Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Mitos atau Fakta: Operasi Caesar Bikin Bunda Susah Hamil Lagi?

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Selasa, 27 Oct 2026 11:35 WIB

Ilustrasi Tes Kehamilan
Mitos atau Fakta: Operasi Caesar Bikin Bunda Susah Hamil Lagi?/Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Daftar Isi
Jakarta -

Operasi caesar bikin susah hamil lagi kerap menjadi kekhawatiran Bunda yang berencana memiliki anak kedua atau ketiga. Bekas sayatan di rahim setelah persalinan caesar sering dikaitkan dengan masalah kesuburan hingga kesulitan mendapatkan kehamilan berikutnya. Namun, benarkah operasi caesar bikin susah hamil lagi, mitos atau fakta?

Operasi caesar bikin susah hamil lagi, mitos atau fakta?

Faktanya, operasi caesar tidak serta-merta menyebabkan perempuan sulit hamil kembali. Meski sejumlah penelitian menemukan adanya hubungan antara persalinan caesar dan penurunan angka kelahiran berikutnya, hal ini tidak selalu berarti operasi caesar menjadi penyebab langsung masalah kesuburan.

Mengutip laman Focusonreproduction persalinan melalui operasi caesar kemungkinan besar tidak akan menyebabkan masalah pada kesuburan di masa depan, apalagi anggapan jika operasi caesar bikin susah hamil. Hal ini disampaikan oleh para peneliti dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (RCOG) dan London School of Hygiene and Tropical Medicine dalam sebuah penelitian baru yang diterbitkan pada 30 April di jurnal Human Reproduction.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Penelitian terbaru ini mengamati lebih dari 1 juta ibu yang menjalani persalinan pertama dengan risiko rendah di rumah sakit National Health Service (NHS) Inggris, antara 1 April 2000 hingga 31 Maret 2012.

Hasil penelitian menemukan bahwa kondisi medis dan sosial yang melatarbelakangi keputusan untuk melakukan operasi caesar mungkin berkaitan dengan penurunan kesuburan yang tampak bukan prosedur operasi caesar itu sendiri.

Dr. Tahir Mahmood dari Office for Research and Clinical Audit di RCOG, sekaligus salah satu penulis penelitian tersebut, mengatakan dampak operasi caesar terhadap kesuburan pada kehamilan berikutnya merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, mengingat usia perempuan saat pertama kali menjadi ibu terus meningkat, begitu pula angka persalinan melalui operasi caesar.

"Ini merupakan studi kohort terbesar hingga saat ini yang meneliti hubungan antara metode persalinan dan kesuburan. Untuk meminimalkan risiko bias, kami berfokus pada kehamilan dengan risiko rendah," tuturnya.

"Dengan membedakan secara cermat berbagai komplikasi kehamilan, kami menemukan bahwa menjalani operasi caesar saat persalinan pertama hanya memberikan dampak yang sangat kecil terhadap kesuburan berikutnya. Kondisi yang melatarbelakangi tindakan operasi tersebut mungkin memiliki pengaruh yang lebih besar dan dapat menjelaskan penurunan kesuburan yang terlihat dalam penelitian sebelumnya," imbuh Tahir Mahmood.

Risiko terhadap kehamilan berikutnya

Sementara NHS menjelaskan bahwa perempuan yang menjalani operasi caesar umumnya tidak mengalami masalah pada kehamilan berikutnya.

Sebagian besar perempuan yang pernah menjalani operasi caesar dapat melahirkan bayi berikutnya melalui persalinan normal dengan aman. Metode ini dikenal sebagai vaginal birth after caesarean (VBAC), yaitu persalinan melalui vagina setelah sebelumnya menjalani operasi caesar.

Namun, dalam beberapa kondisi, operasi caesar kembali mungkin diperlukan. Meskipun jarang terjadi, operasi caesar dapat meningkatkan risiko masalah tertentu pada kehamilan berikutnya, termasuk:

  1. Bekas luka operasi pada rahim terbuka kembali, yang dikenal sebagai ruptur uteri.
  2. Plasenta menempel secara tidak normal pada dinding rahim, sehingga dapat menyebabkan kesulitan saat proses pengeluaran plasenta setelah bayi lahir.

Jika Bunda memiliki kekhawatiran mengenai risiko tersebut, konsultasikan dengan dokter atau bidan.

Berapa lama harus menunggu sebelum hamil lagi setelah operasi caesar?

Mengutip laman Nataliecrawfordmd, setelah menjalani operasi caesar, sebagian besar ahli menyarankan untuk memberikan waktu bagi tubuh dan rahim untuk pulih sebelum merencanakan kehamilan berikutnya.
Beberapa rekomendasi yang disebutkan meliputi:

  1. Setidaknya 12 bulan sebelum mulai mencoba untuk hamil kembali.
  2. Sebagian ahli menilai bahwa menunggu 18 bulan merupakan pilihan yang ideal.
  3. Jangka waktu minimum enam bulan terkadang dipertimbangkan dalam situasi tertentu, tetapi banyak spesialis kesuburan lebih menyarankan waktu tunggu yang lebih panjang agar proses pemulihan rahim berlangsung dengan baik.

Waktu yang tepat untuk merencanakan kehamilan berikutnya dapat berbeda pada setiap orang. Karena itu, Bunda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mempertimbangkan kondisi kesehatan, proses pemulihan setelah operasi, usia, serta riwayat kehamilan sebelumnya sebelum menentukan waktu yang aman untuk mencoba hamil kembali.

Begitulah penjelasan tentang  operasi caesar  bikin susah hamil mitos atau fakta ya jawabannya mitos ya, Bunda. Pasalnya sebagian besar perempuan yang pernah menjalani operasi caesar dapat melahirkan bayi berikutnya melalui persalinan normal dengan aman.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda