menyusui
4 Cara Menghilangkan Benjolan di Payudara Kiri atau Kanan
HaiBunda
Senin, 09 Feb 2026 08:30 WIB
Daftar Isi
Tak sedikit Bunda yang merasa cemas ketika menemukan benjolan di sekitar payudara. Padahal, benjolan di payudara tidak selalu berbahaya dan masih bisa dihilangkan, Bunda. Lantas, seperti apa cara menghilangkan benjolan di payudara kiri atau kanan kita?
Mengutip dari BCRF, benjolan merupakan hal yang normal pada jaringan payudara. Meski awalnya membuat khawatir, sebagian besar pakar menyatakan bahwa benjolan di payudara merupakan kasus yang jinak, salah satunya kista.
Namun, apabila Bunda melihat perubahan yang tidak biasa pada payudara secara terus-menerus, penting untuk segera melakukan konsultasi kepada ahlinya.
Benjolan bisa muncul kapan saja dan tidak dapat diprediksi. Bahkan, saat Bunda sedang menyusui sekalipun. Meski begitu, kebanyakan kasus benjolan pada ibu menyusui tidak dikaitkan dengan gejala kanker payudara dan dapat hilang dengan sendirinya.
Bagi Bunda yang sedang mencari tahu bagaimana cara menghilangkan benjolan di payudara kiri atau kanan, simak informasi berikut sampai tuntas, ya!
Cara menghilangkan benjolan di payudara kiri atau kanan
Setelah Bunda melakukan pemeriksaan terhadap benjolan di payudara kiri atau kanan kepada dokter, hasil yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan untuk menyesuaikan cara menghilangkan benjolan tersebut.
Mengutip dari laman Mayo Clinic, berikut adalah beberapa cara untuk menghilangkan benjolan di payudara kiri atau kanan.
1. Aspirasi jarum halus
Tindakan medis ini merupakan cara untuk menghisap atau mengeluarkan cairan dalam benjolan dengan menggunakan jarum. Nantinya, dokter akan akan memasukan jarum tipis ke dalam benjolan dan mencoba menyedotnya.
Aspirasi jarum harus sering kali dilakukan sambil menggunakan ultrasound agar penempatannya lebih akurat. Nah, jika nanti cairan sudah keluar dan benjolannya hilang, maka kemungkinan besar dokter akan mendiagnosis itu sebagai kista payudara.
Jika cairannya tidak mengandung darah, maka dokter tidak perlu melakukan pengujian tambahan. Sebaliknya, jika cairan mengandung darah dan tidak hilang, dokter akan mengirim sampel cairan ke ahli bedah payudara untuk diperiksa lebih lanjut.
2. Menggunakan terapi hormon
Jika benjolan disebabkan pengaruh hormon dan berkaitan dengan siklus menstruasi, Bunda bisa menggunakan pil kontrasepsi atau KB untuk mengatur siklus dan mengurangi kekambuhan kista payudara. Namun, untuk pil KB seperti tamoxifen, biasanya hanya disarankan untuk perempuan yang memiliki gejala lebih parah.
3. Melakukan pijat payudara
Apabila benjolan timbul karena sumbatan saluran susu pada payudara saat menyusui, Bunda bisa pijat payudara dengan lembut untuk melepaskan penyumbatan. Bunda disarankan untuk tetap memberikan ASI dengan sambil memijat payudara yang tersumbat.
4. Operasi
Operasi merupakan satu-satunya pilihan cara untuk menghilangkan benjolan di payudara yang paling maksimal. Biasanya operasi dilakukan untuk kondisi kista yang sudah parah, tidak nyaman, sering kambuh, dan mengandung cairan yang mengandung darah.
ilustrasi payudara/ Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov |
Kapan benjolan di payudara kiri atau kanan dinyatakan berbahaya?
Rasa cemas dan khawatir saat menemukan benjolan di sekitar payudara tentu sangat wajar, Bunda. Meskipun sebagian besar benjolan bukan mengindikasikan kanker payudara, perkembangan dan perubahan gejala yang terjadi tetap harus diwaspadai.
Benjolan payudara cenderung berbahaya apabila sudah terasa keras, tidak menyakitkan, dan berbentuk tidak teratur. Selain itu, benjolan mampu digerakkan, sebagaimana karakteristik benjolan kanker payudara.
Menilik dari laman Breast Cancer Research Foundation, perubahan lain dari benjolan di payudara kiri atau kanan yang menjadi sinyal bahaya, meliputi:
- Permukaan payudara berlesung atau cekung.
- Kulit payudara terlihat kemerahan, mengerut, atau bertekstur seperti kulit jeruk.
- Terdapat area di payudara yang menggembung atau tidak rata.
- Payudara berubah bentuk dan ukuran.
- Rasa sakit di area tertentu.
- Puting berbalik ke belakang.
- Keluarnya cairan dari puting susu selain ASI
- Terjadi pembengkakan
“Benjolan di payudara, baik disertai gejala lain maupun tidak, memang tidak selalu menandakan kanker. Namun, sebaiknya kondisi ini tetap diperiksakan ke dokter,” tutur Kepala Petugas Ilmiah di Breast Cancer Research Foundation, Dr. Dorraya El-Ashry.
Nah, demikian informasi mengenai bagaimana cara menghilangkan benjolan di payudara kiri atau kanan menurut penjelasan medisnya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
5 Penyebab Munculnya Benjolan Pada Payudara Ibu Menyusui
Menyusui
10 Penyebab Payudara Sakit saat Menyusui tapi Tidak Ada Benjolan, Benarkah Kanker?
Menyusui
8 Penyebab Benjolan Payudara yang Bukan Merupakan Gejala Kanker
Menyusui
5 Cara Atasi Benjolan Payudara saat Menyusui, Bisa Berisiko Tanda Gejala Kanker
Menyusui
7 Cara Atasi Benjolan Payudara karena Saluran ASI Tersumbat
7 Foto
Menyusui
7 Potret Terbaru Aurel Hermansyah, Sukses Turunkan BB hingga 15 Kg saat Menyusui Anak Kedua
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
ilustrasi payudara/ Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov
10 Faktor Risiko Penyebab Kanker Payudara, Termasuk Usia saat Pertama Kali Melahirkan
Perempuan yang Lewatkan Skrining Payudara Pertama, Risiko Meninggal akibat Kanker Naik 40 Persen
Lingerie Bisa Picu Kanker Payudara pada Perempuan Muda, Benarkah? Ini Kata Pakar