Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Cerita Deby Sagita Jalani Kehamilan, Punya Support System dan Batasi Media Sosial

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 24 Sep 2026 11:07 WIB

Debi Sagita
Cerita Deby Sagita Jalani Kehamilan, Punya Support System dan Batasi Media Sosial/Foto: Instagram @debisagita
Jakarta -

Setiap Bunda tentu memiliki pengalaman berbeda saat menjalani masa kehamilan. Bagi Debi Sagita, momen ini justru dijalani dengan tidak terlalu banyak berekspektasi agar lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan.

Baru-baru ini, sang aktris membagikan cerita mengenai kehamilan anak pertamanya saat menjadi pembicara dalam acara Journey Comes with a Special Gift from PRENAGEN.

Dalam kesempatan itu, Debi mengungkapkan bahwa dirinya memang cenderung menghindari ekspektasi, terutama ketika menyambut kehadiran Si Kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


“Jujur aku tuh adalah tipe orang yang takut banget punya ekspektasi, apalagi soal kehamilan. Karena menurut aku, aku sama orang lain tuh mungkin pasti enggak akan sama pengalaman kehamilannya,” ujar Debi, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, pengalaman setiap perempuan tidak selalu sama sehingga ia memilih mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik secara fisik maupun mental, Bunda.

“Menurut aku, instead of aku berekspektasi soal kehamilan karena takutnya aku berekspektasi A, terus nanti kenyataannya B, itu kan kayak enggak enak ya sebenarnya,” tutur Debi.

“Jadi, aku lebih memilih untuk menyiapkan diri aku sebaik mungkin, secara fisik dan mental untuk menyambut kehamilan itu sendiri sih. Jadi, memang sudah tidak terlalu banyak berekspektasi apa-apa,” sambungnya.

Debi Sagita ungkap pentingnya punya support system

Tak memungkiri, Debi mengaku kerap khawatir tentang kehamilannya. Namun, ia langsung menghilangkan perasaan tersebut dengan mencari dukungan.

“Kalau aku lagi khawatir, jujur aku langsung ngobrol sama support system aku. Alhamdulillah aku tuh punya support system banyak banget ya. Ada suami, ada dokter obgyn aku juga, aku sebut dia sebagai support system,” ungkap Debi.

Menurutnya, kehadiran orang-orang terdekat sangat membantu melewati berbagai kekhawatiran selama mengandung. Ia pun mengaku pernah merasa sendirian dan memilih memendam apa yang dirasakan.

“Dulunya tuh aku worry sendiri, mendem sendiri. Bahkan, aku tuh sempat ada di fase kayak, ‘Oh kok hamil ngerasa loney banget ya’. Terus akhirnya aku beraniin diri aku untuk ngobrol sama support system aku,” ujar Debi.

Setelah mencoba untuk terbuka mengenai apa yang dirasakan, ia menyadari bahwa berbagi cerita dapat membuat beban emosionalnya terasa lebih ringan. Dukungan dari orang-orang di sekitarnya pun perlahan membuat suasana hatinya kembali membaik.

“Dan bener banget ternyata ngobrol sama support system itu benar-benar ngaruh, yang tadinya aku pikir aku sendiri, aku bener-bener ngerasa di-support, disayang, didukung. Yang tadinya hatinya tuh kayak sedih, lumayan jadi terisi dan lebih bahagia jadinya,” tutur Debi.

Batasi informasi dari media sosial

Alih-alih mencari semua informasi dari internet, Debi justru mengaku membatasi penggunaan media sosial untuk mengurangi overthinking.

“Aku sangat mengurangi banget baca semua berita yang ada di media sosial. Jadi, aku juga nge-filter tuh kalau misalnya lagi doubting myself, aku enggak mencari jawaban di internet atau media sosial,” ujar Debi.

Menurutnya, tidak semua informasi pada platform tersebut berisi fakta. Untuk mengurangi kekhawatirannya, ia lebih memilih bertanya langsung pada ahli, Bunda.

“Karena menurut aku kadang enggak semua informasi yang ada di media sosial, itu bikin kita tenang secara mental. Jadi, aku prefer ngobrol sama support system aku tadi,” tuturnya.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda