kehamilan
Kisah Pasangan Suami Istri yang Berhasil Mendapatkan Bayi Kembar 4 Melalui Program IVF
HaiBunda
Rabu, 19 Aug 2026 14:25 WIB
Daftar Isi
Bagi pasangan yang menjalani program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF), bisa mendapatkan satu anak saja tentu sudah menjadi penantian yang sangat berarti. Namun, pasangan asal Calgary, Kanada, ini justru mendapatkan kejutan yang benar-benar di luar dugaan.
Setelah menjalani program IVF, mereka bukan hanya berhasil mendapatkan momongan, tetapi harus bersiap menyambut empat bayi sekaligus.
Kisah pasangan ini menjadi perhatian setelah mereka membagikan perjalanan mendapatkan bayi kembar empat melalui program IVF. Bukan hanya soal bahagia menyambut empat anggota keluarga baru, kehamilan tersebut juga menjadi perjalanan yang penuh tantangan karena kehamilan dengan empat janin tergolong sangat berisiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut kisahnya dikutip dari Ctvnews.
Berawal dari program bayi tabung
Pasangan tersebut memilih menjalani program IVF setelah mengalami perjalanan panjang untuk mendapatkan keturunan.
Dalam program IVF, sel telur dan sperma dipertemukan di laboratorium hingga terbentuk embrio. Embrio yang berkembang kemudian ditransfer ke dalam rahim dengan harapan dapat berimplantasi dan berkembang menjadi kehamilan. Namun, IVF tidak selalu menghasilkan kehamilan tunggal.
Pada kondisi tertentu, lebih dari satu embrio dapat berkembang sehingga menyebabkan kehamilan kembar. Bahkan, dalam kasus yang sangat jarang, kehamilan dapat berkembang menjadi kembar tiga atau kembar empat.
Kisah pasangan Calgary ini menjadi salah satu contoh bagaimana perjalanan IVF dapat berakhir dengan kejutan besar: empat bayi sekaligus. David dan Lola Oluwole menyambut kelahiran Josiah, Joshua, Jemima, dan Joanna pada tanggal 7 Mei di Foothills Medical Centre.
Bayi-bayi yang akrab dijuluki ‘J4 Quads’ ini lahir pada usia kandungan 29 minggu empat hari, serta sempat menjalani perawatan intensif neonatal selama 60 hingga 83 hari sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Kisah keluarga ini penuh dengan sukacita, kegigihan, dan kejutan, namun juga menyoroti tantangan finansial yang dihadapi banyak warga Alberta saat mencari pengobatan kesuburan di provinsi yang tidak menyediakan pendanaan publik untuk prosedur IVF standar.
"Kami tidak merencanakan punya empat anak," ujar Lola OluwoleÂ
"Kami sebenarnya memasukkan dua embrio dan keduanya membelah secara ajaib; itulah sebabnya kami berada di titik ini," sambungnya.
Pasangan tersebut mengungkapkan bahwa perjalanan mereka untuk menjadi orang tua sangatlah panjang dan berat. Kebahagiaan pasangan ini tentu tidak bisa digambarkan dengan sederhana. Setelah melalui proses IVF, mereka akhirnya menyambut empat bayi dalam satu kehamilan.
"Saat masih jauh lebih muda, saya didiagnosis menderita endometriosis, sehingga sangat sulit untuk bisa hamil," kata Lola.
"Saya telah menjalani beberapa kali operasi dan upaya IVF, namun kini saya merasa sangat diberkati," sambungnya.
Mengapa IVF bisa menghasilkan bayi kembar?
Kelahiran bayi kembar empat atau quadruplets memang merupakan kejadian yang sangat jarang. Dibandingkan kehamilan tunggal maupun kembar dua, kehamilan dengan empat janin membutuhkan pengawasan medis yang jauh lebih ketat.
Bagi orang tua, persiapan menyambut empat bayi juga tentu bukan perkara mudah. Mulai dari kebutuhan perlengkapan, perawatan bayi, hingga kesiapan fisik, mental, dan finansial harus dipikirkan sejak awal. Namun, di balik semua tantangan tersebut, kehadiran empat bayi sekaligus menjadi kebahagiaan besar bagi pasangan ini.
Salah satu faktor penting adalah jumlah embrio yang ditransfer ke dalam rahim. Menurut American Society for Reproductive Medicine (ASRM), transfer lebih dari satu embrio merupakan faktor risiko utama terjadinya kehamilan multipel dalam teknologi reproduksi berbantu atau assisted reproductive technology (ART).Â
Selain itu, satu embrio juga dapat mengalami pembelahan sehingga menghasilkan kembar identik. Karena itu, jumlah bayi yang akhirnya berkembang tidak selalu sama persis dengan jumlah embrio yang ditransfer.
Meski demikian, bukan berarti semakin banyak embrio yang ditransfer maka semakin baik peluang mendapatkan bayi yang sehat.
Saat ini, tujuan utama teknologi reproduksi berbantu justru semakin diarahkan pada kehamilan tunggal yang sehat. ASRM merekomendasikan penggunaan single embryo transfer (SET) pada pasien dengan prognosis baik untuk membantu menurunkan risiko kehamilan multipel.Â
Kehamilan kembar empat punya risiko lebih tinggi
Pasangan Oluwole mengatakan bahwa mereka menjalani satu siklus IVF di Calgary pada awal tahun 2025 dengan biaya sekitar $20.000, namun tidak membuahkan kehamilan. David mengatakan total biayanya bahkan lebih tinggi jika ditambah dengan biaya obat-obatan dan pengeluaran lainnya.
"Biaya akhirnya mencapai sekitar $25.000 karena semua obat-obatan yang harus kami bayar sendiri," ujar David.
Karena masih ingin memiliki kesempatan untuk menjadi orang tua, pasangan ini pergi ke negara asal mereka, Nigeria, di mana prosedur tersebut jauh lebih murah, yakni sekitar $5.000 dolar Kanada. Hasilnya sungguh tak terduga.
Pemeriksaan USG awal menunjukkan adanya dua bayi, namun pemindaian berikutnya mengungkap jumlah yang lebih banyak.Â
"Saat melihat hasil pemindaian pertama, ada tiga bayi dan saya berkata, 'Ya ampun, bagaimana mungkin saya mampu membeli tiga kursi mobil bayi di tengah kondisi ekonomi seperti ini? Bagaimana saya akan mengurusnya?'" kenang Lola sambil.
Pasangan Oluwole mengatakan bahwa kegembiraan menjadi orang tua segera diikuti oleh kenyataan beratnya merawat empat bayi prematur.
Disisi lain, secara medis, kehamilan kembar empat tidak bisa disamakan dengan kehamilan tunggal. Semakin banyak janin yang berkembang di dalam rahim, semakin tinggi pula risiko komplikasi bagi ibu dan bayi.
ASRM mencatat bahwa pada kehamilan quadruplets, risiko persalinan prematur sangat tinggi. Dalam data yang dirangkum ASRM, lebih dari 95 persen kehamilan kembar empat mengalami persalinan sebelum usia 37 minggu. Risiko preeklamsia juga tercatat lebih dari 60 persen. Bayi yang lahir dari kehamilan multipel juga lebih berisiko mengalami berat badan lahir rendah dan membutuhkan perawatan neonatal.
Menurut Pedoman European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE) juga menyebutkan bahwa kehamilan multipel berkaitan dengan peningkatan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, preeklamsia, perdarahan, persalinan caesar, hingga perawatan di neonatal intensive care unit (NICU). Karena itulah, kehamilan kembar empat biasanya membutuhkan pemantauan yang sangat intensif oleh dokter spesialis.
IVF saat ini lebih mengutamakan kehamilan tunggal
Kisah pasangan ini mungkin membuat Bunda berpikir bahwa mendapatkan bayi kembar melalui IVF adalah hal yang diinginkan. Padahal, dalam dunia medis, kehamilan kembar bukanlah tujuan utama IVF.
Dr. Prati Sharma, presiden Canadian Fertility and Andrology Society, mengatakan bahwa kehamilan kembar empat setelah prosedur IVF kini jarang terjadi karena klinik umumnya mentransfer lebih sedikit embrio dibandingkan masa lalu.
"Kebijakan umum kami adalah transfer embrio tunggal elektif mentransfer satu embrio dalam satu waktu dan langkah ini telah secara drastis mengurangi tingkat kejadian yang kami sebut sebagai tingkat kehamilan ganda," ujar Sharma.
Meski demikian, embrio terkadang bisa membelah secara alami.
"Walaupun Anda hanya memasukkan satu embrio, ada kemungkinan embrio tunggal tersebut membelah," tutur Sharma.
Sharma mengatakan bahwa kehamilan dengan jumlah janin lebih dari dua (kehamilan multipel tingkat tinggi) juga dapat membawa risiko bagi ibu maupun bayi, termasuk risiko kelahiran prematur.
"Risiko pada kehamilan multipel adalah kelahiran prematur," ujarnya.
ASRM menjelaskan bahwa tujuan ideal teknologi reproduksi berbantu adalah mendapatkan satu kehamilan dengan bayi yang sehat. Transfer satu embrio menjadi salah satu strategi utama untuk menekan angka kehamilan multipel.Â
ESHRE juga menekankan bahwa kehamilan multipel memiliki risiko medis yang lebih tinggi dibandingkan kehamilan tunggal, sehingga pasien perlu mendapatkan konseling yang memadai sebelum memutuskan jumlah embrio yang akan ditransfer.Â
Jadi, Bunda yang sedang menjalani program IVF tidak perlu menganggap bahwa semakin banyak embrio yang ditanam berarti semakin besar keberhasilan program.
Dokter biasanya akan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti usia, kondisi reproduksi, kualitas embrio, riwayat IVF sebelumnya, serta kondisi kesehatan calon ibu sebelum menentukan strategi transfer embrio.
Empat bayi, empat kali kebahagiaan
Kehadiran bayi kembar empat tentu membuat kehidupan pasangan Calgary tersebut berubah drastis. Membesarkan satu bayi saja membutuhkan tenaga dan perhatian yang tidak sedikit. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya ketika harus mengurus empat bayi dengan kebutuhan yang hampir bersamaan.
Mulai dari menyusui, mengganti popok, menidurkan bayi, hingga melakukan pemeriksaan kesehatan, semuanya harus dilakukan dengan perhatian ekstra. Namun, bagi pasangan ini, perjalanan panjang menjalani IVF akhirnya memberikan hadiah yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Empat bayi sekaligus mungkin membawa tantangan yang jauh lebih besar, tetapi juga menghadirkan empat kali kebahagiaan dalam satu keluarga.
Kisah ini sekaligus mengingatkan bahwa setiap perjalanan mendapatkan anak memiliki cerita masing-masing. Bagi sebagian pasangan, perjalanan itu mungkin berlangsung singkat. Bagi pasangan lainnya, perlu melalui berbagai proses, termasuk program IVF.
Dan ketika akhirnya bayi yang dinantikan hadir, jumlahnya bisa saja menjadi kejutan yang sama sekali tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Transfer Embrio Bayi Tabung
Kehamilan
Kesehatan Suami Bantu Sukseskan Program Bayi Tabung
Kehamilan
Unik! Kisah Bunda Melahirkan Bayi Kembar, Satu dengan IVF & Satunya secara Alami
Kehamilan
Simak Aturan Berhubungan Seks saat Bunda dan Ayah Menjalani IVF
Kehamilan
5 Penyebab Paling Umum yang Sebabkan Program Bayi Tabung Gagal
7 Foto
Kehamilan
7 Potret Dea Ananda Jalani Kehamilan Trimester 3, Bahagia Nantikan Kelahiran Baby S
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Terjadi lagi, Dokter di Belanda Gunakan Sperma Sendiri untuk Program IVF Pasiennya
Kisah Bunda Menantikan Kehamilan 12 Th, Malah Melahirkan Kembar 5 secara Alami
Cerita Bunda Melahirkan 4 Bayi Kembar Identik, Kejadian Langka 1 dari 15 Juta Kehamilan