Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

menyusui

Nita Vior Ungkap Alami Baby Blues, Jujur Sempat Takut Menyusui Putri Kecilnya

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Selasa, 10 Feb 2026 09:10 WIB

Nita Vior
Nita Vior Jujur Alami Baby Blues, Sempat Takut Menyusui Putri Kecilnya/Foto: Instagram @nitavior
Jakarta -

Nita Vior baru-baru ini membagikan pengalaman emosionalnya setelah melahirkan putri pertamanya Vinica Riviora Kosasih pada 28 November 202 di RS Pantai Indah Kapuk. Istri pebasket Vincent Kosasih ini secara jujur mengungkap bahwa dirinya sempat mengalami baby blues di awal masa menyusui.

Tak hanya itu, Nita Vior juga mengaku sempat merasa takut saat harus menyusui dan bahkan ragu memegang bayinya sendiri karena khawatir tangisan Si Kecil.

Dalam ceritanya, Nita Vior mengaku bahwa di awal ia tidak banyak mencari informasi tentang menyusui. Hal tersebut membuat perempuan bernama lengkap Viorenita Sutanto ini kaget saat benar-benar menjalani proses menyusui secara langsung ternyata tidak semudah bayangannya.

"Awal-awal iya sih jujur (alami baby blues) aku ga searching tentang menyusui," kata Nita Vior dikutip dari laman Instagram @fyp_trans7.

Ungkap penyebab baby blues

Kurangnya persiapan ini membuat Nita Vior tidak siap secara mental maupun fisik ketika menghadapi rasa sakit saat menyusui. Menurutnya, sakitnya sungguh luar biasa sampai dia terkaget-kaget karena belum merasakan rasa sakit seperti itu.

"Aku tuh terkaget-kaget karena sakit banget itu chocochip-nya (puting payudara), sakit banget,” kata Nita Vior.

Kondisi ini diperparah dengan frekuensi menyusui yang sangat sering. Menurut Vior, bayinya bisa meminta ASI setiap dua jam, bahkan belum satu jam sudah kembali ingin menyusu.  Situasi ini membuat Nita Vior sempat merasa takut menggendong bayinya sendiri. Bukan karena tidak sayang, melainkan karena takut bayinya menangis dan meminta ASI lagi.

"Setiap dua jam minta lagi (nyusu), belum sejam udah minta. Kadang aku mau pegang bayi takut karena takut dia nangis karena kalau udah nangis mintanya susu. Jadi aku ga berani pegang 'aduh kalau pegang dia nangis' jadi ketakutan sama bayi sendiri," tutur Nita Vior.

Menariknya, Nita Vior menyebut bahwa dirinya tidak sampai menangis berlebihan. Emosi yang lebih dominan justru rasa bingung dan kebingungan menghadapi situasi baru tersebut. Namun seiring waktu, Nita Vior mulai menyadari bahwa tidak ada “jalan tengah” dalam hal ini. Kebutuhan bayi memang harus dipenuhi sepenuhnya, meski melelahkan.

"(Aku) menangis enggak sih lebih ke bingung aja kaya harus apa yah mencari jalan tengahnya gimana tapi emang ga ada jalan tengah, emang itu kebutuhan bayi kaya gitu," tutur Nita Vior. 

Sempat alami kondisi ileus paralitik

Perempuan yang dikenal sebagai gamers dan kreator konten itu melahirkan melalui operasi caesar di Rumah Sakit Panta Indah Kapuk. Sebelum memutuskan untuk caesar, Vior berjuang agar bisa melahirkan melalui proses pervaginam atau normal.

Setelah melahirkan, perempuan kelahiran Jakarta 26 Juli 1999 ini sempat mengalami ileus paralitik. Ini adalah kondisi di mana otot-otot usus tidak berkontraksi dengan benar atau mengalami kelumpuhan, sehingga makanan, gas, dan cairan tidak dapat bergerak normal melalui saluran pencernaan.

“Aku mau ucapin terima kasih buat yang sudah ngucapin, sudah mau jenguk dan jenguk, tapi ketahan. Terima kasih guys, aku tuh habis operasi kena ileus paralitik,” ujar Vior, dikutip dari laman detikcom. 

Nita Vior menjelaskan ususnya tidak bisa menerima obat bius yang diberikan sebelum operasi. Hal ini membuat ibu satu anak ini tidak nyaman saat menyusui.

“Jadi, kayak usus aku tuh kayak enggak bisa nerima obat bius gitu guys. Jadi, aku harus diinfus lagi, harus di-scan lagi, terus enggak bisa gerak, kembung, dan enggak nyaman juga menyusui, stres,” ungkapnya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda