kehamilan
Jadi Sorotan, Ibu Usia 60 Th di China Punya Dua Anak dengan Jarak Kelahiran hanya 2 Th
HaiBunda
Jumat, 06 Nov 2026 16:25 WIB
Proses persalinan satu ke persalinan berikutnya memang sebaiknya diatur jaraknya demi kesehatan ibu dan anak terutama ketika kehamilan berlangsung di usia lanjut. Tak heran, kisah ini langsung viral. Jadi sorotan, ibu asal China melahirkan 2 anak dalam 2 tahun.
Kisah tersebut memang sangat menarik meskipun cukup mengkhawatirkan dari sisi medis ya, Bunda. Sebab, melahirkan dalam waktu yang berdekatan memang bisa berisiko pada kesehatan ibu dan juga anak.
Tidak mengherankan, cerita tersebut cukup menarik perhatian di media sosial. Mengutip dari laman The Star, seorang perempuan berusia 60 tahun di Tiongkok sukses melahirkan seorang bayi perempuan, hanya dua tahun setelah dikaruniai seorang putra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pengakuannya, ia memutuskan untuk memiliki anak di usia yang tidak lagi muda setelah mengalami kehilangan satu-satunya anaknya empat tahun lalu. Kemudian, sang ibu terlebih dahulu memiliki bayi laki-laki dan berselang kemudian melahirkan bayi perempuan.
Saat dilahirkan, bayi perempuannya tersebut lahir pada 17 September dengan berat 2,8 kg melalui operasi caesar di Zhumadian Central Hospital di Henan, Tiongkok Tengah. Sang ibu tersebut diketahui beridentitas dengan nama keluarga Zhang.
"Saya sangat senang! Saya kini memiliki seorang putra dan seorang putri. Hidup saya terasa begitu lengkap. Kedua anak ini akan saling menemani dan tidak akan merasa kesepian," katanya bahagia.
Kebahagiaan pun tak hanya dirasakan sang ibu. Putranya yang berusia dua tahun, yang akrab disapa Guoguo, tampak antusias bertemu dengan adik perempuannya tersebut. Ia bahkan menyanyikan lagu anak-anak populer untuk menyambut sang adik di rumah sakit.
Tidak peduli meski hamil di usia lanjut
Saat memutuskan hamil, usia Zhang memang tidaklah muda bahkan termasuk di usia lanjut, Bun. Namun, ia mengungkapkan pandangannya terkait pro kontra yang ada mengenai kehamilan di usia lanjut. Dikatakannya bahwa ia merasa tetap berjiwa muda dan tidak memedulikan ketidaksetujuan orang lain terkait keputusannya untuk memiliki anak di usia lanjut.
“Di mata saya, saya baru berusia 28 tahun. Saya yakin bisa berumur panjang,” ujarnya.
Zhang memang bukan sekadar yakin tanpa beralasan ya, Bun. Keyakinannya tersebut berdasar akan kondisi kesehatannya dan dilatari oleh riwayat umur panjang dalam keluarganya.
“Ayah saya meninggal pada usia 100 tahun, dan ibu saya saat ini berusia 94 tahun dengan penglihatan serta pendengaran yang masih baik. Beliau bahkan masih sanggup menaiki tangga sendiri. Saya yakin kesehatan saya sama baiknya dengan mereka. Saya optimistis bahwa saat saya meninggal nanti, anak-anak saya sudah dewasa dan berkeluarga,” tambah Zhang.
Meski sukses hamil dan melahirkan di usia lanjut, belum diketahui secara pasti kisah dari Zhang apakah kehamilannya melibatkan prosedur bayi tabung atau kehamilan alamiah.
Zhang Hualian, seorang dokter kandungan di rumah sakit tersebut, menuturkan bahwa, "Dia melahirkan seorang putra pada usia 58 tahun dan seorang putri pada usia 60 tahun. Kehamilan di usia seperti ini tergolong langka di Tiongkok.”
Karenanya, dalam kasus kehamilan Zhang, sang dokter mengomentari sikap positif Zhang selama kehamilan terakhirnya sambil mengatakan bahwa Zhang tampak lebih santai dibandingkan saat kehamilan sebelumnya.
Terkait hal tersebut, Zhang mengatakan bahwa ia memang tetap menjalani kehidupan sehari-hari dengan aktivitas normal. Ia pun tetap biasa menyiapkan makanan dan mengerjakan tugas-tugas rumah tangga selama masa kehamilannya.
Awalnya, sang suami sempat ragu dengan keputusannya untuk memiliki anak karena khawatir dengan usianya. Zhang kemudian meyakinkan suaminya dengan mengatakan, “Saya tidak masalah dengan ini.”
Sebelumnya, pasangan ini hanya memiliki satu anak, seperti banyak keluarga lain di Tiongkok. Anak tersebut (yang jenis kelaminnya tidak disebutkan), meninggal secara tragis pada 2022, meskipun penyebab kematiannya tidak diungkapkan dalam laporan tersebut.
Setelah kepergian anaknya tersebut, berbagai pemberitaan kerap menyoroti keluarga Zhang yang kehilangan satu-satunya anak mereka. Kesedihan pun tak bisa dibendung karena kehilangannya tersebut tak tergantikan dengan apa pun. Apalagi, anaknya tersebut merupakan anak satu-satunya sehingga rasa kehilangannya begitu mendalam di rasakan Zhang dan keluarga.
Beruntung, Zhang bisa melewati fase tersebut meski tidaklah mudah dilaluinya. Beberapa waktu berselang, Zhang lalu memutuskan untuk kembali memiliki anak di usia yang tidak lagi muda. Ia pun akhirnya berbahagia karena dikaruniai dua anak secara lengkap yakni laki-laki dan perempuan.
Wah, sebuah kisah yang sungguh mengharukan ya, Bun. Semoga bisa menginspirasi ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Kumpulan Kisah Unik Bunda Alami Kehamilan Kriptik, Tak Sadar Hamil Tiba-tiba Melahirkan
Kehamilan
Kisah Perempuan dengan Proses Melahirkan Terlama, Alami Kontraksi hingga 2,5 Bulan
Kehamilan
Kisah Beulah Hunter, Perempuan yang Hamil selama Satu Tahun & Jadi yang Terlama di Dunia
Kehamilan
Kisah Sedih Bunda Sadar Hamil 5 Minggu setelah Sang Suami Baru Saja Meninggal Dunia
Kehamilan
Mengira Perut Membesar karena Kista, Bunda di Jakarta Ini Kaget Ternyata Hamil 7 Bulan
5 Foto
Kehamilan
2 Kali Keguguran, Intip 5 Potret Kebahagiaan Ashilla Zee Eks Blink Melahirkan Anak Pertama
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
9 Kondisi Unik tapi Wajar yang Bisa Terjadi setelah Bunda Melahirkan
Skip Main HP di Malam Hari Efektif Pangkas Risiko Ibu Hamil Alami Diabetes Gestational
Hamil 9 Bulan, Lee Da Hae Jadi Sorotan karena Perutnya Dianggap Terlalu Kecil