kolostrum sapi dapat memberikan manfaat serupa.
Suplemen kolostrum sapi tidak mengandung mikroorganisme hidup, tidak seperti probiotik. Karena diklasifikasikan sebagai suplemen makanan, suplemen kolostrum tidak dievaluasi kemanjurannya atau disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sebelum dipasarkan.Â
Akibatnya, konsentrasi senyawa bioaktif, seperti imunoglobulin, antar produk dapat sangat bervariasi.
Selain itu, orang dewasa yang hendak mengonsumsi suplemen kolostrum, perlu mempertimbangkan risiko tambahan. Orang dengan alergi susu khususnya harus benar-benar menghindarinya, dan orang dengan gangguan imun sebaiknya tidak mengonsumsi kolostrum karena belum cukup bukti bahwa produk tersebut aman.
Orang dewasa bukanlah bayi besar, jadi belum jelas apakah kolostrum sapi memengaruhi orang dewasa dengan cara yang sama. Lebih rumit lagi, orang dewasa menggunakannya untuk berbagai alasan lain selain tujuan biologisnya, termasuk membersihkan kulit, melancarkan pencernaan, dan meningkatkan performa olahraga.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
Kandungan Luar Biasa Kolostrum yang Perlu Bunda Tahu
Menyusui
5 Langkah Memerah Kolostrum untuk Pertama Kalinya, Bisa Dilakukan sejak Hamil Bun
Menyusui
Kolostrum Hanya Keluar Sedikit, Bunda Nggak Perlu Khawatir Bayi Kelaparan
Menyusui
7 Manfaat Luar Biasa Kolostrum untuk Bayi Baru Lahir
Menyusui
6 Manfaat Luar Biasa Kolostrum, ASI Perdana Kaya Nutrisi untuk Bayi Baru Lahir
5 Foto
Menyusui
5 Potret Nola Be3 Galau Menyapih Nakeya meski Telah Menyusui Lebih dari 2 Th
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ketahui Pentingnya Menyusui Bayi 30 Menit Setelah Lahir, Cegah 2 Kondisi Serius Ini
Hambatan Menyusui Paling Sering Terjadi di 3 Bulan Awal, Ini Cara Mengatasinya Bun
Haruskah ASI Kolostrum Keluar Sebelum Melahirkan?