Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

menyusui

Alasan Mengapa Perempuan Tak Boleh Gunakan Deodoran selama Mammografi

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Selasa, 17 Feb 2026 09:10 WIB

Ilustrasi Ketiak
Alasan Mengapa Perempuan Tak Boleh Gunakan Deodoran selama Mammografi/Foto: iStockphoto/Getty Images/PonyWang
Daftar Isi
Jakarta -

Memakai deodoran mungkin sudah menjadi kebiasaan Bunda untuk mencegah timbulnya bau yang dihasilkan tubuh. Namun, ketika menjalani mammografi, Bunda tidak perlu memakai deodoran agar hasil pemeriksaan tersebut lebih akurat.

Menurut salah satu ahli pengobatan payudara, paparan deodoran pada kulit dapat membuat mammografi menjadi lebih rancu dan terhambat. Nah, agar Bunda nggak penasaran lagi dan semakin tahu terkait masalah tersebut, yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Kandungan deodoran yang seperti kalsifikasi

Seperti yang kita tahu bahwa banyak sekali deodoran di luar sana yang mengandung aluminium. Kandungan aluminium yang terdapat dalam deodoran inilah yang menjadi penyebab utama hasil mammografi terlihat mencurigakan. Maksudnya, terlihat adanya bintik-bintik putih terang di jaringan lunak payudara atau kalsifikasi.

"Kalsifikasi terlihat seperti titik-titik kecil pasir. Partikel logam dalam beberapa deodoran juga bisa terlihat seperti butiran kecil pasir, meskipun dipakaikan di area ketiak, itu masih sangat sulit dibedakan jika terdeteksi,” ucap seorang ahli radiologi pencitraan payudara dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center di New York City, Delia Keating, M.D.

Pasalnya, menurut penuturan Dr. Keating yang dikutip dari laman Breast Cancer, kemunculan bintik-bintik tersebut memiliki banyak makna, Bunda. Beberapa di antaranya merupakan tanda dari cedera jaringan, infeksi, kista, hingga pertumbuhan tumor jinak non-kanker.

Selain itu, klasifikasi dapat menjadi tanda awal kanker akan berkembang di saluran payudara. Ketika sel-sel abnormal tumbuh tanpa terkendali di dalam saluran, sel-sel itu nantinya memadat sehingga membuat sel tersebut mati atau mengeras yang membuat kalsifikasi terbentuk.

Nah, itulah mengapa dokter sangat khawatir. Dalam konteks deodoran, endapan zat logam yang menyerupai kalsifikasi akan menyerap sinar-X dari mammografi. Karenanya, endapan partikel padat yang terdeteksi saat mammografi akan terlihat seperti bintik-bintik terang di jaringan payudara.

Biasanya, jika hasil mammografi menunjukkan klasifikasi atau bintik terang, maka perempuan tersebut harus menjalani pemeriksaan kedua kalinya agar mendapatkan hasil yang pasti. Oleh karena itu, lebih baik hindari pemakaian deodoran ketika ingin mammografi ya, Bunda.

Bagaimana dengan deodoran alami?

Saat ini, banyak pengganti deodoran dengan beragam kandungan bahan beredar di pasaran. Selain itu, beberapa perempuan terkadang menggunakan lotion atau bedak untuk meredakan ruam di payudara mereka. Nah, apakah produk-produk tersebut tetap boleh digunakan ketika menjalani pemeriksaan mammografi?

Dr. Keating menjawab, secara teori, apapun yang meninggalkan partikel di area ketiak dan payudara dapat menimbulkan masalah. Sebab, sulit untuk membaca label dan mengetahui apa kandungan sebenarnya yang terdapat dalam produk tersebut. Ditambah, formulasinya terkadang bisa berubah.

Selain itu, lotion bukan hanya menyebabkan masalah pada saat pencitraan, tetapi juga membuat payudara menjadi licin. Kondisi ini dapat menyulitkan teknolog radiologi dalam mendapatkan gambar jaringan payudara yang jelas karena gambar lebih mudah kabur akibat pergerakan.

Jadi, Dr. Keating tidak bisa menjamin produk pengganti seperti deodoran alami serta lotion atau bedak pereda ruam aman digunakan selama proses mamografi. Ia menyarankan agar sebaiknya hindari pemakaian itu untuk sementara waktu atau baru memakainya setelah selesai menjalani mammografi.

Tips agar mammografi berjalan dengan lancar

Dr. Keating membagikan beberapa tips agar mammografi berjalan lancar tanpa harus mengulang. Berikut beberapa tips yang berkaitan dengan deodoran yang bisa menjadi catatan Bunda.

  • Bersihkan area payudara dan ketiak sebelum mammografi, lakukan dengan ekstra dan menyeluruh agar tidak ada partikel yang tertinggal di kulit
  • Hindari penggunaan produk apapun di area payudara dan ketiak
  • Jika Bunda sudah memakai deodoran sebelum mammografi maka jangan batalkan jadwal pemeriksaan
  • Sampaikan kepada petugas saat check-in bahwa Bunda membutuhkan kain atau tisu pembersih khusus untuk menghilangkan produk di kulit

Demikian informasi mengapa perempuan tidak boleh gunakan deodoran selama mammografi. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda