Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Daftar Makanan Natal yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Selasa, 03 Nov 2026 06:00 WIB

10 Kue Natal Ikonik di Berbagai Negara, Ada Bola Keju hingga Puding
Daftar Makanan Natal yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil/Foto: Ilustrasi iStock
Daftar Isi
Jakarta -

Semarak perayaan Hari Raya Natal banyak diramaikan dengan aneka hidangan dan kue-kue cantik. Yuk, simak daftar makanan Natal yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi ibu hamil.

Kehamilan memang secara tak langsung membuat ibu hamil perlu menyeleksi makanan yang dikonsumsinya. Sebab, ada janin di dalam rahim yang sedang bertumbuh dan asupan yang tepat dapat membuat pertumbuhannya maksimal dan terjaga kesehatannya selalu.

Nah, saat acara besar seperti Hari Raya Natal, tentu saja ibu hamil kerap tergoda mengonsumsi aneka makanan yang tersaji di meja. Padahal, tidak semua makanan tersebut bisa dengan aman mereka konsumsi. Jadi, pastikan untuk memperhatikan dengan seksama apa yang aman untuk dimakan selama kehamilan demi kesehatan Bunda dan calon bayi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Apa saja makanan yang harus dihindari ibu hamil saat Natal?

Mengutip dari laman Made for Mums, Dr Rana Conway, seorang ahli gizi akademik dan spesialis kehamilan mengatakan bahwa mungkin terasa menakutkan menghadapi makanan yang belum pernah dipikirkan dalam konteks kehamilan. Tetapi sebenarnya ada banyak makanan nikmat yang bisa dikonsumsi saat hamil, bahkan beberapa makanan dapat meningkatkan kesehatan ibu hamil dan bayi.

Berikut ini panduan mengenai makanan Natal apa saja yang bisa dimakan saat hamil dan mana yang sebaiknya dihindari:

1. Kalkun

Jilka membeli kalkun, pilihlah kalkun yang organik untuk membantu menghindari kemungkinan mengonsumsi hormon buatan atau hormon pertumbuhan. Pastikan juga daging dimasak sampai matang karena daging mentah mengandung bakteri salmonella.

2. Kue

Camilan ini juga aman apalagi jika dibuat sendiri. Meski demikian, periksa juga apakah icing sugar-nya dibuat dari telur mentah atau tidak. Sebab, dikhawatirkan telur yang mentah tersebut bisa mengandung bakteri salmonella. Jika tidak yakin, sebaiknya mewaspadai hal tersebut ya, Bun.

3. Keju

Keju cheddar aman digunakan saat hamil dan menjadi sumber kalsium yang baik dan dibutuhkan untuk perkembangan tulang dan gigi bayi.

4. Es krim

Es krim selama hamil masih aman dikonsumsi saat hamil selama menggunakan susu yang dipasteurisasi. 

5. Puding

Sebaiknya menghindari puding kecuali kandungannya tanpa alkohol. Sebagian besar puding yang dibeli di toko memiliki kadar alkohol yang mengandung hingga 30 persen alkohol. Jadi, saran dari NHS ialah menghindari alkohol sebisa mungkin selama kehamilan. Diketahui bahwa alkohol dapat melewati aliran darah dan berpotensi menyebabkan bahaya terutama dalam jumlah besar.

6. Udang

Udang masih aman dikonsumsi saat hamil selama warnanya merah muda (artinya sudah dimasak sampai matang). 

7. Kerang

Kerang juga menjadi salah satu asupan yang aman dikonsumsi jika dimasak dengan benar. Seperti halnya juga makanan lainnya seperti lobster, kepiting, scallop, dan kerang.

8. Salmon asap

Perempuan hamil seperti disarankan Food Standards Agency diharapkan menghindari semua ikan yang diasap dingin atau diawetkan. Sebab, ada risiko tertular listeria. 

9. Cokelat

Cokelat merupakan hidangan yang aman dikonsumsi. Tetapi, sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsinya. Karena, kandungan gula terutama dalam susu dan cokelat putih yang tinggi dapat meningkatkan tidak hanya kadar gula darah bumil tetapi juga kadar gula darah bayi.

10. Kacang kenari

Kenarik merupakan sumber asupan yang sangat baik untuk asam lemak omega-3 dan asam lemak omega-6. Asupan ini juga sangat penting untuk membantu pertumbuhan otak dan sistem saraf bayi.

Oh iya, Bunda, mengutip dari laman Baby Center, Bunda juga perlu mewaspadai kebersihan dapur. Pastikan Bunda mencuci tangan setelah mengolah hidangan Natal terutama daging seperti kalkun agar bakteri tidak menyebar. Apalagi, ada risiko bahwa daging yang kurang matang bisa mengandung parasit yang menyebabkan toksoplasmosis. Ini merupakan infeksi yang biasanya tidak berbahaya bagi orang dewasa, tetapi dapat menyebabkan masalah serius bagi bayi yang belum lahir.

Selain itu, toksoplasmosis juga bisa bersembunyi di tanah. Sehingga, sayuran yang ditanam sendiri atau sayuran salad yang tidak dicuci dengan baik merupakan sumber infeksi yang mungkin terjadi. Pastikan mencuci semua sayuran mental, buah, dan salad sebelum mengonsumsinya.

Jika Bunda memiliki makanan praktis seperti kentang panggang siap saji, pastikan kentang tersebut dalam kondisi panas sepanjang waktu. Memasak di oven tentunya lebih aman daripada menggunakan microwave guna menghindari titik dingin di dalam hidangan di mana bakteri bisa bersembunyi.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda