Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Cuaca Panas Ekstrem, Pakar Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai Ibu Hamil

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Senin, 05 Oct 2026 15:35 WIB

Pregnant woman standing on a wooden walkway on a background of nature, warm weather.
Ilustrasi ibu hamil / Foto: Getty Images/Weerayut Chaiwanna
Jakarta -

Cuaca panas ekstrem akibat perubahan iklim ternyata bukan hanya bikin gerah, tapi juga bisa membahayakan ibu hamil dan bayi yang baru lahir. Paparan suhu panas dikaitkan dengan meningkatnya risiko kelahiran prematur, bayi lahir mati, berat badan lahir rendah, hingga berbagai komplikasi pada ibu.

Peringatan tersebut disampaikan Kepala Badan Perubahan Iklim PBB Simon Stiell dalam pertemuan pre-COP di Nadi, Fiji, Senin (5/10/2026). Ia merujuk hasil survei terhadap tenaga kesehatan di lima benua.

Survei tersebut melibatkan 1.000 bidan dan dokter di Inggris, Australia, India, Brasil, dan Zimbabwe. Hasilnya menunjukkan lebih dari dua pertiga tenaga kesehatan yang disurvei pernah melihat komplikasi yang mereka kaitkan dengan paparan panas ekstrem dalam lima tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Naiknya suhu berarti meningkatnya bahaya dalam kehamilan," kata Stiell.

"Cuaca panas ekstrem yang dipicu perubahan iklim selama kehamilan semakin dikaitkan dengan kelahiran prematur, bayi lahir mati, berat badan lahir rendah, dan komplikasi pada ibu," sambungnya.

Hampir seluruh bidan dan dokter dalam survei tersebut juga mengatakan pernah menangani ibu atau bayi yang mengalami dampak panas ekstrem.

Sekitar sepertiga responden bahkan melaporkan pernah melihat kasus berat badan lahir rendah atau pertumbuhan janin terhambat, kesulitan menyusu, dehidrasi, hingga penyakit yang berkaitan dengan panas ekstrem.

Stiell menilai kondisi tersebut menunjukkan dampak perubahan iklim terhadap kehamilan tidak lagi bisa dipandang sebagai ancaman di masa depan.

"Gambarnya jelas dan sangat mengkhawatirkan. Ketika panas ekstrem semakin parah, kehamilan dan persalinan kini menjadi titik rawan baru dalam krisis iklim global, yang berpotensi mematikan," ujarnya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda