kesehatan

Kisah Inspiratif Bocah yang Berhasil Sembuh dari Tumor Otak

Amelia Sewaka 12 Sep 2018
Kisah Inspiratif Bocah yang Berhasil Sembuh dari Tumor Otak/ Foto: For The Love of Grace Kisah Inspiratif Bocah yang Berhasil Sembuh dari Tumor Otak/ Foto: For The Love of Grace
Philadelphia, AS - Bocah bernama Gianna Masciantonio ini mengidap tumor otak. Di tahun 2015 saat berumur 1 tahun dia diberkati oleh Paus Francis lewat ciuman di kepala. Si kecil Gianna berhasil bertahan sampai kini usianya 3 tahun.

Paus Francis sebenarnya nggak tahu bayi yang ia cium di bagian kepala adalah Gianna kecil yang mengidap tumor otak dan divonis hanya punya waktu beberapa bulan untuk hidup. Kala itu, ketika Paus Francis ada di mobil, pengawal mendekat sambil menggendong Giana. Paus lantas mencium kepala Giana.

Kini di usia 3 tahun tumor Giana dinyatakan telah hilang terlebih sebelumnya bocah ini sudah menjalani kemoterapi. Gianna didiagnosis Histiocytosis, Bun, yakni gangguan darah yang terjadi ketika ada kelebihan produksi sel darah putih yang disebut histiocytes. Gangguan itu membentuk tumor di kepala gadis cilik itu.

Giana menjalani operasi saat umur 4 bulan. Tim medis bahkan sempat nggak yakin Giana bisa bertahan sampai umur 1 tahun. Orang tua Giana yakin putrinya bisa bertahan sampai sekarang keyakinan iman dan usaha dari tim medis Children's Hospital of Philadelphia (CHOP).

"Dia baik-baik saja. Dia akan menghadiri prasekolah musim gugur ini. Dia sangat bersemangat," kata sang ibu Christian Masciantonio dilaporkan CBS News.


Kisah Inspiratif Bocah yang Berhasil Sembuh dari Tumor OtakKisah Inspiratif Bocah yang Berhasil Sembuh dari Tumor Otak/ Foto: For The Love of Grace


Joey Masciantonio, ayah Giana juga takjub dengan perkembangan putrinya. Memang, sejak diberkati Paus Francis, Giana diberitakan oleh surat kabar setempat dan situs web di seluruh dunia. Sebagai rasa syukur atas kesehatan Giana, keluarga menyumbangkan sekitar Rp 742 juta ke CHOP.

dr Amish Shah, seorang ahli neuroonkologi pediatrik mengatakan Gianna adalah anak tangguh yang berhasil memenangkan 'pertempuran'-nya dengan kanker.

"Giana membuat kami takjub dengan harapan hidupnya. Dia benar-benar tangguh dan tak menganggap sakitnya menakutkan, malah ia lebih tenang," papar dr Amish dilansir Mirror.

Bicara soal tumor otak, melansir dari Medindia, tumor otak yang paling umum terjadi yakni akibat adanya kanker dari bagian tubuh lain yang mengalami penyebaran atau metastasis. Nah, tumor otak primer berasal dari otak itu sendiri dan terdapat lebih dari 126 tumor yang terdaftar oleh badan kesehatan dunia (WHO).

Tumor otak primer biasanya terbatas hanya terjadi di otak dan tidak menyebar ke organ lain. Kemudian, dalam kebanyakan kasus, penyebab tumor otak belum dapat diketahui dan penyakit ini tidak membedakan jenis kelamin, kelas ataupun etnis, Bun. Gejala umum tumor otak termasuk sakit kepala, kejang, perubahan kepribadian, kelemahan mata, mual, muntah, gangguan berbicara dan kehilangan memori.

Nah, tumor otak dapat diobati dengan pembedahan, terapi radiasi, stereotactic radioterapi, kemoterapi atau pengobatan kombinasi. Hal yang paling penting ketika merawat pasien-pasien ini selain berusaha untuk menyembuhkannya adalah memastikan bahwa kualitas hidup pasien tidak terganggu.

(aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi