Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Hamil 5 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Melly Febrida   |   HaiBunda

Selasa, 25 Aug 2026 07:30 WIB

Ilustrasi Tes Kehamilan
Hamil 5 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?/Foto: Getty Images/iStockphoto/Nuttawan Jayawan
Daftar Isi
Jakarta -

Memasuki usia kehamilan 5 minggu, sebagian Bunda mungkin baru menyadari bahwa dirinya sedang hamil. Jika Bunda bertanya, hamil 5 minggu apa yang dirasakan? Beberapa gejala yang umum muncul pada usia ini antara lain mual, payudara lebih sensitif, mudah lelah, sering buang air kecil, dan perut terasa kembung.

Kehamilan 5 minggu masih termasuk tahap sangat awal. Ukuran embrio juga masih sangat kecil, tetapi beberapa proses penting sedang berlangsung di dalam tubuh Bunda. 

Hamil 5 minggu, apa yang dirasakan?

Setiap kehamilan dapat memberikan pengalaman yang berbeda. Ada Bunda yang sudah mengalami berbagai gejala kehamilan pada minggu kelima, tetapi ada juga yang belum merasakan perubahan berarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Menurut NHS, beberapa gejala yang mungkin muncul pada usia kehamilan 5 minggu antara lain terlambat menstruasi, payudara terasa nyeri atau sensitif, mual, mudah lelah, lebih sering buang air kecil, perubahan selera makan dan penciuman, serta kram ringan. 

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa mual, kelelahan, dan nyeri atau sensitivitas payudara termasuk keluhan yang cukup sering dialami pada trimester pertama.

Jadi, hamil 5 minggu apa yang dirasakan? Bunda mungkin mengalami:

  1. Menstruasi terlambat
  2. Mual, dengan atau tanpa muntah
  3. Payudara lebih sensitif atau terasa nyeri
  4. Mudah lelah dan lebih banyak mengantuk
  5. Lebih sering buang air kecil
  6. Perut terasa kembung
  7. Kram ringan seperti menjelang menstruasi
  8. Lebih sensitif terhadap bau
  9. Perubahan selera makan
  10. Perubahan suasana hati

Namun, kehamilan normal juga bisa terjadi tanpa gejala-gejala tersebut. Banyak atau sedikitnya gejala tidak dapat digunakan untuk menilai apakah perkembangan kehamilan berjalan baik.

Jika Bunda mengalami perdarahan atau nyeri perut yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan. Perdarahan dan nyeri panggul termasuk keluhan yang perlu dinilai pada awal kehamilan karena penyebabnya beragam. 

Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 5 minggu

Pada usia 5 minggu, perubahan tubuh terutama dipengaruhi perubahan hormonal dan proses perkembangan kehamilan. Salah satu hormon yang meningkat setelah kehamilan adalah human chorionic gonadotropin (hCG). 

Perubahan hormonal ini berkaitan dengan munculnya berbagai gejala awal kehamilan, antara lain:

1. Payudara lebih sensitif

Payudara dapat terasa lebih penuh, berat, atau sensitif ketika disentuh. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mencatat bahwa pada trimester pertama, payudara dapat menjadi lebih besar dan lebih sensitif, sementara puting juga dapat terlihat lebih menonjol. 

2. Mudah lelah

Ibu hamil umumnya lebih mudah lelah pada trimester awal. Penelitian pada perempuan trimester pertama menemukan bahwa tingkat kelelahan dapat lebih tinggi dibandingkan perempuan yang tidak hamil.

Bunda mungkin merasa lebih cepat lelah meskipun aktivitas sehari-hari sebenarnya tidak banyak berubah.

3. Mual dan perubahan selera makan

Mual dapat mulai muncul pada awal kehamilan. Meski sering disebut morning sickness, rasa mual sebenarnya tidak hanya terjadi pada pagi hari.

Penelitian menunjukkan bahwa mual dan kelelahan merupakan gejala yang umum pada awal kehamilan, dan tingkat kelelahan dapat berkaitan dengan tingkat keparahan mual.

4. Lebih sering buang air kecil

Bunda juga mungkin mulai lebih sering ingin buang air kecil (BAK). Perubahan hormonal dan perubahan fisiologis selama kehamilan dapat memengaruhi sistem tubuh, termasuk saluran kemih.

5. Perut terasa kembung

Perubahan hormon dapat membuat pencernaan terasa berbeda. Bunda mungkin merasa lebih mudah kembung atau begah meskipun ukuran rahim sebenarnya belum cukup besar untuk membuat perut terlihat seperti perut hamil.

Adakah perubahan bentuk perut pada ibu hamil 5 minggu?

Umumnya, perut Bunda belum terlihat membesar karena kehamilan pada usia 5 minggu. Pada tahap ini, ukuran embrio masih sangat kecil. NHS memperkirakan embrio pada minggu kelima berukuran sekitar 2 mm, kurang lebih sebesar biji wijen. 

Selain itu, rahim masih berada di dalam rongga panggul. ACOG menjelaskan bahwa rahim masih berada di dalam panggul hingga sekitar minggu ke-12 kehamilan. 

Jadi, kalau Bunda merasa perut terlihat sedikit lebih besar pada usia 5 minggu, hal tersebut belum tentu disebabkan ukuran bayi.

Perut bisa terlihat lebih penuh karena kembung, gas, perubahan pencernaan, atau faktor lain. Sebaliknya, jika perut belum terlihat berubah sama sekali, Bunda juga tidak perlu khawatir.

Pada usia kehamilan ini, memang masih terlalu dini untuk mengharapkan bentuk perut yang jelas berbeda.

Kapan bentuk perut berubah saat hamil?

Kapan perut mulai terlihat membesar bisa berbeda-beda pada setiap ibu hamil. Pada kehamilan pertama, perubahan bentuk perut biasanya baru mulai terlihat setelah memasuki trimester kedua.

Namun, Bunda yang pernah hamil sebelumnya mungkin dapat terlihat membesar lebih cepat karena otot dan jaringan perut sebelumnya sudah mengalami peregangan.

NHS juga mencatat bahwa pada kehamilan pertama, seseorang mungkin belum mulai terlihat hamil hingga setidaknya sekitar minggu ke-12.

Selain jumlah kehamilan sebelumnya, beberapa faktor lain dapat memengaruhi kapan perut mulai terlihat, seperti bentuk tubuh, posisi rahim, jumlah bayi, dan perkembangan masing-masing kehamilan.

Besar kecilnya perut bukan patokan untuk menentukan apakah janin berkembang dengan baik. Pemeriksaan kehamilan tetap diperlukan untuk memantau perkembangan kehamilan secara medis.

Tips saat hamil 5 minggu

Memasuki usia kehamilan 5 minggu, Bunda bisa mulai membangun kebiasaan yang mendukung kesehatan selama kehamilan.

1. Mulai atau lanjutkan vitamin prenatal

Jika belum mengonsumsi vitamin prenatal, konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Asam folat sangat penting pada awal kehamilan karena membantu mengurangi risiko cacat tabung saraf. ACOG merekomendasikan vitamin prenatal yang mengandung setidaknya 400 mikrogram asam folat setiap hari pada masa awal kehamilan.

Namun, kebutuhan setiap ibu juga bisa berbeda-beda, terutama pada kondisi tertentu. Karena itu, jangan menambah dosis sendiri tanpa berkonsultasi.

2. Perhatikan makanan dan minuman

Usahakan mengonsumsi makanan beragam dengan sumber protein, sayuran, buah, karbohidrat, dan lemak sehat. Jika Bunda mual, mungkin lebih mudah makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.

Hindari alkohol dan konsultasikan penggunaan obat, termasuk obat yang dijual bebas, kepada dokter.

3. Jangan menghentikan obat resep tanpa berkonsultasi

Jika Bunda rutin mengonsumsi obat tertentu sebelum mengetahui kehamilan, jangan langsung menghentikannya sendiri.

ACOG mengingatkan bahwa menghentikan obat tertentu tanpa pengawasan dapat lebih berisiko bagi ibu atau kehamilan dibandingkan melanjutkan pengobatan, tergantung kondisi yang sedang ditangani.

Buat daftar obat, vitamin, dan suplemen yang sedang dikonsumsi untuk dibicarakan dengan dokter.

4. Mulai pemeriksaan kehamilan

Begitu mengetahui diri hamil, Bunda dapat menghubungi dokter kandungan atau tenaga kesehatan untuk mengatur pemeriksaan kehamilan.

ACOG menganjurkan calon ibu segera menghubungi tenaga kesehatan setelah mengetahui atau menduga dirinya hamil untuk memulai perawatan prenatal.

WHO juga merekomendasikan pemeriksaan pertama dengan tenaga kesehatan pada trimester pertama.

5. Berikan waktu untuk beristirahat

Rasa lelah pada trimester pertama cukup umum. Jadi, Bunda tidak perlu memaksakan diri tetap beraktivitas seperti sebelum hamil jika tubuh membutuhkan lebih banyak istirahat.

Perkembangan janin saat bulan hamil 5 minggu

Pada usia kehamilan 5 minggu, calon bayi masih disebut embrio. Meski ukurannya masih sangat kecil, berbagai proses penting dalam perkembangan awal sedang berlangsung.

ACOG menjelaskan bahwa minggu kelima merupakan awal tahap embrionik. Pada periode ini, otak dan sumsum tulang belakang mulai terbentuk, sementara jaringan jantung dan bagian-bagian wajah juga mulai berkembang.

Penelitian mengenai perkembangan embrio manusia menunjukkan bahwa perkembangan jantung sudah berlangsung sangat dini. Kontraksi pertama jantung embrio diperkirakan mulai sekitar hari ke-22 setelah pembuahan.

Meski demikian, Bunda belum tentu dapat melihat aktivitas jantung tersebut melalui USG pada usia kehamilan 5 minggu.

Waktu ketika aktivitas jantung mulai terlihat dapat berbeda-beda, antara lain bergantung pada usia kehamilan sebenarnya dan metode pemeriksaan yang digunakan.

Pada tahap ini, plasenta dan jaringan pendukung kehamilan juga terus berkembang untuk membantu memenuhi kebutuhan embrio.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda