Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Bunda, Yuk Belajar Mencintai Perubahan Tubuh selama Hamil

Melly Febrida   |   HaiBunda

Selasa, 18 Aug 2026 07:30 WIB

Ilustrasi kehamilan
Bunda, Yuk Belajar Mencintai Perubahan Tubuh selama Hamil/Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska
Daftar Isi
Jakarta -

Kehamilan dapat membawa berbagai perubahan pada tubuh Bunda, mulai dari perut yang semakin membesar, berat badan yang bertambah, payudara yang berubah ukuran, hingga munculnya stretch mark.

Meski merupakan bagian alami dari proses tumbuh kembang janin, perubahan fisik saat hamil tidak selalu mudah diterima. Sebagian ibu hamil mungkin merasa kurang percaya diri atau khawatir dengan penampilannya karena tubuhnya tidak lagi sama seperti sebelum hamil.

Padahal, belajar menerima dan mencintai perubahan tubuh saat hamil dapat membantu Bunda merasa lebih nyaman, percaya diri, dan menikmati perjalanan kehamilan dengan lebih baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengapa perubahan tubuh saat hamil terkadang sulit diterima?

Selama kehamilan, tubuh Bunda mengalami berbagai perubahan sebagai bentuk adaptasi untuk mendukung tumbuh kembang janin. Mulai dari kenaikan berat badan, perubahan bentuk tubuh, hingga perubahan pada kulit dan payudara merupakan hal yang umum terjadi.

Namun, perubahan tersebut dapat memengaruhi cara perempuan memandang dirinya sendiri.

Sebuah tinjauan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMC Pregnancy and Childbirth menemukan bahwa citra tubuh (body image) selama kehamilan dapat dipengaruhi oleh perubahan berat badan, bentuk tubuh, serta tekanan sosial terkait penampilan. Sebagian perempuan merasa bangga dengan perubahan yang terjadi, sementara sebagian lainnya mengalami ketidakpuasan terhadap tubuhnya.

Perasaan ini sebenarnya wajar. Kehamilan tidak hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga perubahan emosional dan hormonal yang dapat memengaruhi rasa percaya diri. Karena itu, tidak sedikit ibu hamil yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan bentuk tubuh barunya selama masa kehamilan.

Cara mencintai perubahan tubuh saat hamil

Melansir Motherly, di era media sosial seperti sekarang, tak sedikit orang yang ingin mengabadikan momen spesial dalam hidupnya, termasuk masa kehamilan.

Namun, di tengah banyaknya foto dan cerita tentang kehamilan yang terlihat sempurna, sebagian ibu hamil justru merasa kurang percaya diri dengan perubahan tubuh yang dialaminya.

Karena itu, penting bagi Bunda untuk mulai menerapkan pola pikir self-love atau mencintai diri sendiri. Alih-alih terus mengkhawatirkan perubahan fisik yang terjadi, cobalah untuk lebih fokus pada proses luar biasa yang sedang dijalani tubuh selama kehamilan.

Berikut beberapa cara yang dapat membantu Bunda lebih menerima dan menghargai tubuh selama masa kehamilan:

1. Fokus pada fungsi tubuh, bukan hanya penampilan

Saat tubuh berubah, cobalah mengingat bahwa setiap perubahan memiliki tujuan penting. Misalnya, perut yang membesar menjadi tempat tumbuh kembang bayi selama sembilan bulan.

Mengalihkan fokus dari penampilan ke fungsi tubuh dapat membantu meningkatkan rasa syukur dan penghargaan terhadap tubuh sendiri.

2. Kenakan pakaian yang membuat Bunda nyaman dan percaya diri

Menurut Motherly, memilih pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh saat hamil dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri. Bunda tidak perlu menyembunyikan perubahan tubuh yang terjadi selama kehamilan.

Pilih pakaian hamil yang nyaman, pas di tubuh, dan membuat Bunda merasa lebih percaya diri saat beraktivitas sehari-hari.

3. Tetap aktif bergerak sesuai anjuran dokter

Selama kondisi kehamilan sehat dan tidak memiliki kontraindikasi tertentu, Bunda tetap dapat melakukan aktivitas fisik secara rutin.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyebutkan bahwa olahraga selama kehamilan dapat membantu memperbaiki suasana hati, mengurangi stres, serta menjaga kebugaran tubuh. Beberapa pilihan aktivitas yang umumnya aman dilakukan ibu hamil antara lain berjalan kaki, berenang, yoga prenatal, dan pilates prenatal.

Namun, pastikan Bunda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi kehamilan.

4. Jangan terlalu terpaku pada angka timbangan

Kenaikan berat badan merupakan bagian normal dari kehamilan. Terlalu sering menimbang berat badan atau membandingkan diri dengan ibu hamil lain justru dapat memicu kecemasan yang tidak perlu.

Sebaliknya, fokuslah pada pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat selama kehamilan. Dengan begitu, kenaikan berat badan dapat berlangsung sesuai kebutuhan ibu dan janin.

5. Luangkan waktu untuk merawat diri

Kehamilan dapat membuat tubuh Bunda mudah lelah. Karena itu, penting agar Bunda tetap menyediakan waktu untuk diri sendiri.

Aktivitas sederhana seperti beristirahat cukup, membaca buku favorit, melakukan relaksasi, atau menikmati pijat prenatal dari tenaga profesional dapat membantu meningkatkan kenyamanan selama kehamilan.

6. Kurangi membandingkan diri dengan orang lain

Media sosial sering kali menampilkan gambaran kehamilan yang terlihat sempurna. Padahal, setiap ibu memiliki pengalaman kehamilan yang berbeda-beda.

Jika melihat unggahan tertentu membuat Bunda merasa kurang percaya diri, cobalah membatasi paparan konten tersebut dan fokus pada perjalanan kehamilan sendiri.

7. Cari dukungan dari orang terdekat

Dukungan emosional dari pasangan, keluarga, maupun sahabat dapat membantu ibu hamil menghadapi berbagai perubahan yang terjadi selama kehamilan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial yang baik selama kehamilan berkaitan dengan kesehatan mental yang lebih baik dan tingkat stres yang lebih rendah pada ibu hamil.

Karena itu, jangan ragu untuk berbagi cerita, kekhawatiran, maupun perasaan yang Bunda alami kepada orang-orang terdekat yang dipercaya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda