kehamilan
Hamil 28 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
HaiBunda
Sabtu, 10 Oct 2026 08:55 WIB
Daftar Isi
Pada usia kehamilan 28 minggu, Bunda sudah berada di trimester ketiga. Pada usia ini, perut yang semakin membesar mungkin membuat tubuh terasa lebih berat dan beberapa keluhan kehamilan lainnya bisa semakin terasa.
Lantas, hamil 28 minggu apa yang dirasakan? Setiap ibu hamil bisa memiliki pengalaman yang berbeda-beda. Tapi, ada beberapa perubahan yang umum terjadi.
Seperti lebih mudah lelah, nyeri punggung, kram kaki, sulit tidur hingga heartburn. Perkembangan janin yang semakin pesat juga membuat gerakannya semakin terasa jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamil 28 minggu, apa yang dirasakan?
Usia kehamilan 28 minggu bisa dibilang memasuki trimester ketiga. Ukuran rahim yang semakin besar dan berbagai perubahan tubuh selama kehamilan dapat membuat Bunda masih merasakan sejumlah keluhan.
Melansir National Health Service (NHS), beberapa keluhan yang dapat dialami ibu hamil pada usia kehamilan ini antara lain lebih mudah lelah, nyeri punggung, kram kaki, heartburn, hingga sulit tidur. Namun, pengalaman setiap ibu hamil bisa berbeda-beda.
|
Baca Juga : 9 Ciri Bayi Sehat dalam Kandungan Usia 8 Bulan
|
Berikut beberapa keluhan yang ibu hamil rasakan pada kehamilan 28 minggu:
1. Lebih mudah lelah
Tubuh bekerja lebih keras untuk menunjang pertumbuhan janin memasuki trimester ketiga. Ukuran perut yang semakin besar juga dapat membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih melelahkan. Karena itu, Bunda mungkin mulai membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat di sela-sela aktivitas.
2. Nyeri punggung
Perut yang semakin besar dapat memengaruhi postur dan memberi beban tambahan pada punggung. Kondisi ini dapat menyebabkan punggung terasa pegal atau nyeri, terutama setelah berdiri atau beraktivitas cukup lama.
3. Kram kaki
Kram pada kaki juga dapat muncul selama kehamilan, termasuk pada trimester ketiga. Keluhan ini sering terasa tiba-tiba, terutama pada malam hari. Jika kram muncul, Bunda dapat mencoba melakukan peregangan ringan pada otot yang terasa kaku.
4. Heartburn atau rasa panas di dada
Rahim yang semakin besar dapat memberi tekanan pada lambung. Perubahan hormon selama kehamilan juga dapat membuat asam lambung lebih mudah naik sehingga menimbulkan sensasi panas di dada atau tenggorokan.
5. Lebih sulit tidur
Perut yang membesar, gerakan janin, sering buang air kecil, atau rasa tidak nyaman pada punggung dapat membuat tidur malam menjadi lebih sulit.
Mencari posisi tidur yang nyaman dan menggunakan bantal sebagai penyangga dapat membantu Bunda beristirahat lebih nyaman.
6. Gerakan janin semakin terasa
Bunda, gerakan janin di usia 28 minggu biasanya semakin mudah dirasakan. Pola gerakan janin dapat berbeda pada setiap kehamilan. Karena itu, penting bagi Bunda untuk mengenali pola gerakan yang biasa dirasakan sehari-hari.
Jika gerakan janin terasa jauh berkurang atau berubah dari biasanya, jangan menunggu terlalu lama untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 28 minggu
Tubuh Bunda terus mengalami perubahan untuk menunjang pertumbuhan janin dan mempersiapkan persalinan, antara lain:
1. Perut semakin besar
Rahim terus membesar seiring pertumbuhan janin. Akibatnya, perut Bunda akan semakin terlihat dan aktivitas tertentu mungkin mulai terasa lebih sulit dilakukan. Perubahan postur tubuh juga dapat membuat punggung lebih mudah terasa pegal.
2. Payudara terus mengalami perubahan
Payudara dapat terasa semakin penuh atau sensitif. Sejumlah ibu hamil mungkin mulai mengeluarkan kolostrum, meskipun kondisi ini tidak dialami oleh semua ibu.
3. Berat badan terus bertambah
Pertambahan berat badan selama kehamilan merupakan bagian dari proses normal untuk mendukung pertumbuhan janin, plasenta, peningkatan volume darah, dan perubahan tubuh lainnya.
Namun, kenaikan berat badan setiap ibu hamil tidak harus sama. Pemantauan berat badan sebaiknya dilakukan bersama tenaga kesehatan sesuai kondisi masing-masing.
4. Bengkak ringan dapat muncul
Pergelangan kaki, kaki, atau jari tangan dapat terlihat sedikit lebih bengkak selama kehamilan, terutama setelah banyak berdiri atau menjelang sore.
Namun, pembengkakan yang muncul tiba-tiba atau disertai sakit kepala berat, gangguan penglihatan, perlu segera diperiksakan karena dapat menjadi tanda masalah kehamilan yang membutuhkan penanganan.
Tips saat hamil 28 minggu
Memasuki trimester ketiga, Bunda perlu menjaga kondisi tubuh tetap nyaman dan tetap memperhatikan perubahan yang dirasakan.
Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
- Beristirahat ketika tubuh mulai terasa lelah.
- Tetap melakukan aktivitas fisik yang aman sesuai kondisi kehamilan dan anjuran tenaga kesehatan.
- Mengonsumsi makanan bergizi dan mencukupi kebutuhan cairan.
- Mencari posisi tidur yang nyaman dengan bantuan bantal jika diperlukan.
- Tetap melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai jadwal.
- Mengenali pola gerakan janin dan segera mencari pertolongan jika gerakannya berkurang atau berubah dari biasanya.
Bunda juga tidak perlu memaksakan diri melakukan semua aktivitas seperti sebelum hamil. Tubuh sedang mengalami banyak perubahan dan kebutuhan setiap ibu hamil bisa berbeda.
Perkembangan janin saat hamil 28 minggu
Pada usia kehamilan 28 minggu, berbagai bagian tubuh dan sistem tubuh janin terus mengalami perkembangan, termasuk otak, sistem saraf, kemampuan bergerak, dan respons terhadap suara.
Menurut NHS, panjang janin pada usia 28 minggu sekitar 37,6 cm dari kepala hingga tumit.
Gerakan janin biasanya semakin terasa karena ukurannya sudah lebih besar dan koordinasi geraknya semakin berkembang. Bunda mungkin merasakan tendangan, gerakan berguling, atau dorongan kecil dari dalam perut.
Kemampuan janin dalam merespons suara juga terus berkembang. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Developmental Psychobiology, Kisilevsky dkk. meneliti respons 60 janin usia 23–36 minggu terhadap stimulasi vibroakustik.
Hasil penelitian menunjukkan respons tersebut mulai mengalami pematangan sekitar usia kehamilan 26 minggu dan terus berkembang hingga sekitar 32 minggu.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan janin dalam memberikan respons terhadap rangsangan suara berkembang selama periode ini. Pada usia 28 minggu, proses perkembangan tersebut masih terus berlangsung.
Meski demikian, perkembangan setiap janin tidak selalu sama persis. Karena itu, pemeriksaan kehamilan tetap penting untuk memantau pertumbuhan dan kondisi janin secara keseluruhan.
Jika ada keluhan yang terasa berbeda dari biasanya, jangan ragu untuk membicarakannya dengan dokter atau bidan. Kehamilan setiap ibu memang berbeda, sehingga kondisi tubuh Bunda sendiri tetap menjadi hal yang paling penting untuk diperhatikan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 30 Minggu
Kehamilan
Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 33 Minggu
Kehamilan
Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 35 Minggu
Kehamilan
Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 28 Minggu
Kehamilan
Bila Janin Cegukan, Kenali Penyebab, Tanda, & Cara Mengatasinya
5 Foto
Kehamilan
5 Potret Laura Theux Liburan ke Jepang saat Jalani Kehamilan 8 bulan
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Hamil 32 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Hamil 31 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Hamil 29 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?