Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Langka! Bukan di Rahim, Janin 12 Minggu Ini Ditemukan Tumbuh Dekat Ginjal

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 01 Nov 2026 09:45 WIB

Ilustrasi Janin
Langka! Bukan di Rahim, Janin 12 Minggu Ini Ditemukan Tumbuh Dekat Ginjal/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Natali_Mis
Jakarta -

Beberapa tahun belakangan, kasus kehamilan langka mulai sering dilaporkan oleh media. Tak sedikit di antaranya berasal dari temuan yang tak terduga, Bunda.

Baru-baru ini, kasus kehamilan langka ditemukan di India. Kasus ini menceritakan kisah Bunda hamil dengan janin 12 minggu berkembang di luar rahim atau jauh di dalam rongga perut dekat ginjal.

Dilansir laman Times of India, perempuan asal Bengaluru ini awalnya datang untuk menjalani pemeriksaan kehamilan rutin. Saat dilakukan ultrasonografi (USG), dokter menemukan struktur kistik berukuran 10 hingga 12 sentimeter (cm), yang sempat diduga sebagai kista dermoid karena tampak berisi bagian-bagian tubuh janin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Namun, pemeriksaan MRI menunjukkan diagnosis yang jauh lebih tidak lazim. Hasil pemindaian memperlihatkan adanya uterine dehiscence (robekan pada dinding rahim), yang menyebabkan kehamilan berkembang di ruang retroperitoneal atau area di dekat ginjal dan pembuluh darah utama, termasuk aorta serta vena cava inferior.

Saat itu, dokter yang memeriksa menemukan janin berusia 12 minggu dengan ukuran sekitar 7-8 cm di dalam kista tersebut. Pendiri sekaligus ketua departemen Obstetri dan Ginekologi di Elantis Healthcare, Dr. Mannan Gupta, mengatakan bahwa kehamilan tersebut tidak terjadi di dalam rahim, di saluran tuba maupun ovarium, yang umumnya terjadi pada kondisi kehamilan ektopik.

"Temuan USG awalnya menunjukkan kista dermoid. Namun, MRI mengungkapkan kondisi yang sangat langka. Kehamilan tersebut terletak di ruang retroperitoneal dekat ginjal dan pembuluh darah utama," ungkap Gupta.

"Ini adalah salah satu bentuk kehamilan yang paling langka dan kasus pertama yang pernah saya temui sepanjang karier saya," sambungnya.

Tindakan operasi minimal invasif dilakukan dokter

Setelah mengetahui kondisi kehamilan ini, dokter mengambil tindakan operasi minimal invasif secara laparoskopi untuk menghindari sayatan perut yang besar. Nah, mengingat letak kehamilan yang dekat dengan organ vital dan pembuluh darah utama, operasi pun dilakukan dengan cermat dan teliti.

Operasi pun berjalan lancar. Dokter mengatakan pasien bahkan memiliki hasil pasca operasi yang sangat baik, Bunda.

Menurut dokter yang merawat, kehamilan retroperitoneal diperkirakan terjadi pada sekitar satu dari 30.000 kehamilan. Diagnosis dini dan intervensi tepat waktu menjadi sangat penting. Pasalnya, pengobatan yang terlambat dapat mengakibatkan komplikasi yang mengancam nyawa karena letak kehamilan dengan organ vital ibu.

Apa itu kehamilan retroperitoneal?

Menurut ulasan di jurnal BMC Pregnancy Childbirth tahun 2023, kehamilan retroperitoneal merujuk pada implantasi abnormal sel telur yang telah dibuahi di rongga retroperitoneal. Kondisi ini dapat dibagi menjadi posisi panggul dan perut.

Lokasinya berhubungan dengan banyak struktur organ yang berbeda seperti ginjal, pankreas, daerah para-aorta abdominal, arteri iliaka, dan fossa obturator. Kondisi kehamilan langka ini sangat jarang terjadi, yaitu kurang dari 1 persen dari kehamilan ektopik.

Penjelasan yang sama juga disampaikan para ilmuwan dalam jurnal Obstetrics & Gynecology pada tahun 2018. Menurut ulasan ini, kehamilan ektopik retroperitoneal jarang terjadi dan cenderung berimplantasi di sepanjang pembuluh darah utama di perut dan panggul.

Manifestasi klinis dapat bervariasi dari tanpa gejala hingga syok hipovolemik dan kematian. Pada perempuan dengan kehamilan yang lokasinya tidak diketahui dan mengalami nyeri pinggang yang memburuk, kehamilan retroperitoneal harus dipertimbangkan.

Demikian berita tentang ibu hamil janin 12 minggu yang berkembang di dekat ginjal.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda