Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Hamil 3 Bulan: Ini yang Dirasakan di Perut, Bentuk Janin, dan Perkembangannya

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Senin, 19 Oct 2026 08:10 WIB

Bunda wajib tahu nih hamil 3 bulan apa saja yang dirasakan, bentuk janin dan perkembangannya. Simak yuk ulasan selengkapnya berikut.
Hamil 3 Bulan: Ini yang Dirasakan di Perut, Bentuk Janin, dan Perkembangannya/ Foto: iStockphoto/Getty Images/Jomkwan
Daftar Isi
Jakarta -

Hamil 3 bulan menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan kehamilan. Pada periode ini, janin mengalami perkembangan pesat, mulai dari pembentukan organ tubuh hingga perkembangan wajah dan anggota gerak.

Bunda juga mungkin mulai merasakan perubahan pada tubuh, seperti mual yang berangsur berkurang, payudara membesar, hingga perubahan nafsu makan.

Lantas, apa yang dirasakan di perut saat hamil 3 bulan? Hamil 3 bulan janin sebesar apa, dan bagaimana bentuknya?. Simak ulasannya yuk, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Hamil 3 bulan janin sebesar apa?

Mengutip laman NHS, pada usia kehamilan 3 bulan atau  sekitar minggu ke-9 hingga ke-12 memiliki panjang janin dari kepala hingga bokong sekitar 5,4 cm. Hamil 3 bulan janin sebesar apa kira-kira sebesar buah plum.

Mengutip laman BabyCenter, Layan Alrahmani, seorang dokter spesialis kebidanan & ginekologi  mengatakan pada akhir bulan ketiga bayi sudah terbentuk sempurna. 

"Semua organ vital dan bagian tubuh bayi sudah berada pada tempatnya.  Sedangkan panjang bayi  sekitar 7,6 -10 cm (3-4 inci) dan berat sekitar 28g (1 ons)," tuturnya. 

Bentuk janin 3 bulan

Mengutip Mayo Clinic, mulai memiliki bentuk yang semakin menyerupai bayi. Wajahnya mulai terlihat, kepala masih berukuran relatif besar dibandingkan tubuh, serta tangan dan kaki sudah terbentuk dengan jari-jari yang semakin jelas. 

Selain itu, organ dalam terus berkembang seperti otak, jantung, saluran pencernaan, dan organ lainnya melanjutkan perkembangan untuk mendukung kehidupan janin. Pada usia kehamilan ini, janin juga mulai melakukan gerakan kecil meskipun ibu biasanya belum bisa merasakannya.

Usia kehamilan 3 bulan umumnya mencakup minggu ke-9 hingga minggu ke-12. Periode ini merupakan bagian akhir trimester pertama, ketika perkembangan wajah, anggota tubuh, organ dalam, dan sistem tubuh janin berlangsung pesat.

Perkembangan janin 3 bulan

Mengutip laman Clevelandclinic, hamil 3 bulan sudah banyak mengalami perkembangan pada janin. Tahapannya mulai minggu ke 9 sampai minggu ke 12, janin sudah mengalami perkembangan fitur dari wajah, anggota tubuh seperti tangan, kaki, sampai organ, tulang dan otot.

1. Minggu ke-9

Bakal gigi dan indra pengecap mulai terbentuk. Otot-otot janin juga berkembang sehingga bentuk tubuhnya semakin menyerupai manusia. Namun, ukuran kepalanya masih mencapai sekitar 50 persen dari panjang tubuhnya. Dokter atau tenaga kesehatan mungkin sudah dapat mendengar detak jantung janin menggunakan USG Doppler.

2. Minggu ke-10

Lengan, tangan, jari-jari tangan, kaki, dan jari-jari kaki telah terbentuk sepenuhnya. Jari-jari yang sebelumnya masih memiliki selaput mulai terpisah. Kuku tangan dan kaki mulai berkembang, begitu pula telinga bagian luar. Organ genital eksternal juga mulai terbentuk, tetapi masih terlalu dini untuk melihatnya melalui USG.

3. Minggu ke-11

Janin mulai melakukan gerakan, seperti membuka dan mengepalkan tangan serta membuka dan menutup mulut. Lutut, siku, dan pergelangan kakinya mulai dapat digerakkan, meskipun gerakannya belum bisa dirasakan oleh ibu. Tulang-tulangnya mulai mengeras, sementara kulitnya masih transparan. Fitur wajahnya pun semakin terlihat jelas.

4. Minggu ke-12

Seluruh organ, anggota tubuh, tulang, dan otot telah terbentuk, tetapi masih akan terus berkembang hingga berfungsi sepenuhnya. Sistem peredaran darah, pencernaan, dan kemih mulai bekerja. Hati janin juga mulai menghasilkan empedu. Pada tahap ini, janin sudah menelan dan mengeluarkan urine yang berasal dari cairan ketuban.

Karena sebagian besar perkembangan awal yang penting telah berlangsung, risiko keguguran umumnya menurun secara signifikan setelah usia kehamilan 12 minggu, yaitu menjelang akhir trimester pertama. Banyak ibu hamil juga mulai merasakan berkurangnya mual dan muntah pada periode ini.

Hal yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil selama janin 3 bulan

Berikut hal-hal yang Bunda wajib perhatikan saat hamil 3 bulan mengutip laman What to Expect, Tommys dan Healthline.

1. Kesehatan mental

Bunda wajib tahu nih, tidak hanya janin dan fisik yang diperhatikan tapi kesehatan mental juga sama pentingnya lho. Mengutip laman Tommys,  kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Merasa cemas dan stres selama kehamilan merupakan hal yang wajar. Namun, Bunda mungkin membutuhkan bantuan jika kesulitan mengatasi perasaan tersebut.

Bunda dapat berbicara dengan dokter umum atau bidan mengenai perasaan yang dialami kapan saja. Mereka akan membantu Bunda menemukan cara untuk mengelola gejala yang dirasakan. Jika Bunda mengalami kesulitan yang cukup berat, mereka mungkin akan menawarkan rujukan kepada tenaga profesional kesehatan mental.

2. Keputihan

Keputihan berbau tidak sedap sebaiknya Bunda segera konsultasikan ke tenaga kesehatan. Bisa jadi tanda tersebut mengarah ke pada infeksi vagina.

3. Demam tinggi

Bunda juga wajib segera konsultasikan jika mengalami demam dengan suhu lebih dari 38,9 derajat Celsius, berapa pun lamanya. Pasalnya, demam pada awal kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko cacat tabung saraf pada janin.

4. Olahraga

Sebelum melakukan olahraga saat hamil 3 bulan sebaiknya Bunda diskusikan jenis olahraga yang aman dilakukan pada usia kehamilan ini dan bisa disesuaikan dengan perubahan tubuh Bunda selama enam bulan ke depan.

5. Asupan makanan

Pola makan yang seimbang dan sehat sangat penting selama kehamilan. Perbanyaklah makanan bergizi dan hindari makanan yang berbahaya bagi Bunda dan janin

Tak hanya itu, makanan yang dikonsumsi juga harus kaya akan vitamin, dan mineral. Tujuannya, agar nutrisi bumil dan janin terpenuhi.

6. Nyeri saat buang air kecil

Bila Bunda merasa nyeri saat buang air kecil langsung konsultasi ke dokter. Pasalnya salah satu gejala infeksi saluran kemih adalah nyeri saat buang air kecil.

Ciri-ciri hamil 3 bulan janin tidak berkembang

Berikut beberapa tanda yang dapat muncul ketika perkembangan janin terhenti saat hamil 3 bulan mengutip dari laman Acog, Clevelandclinic dan NHS.

1. Pendarahan dari vagina

Hal pertama ciri hamil 3 bulan tidak berkembang adalah pendarahan dari vagina. Perdarahan bisa berupa bercak berwarna merah muda, cokelat, atau merah segar. Pada sebagian kasus, perdarahan dapat menjadi lebih banyak dan disertai keluarnya gumpalan darah atau jaringan dari vagina.

Perdarahan dalam jumlah sedikit pada awal kehamilan cukup umum terjadi dan tidak selalu berarti Bunda akan mengalami keguguran. Namun, jika perdarahan yang terjadi cukup banyak atau disertai nyeri seperti kram menstruasi, segera hubungi dokter spesialis obstetri dan ginekologi (ob-gyn).

2. Kram atau nyeri perut bagian bawah

Ciri-ciri hamil 3 bulan janin tidak berkembang kedua saat Bunda merasa kram atau nyeri perut bagian bawah. Bunda mungkin mengalami kram pada perut bagian bawah atau panggul, mirip nyeri saat menstruasi. Intensitasnya dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, dan terkadang disertai perdarahan.

Tapi kram perut saja tidak cukup untuk memastikan bahwa janin berhenti berkembang karena keluhan serupa juga bisa terjadi pada kehamilan yang normal.

3. Tanda kehamilan menghilang

Gejala seperti mual, muntah, payudara terasa nyeri, dan mudah lelah bisa berkurang ketika usia kehamilan bertambah. Pada sebagian kasus keguguran, gejala kehamilan juga dapat menghilang.

Namun, gejala kehamilan yang berkurang bukan bukti pasti bahwa janin tidak berkembang. Sebagian ibu hamil memang mulai merasa lebih nyaman ketika memasuki akhir trimester pertama. 

4. Keluar gumpalan darah 

Pada proses keguguran, ibu hamil dapat mengeluarkan gumpalan darah atau jaringan berwarna merah muda, abu-abu, maupun putih dari vagina. Keluhan ini dapat disertai kram perut dan perdarahan.

Jika mengalami gejala tersebut pada usia kehamilan 3 bulan, segera periksakan diri ke dokter kandungan.

5. Tidak ada gejala yang mencurigakan

Kemudian ciri-ciri hamil 3 bulan janin tidak berkembang yang perlu diwaspadai adalah missed miscarriage atau keguguran tertahan. Pada kondisi ini, embrio berhenti berkembang, tetapi tubuh belum mengeluarkan jaringan kehamilan.

Ibu hamil bisa tidak mengalami perdarahan, kram perut, atau keluhan lain. Bunda tidak mengalami gejala apa pun dan baru mengetahui bahwa dirinya mengalami keguguran saat menjalani pemeriksaan USG kehamilan. 

Perubahan yang dirasakan ibu hamil saat 3 bulan

Ada beberapa perubahan yang dirasakan bunda saat hamil 3 bulan seperti mengutip dari laman NHS dan Firstcry parenting

1. Nafsu makan mulai berubah

Seiring berkurangnya rasa mual, nafsu makan mulai berubah. Karena itu, banyak perempuan hamil khawatir mengenai berapa banyak kenaikan berat badan yang ideal selama menjalani kehamilan yang sehat.

2. Berat badan mulai bertambah

Wajar jika berat badan mulai bertambah saat hamil 3 bulan karena mual dan muntah mulai berkurang di fase ini. Sebagian besar ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan sekitar 10–12,5 kg (22–26 pon), biasanya setelah memasuki minggu ke-20 kehamilan. Namun, ada juga ibu hamil yang tidak mengalami kenaikan berat badan sama sekali.

3. Payudara semakin membesar

Saat hamil 3 bulan ukuran payudara akan semakin membesar karena bersiap untuk menyusui. Tidak hanya itu, ukuran payudara juga bertambah. Areola atau lingkaran sekitar puting pun menjadi lebih gelap dan besar. Perubahan terjadi pula pada puting susu. 

Dikutip laman Firstcry parenting, terdapat hormon perangsang melanosit yang diproduksi oleh plasenta yang menyebabkan puting susu menjadi gelap.

4. Kulit mengalami perubahan

Adanya peningkatan pigmentasi kulit akibat efek hormonal, menyebabkan kulit wajah menjadi lebih gelap atau muncul bercak kecokelatan. Kondisi ini dikenal sebagai chloasma atau mask of pregnancy (topeng kehamilan).

Kemunculan bercak ini tidak dapat dihindari, tetapi risikonya dapat diminimalisasi dengan memberikan perlindungan yang baik dari sinar matahari. Umumnya, bercak ini akan hilang setelah melahirkan. Selain itu, hamil 3 bulan juga kulit menjadi lebih berminyak dan rentan berjerawat.

Cara menjaga kesehatan saat hamil 3 bulan

Berikut beberapa hal yang bisa Bunda lakukan untuk menjaga kesehatan hamil 3 bulan mengutip laman Healthline.

1. Konsumsi vitamin prenatal

Pastikan Bunda rutin mengonsumsi vitamin kehamilan sesuai anjuran dokter untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.

2. Mulai fokus mengonsumsi makanan bergizi

Saat mengalami morning sickness, Bunda mungkin lebih banyak memilih makanan tinggi karbohidrat karena sulit makan akibat mual. Namun, ketika mual mulai mereda, cobalah kembali mengutamakan makanan bergizi seimbang. Bunda tetap boleh menuruti keinginan mengonsumsi makanan tertentu (pregnancy cravings), tetapi usahakan agar pilihan makanan tetap beragam dan bernutrisi.

3. Cukupi kebutuhan tidur dan istirahat

Bunda membutuhkan istirahat yang cukup, terutama jika ini merupakan kehamilan pertama dan Bunda tidak memiliki anak lain yang perlu dirawat di rumah. Tidur yang cukup juga membantu menjaga kesehatan Bunda selama kehamilan.

4. Konsultasikan rutinitas olahraga dengan dokter

Diskusikan jenis olahraga yang aman dilakukan pada usia kehamilan ini dan bisa disesuaikan dengan perubahan tubuh Bunda selama enam bulan ke depan.

5. Rencanakan cara mengumumkan kehamilan

Jika belum mengumumkan kabar kehamilan, Bunda bisa mulai memikirkan kapan dan bagaimana cara menyampaikannya kepada orang-orang terdekat, termasuk atasan dan rekan kerja. Bunda juga bisa mempersiapkan jawaban jika ada yang bertanya apakah akan kembali bekerja setelah cuti melahirkan. Sesuaikan rencana tersebut dengan kondisi pekerjaan dan situasi Bunda.

6. Mulai pertimbangkan nama bayi

Jika belum menentukan nama si Kecil, Bunda bisa mulai mendiskusikannya dengan pasangan. Menemukan nama yang disukai bersama mungkin membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.

Begitulah penjelasan tentang hamil 3 bulan mulai apa yang dirasakan, bentuk janin sampai perkembangannya. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda