kehamilan
Janin Tidak Bergerak tapi Tidak Perdarahan, Amankah Kondisi Bayi?
HaiBunda
Jumat, 14 Aug 2026 07:30 WIB
Gerakan janin di dalam perut selama kehamilan seperti menjadi penanda bahwa mereka baik-baik saja meski tidak terlihat langsung. Lantas, bagaimana ketika janin tidak bergerak tapi tidak perdarahan, amankah kondisi bayi?
Seiring bertambahnya usia kehamilan, Bunda mungkin akan merasakan sensasi gerakan janin di dalam perut. Salah satunya yakni adanya sensasi seperti kepakan sayap kupu-kupu atau getaran halus di perut. Bahkan, beberapa perempuan mungkin merasakan gerakan-gerakan kecil ini sejak usia kehamilan 16 minggu.
Semua tanda tersebut merupakan gerakan janin dari dalam perut ya, Bun. Seiring perkembangan bayi, nantinya Bunda akan merasakan gerakan tersebut menjadi lebih kuat, misalnya gerakan yang muncul berupa tendangan atau sentakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemunculan gerakan tersebut seharusnya akan muncul secara teratur dan berlangsung terus sepanjang sisa masa kehamilan hingga saat Bunda melahirkan, seperti dikutip dari laman NHS.
Seberapa sering bayi seharusnya bergerak?
Frekuensi gerakan setiap bayi memang berbeda-beda satu sama lainnya. Itulah mengapa setiap Bunda yang hamil perlu meluangkan waktu guna mengamati gerakan bayinya. Para bumil tak hanya disarankan menghitung tendangan tetapi juga meluangkan waktu untuk mengenali pola gerakan bayi.Â
Sering kali, Bunda mungkin menyadari bahwa bayi lebih aktif di waktu-waktu tertentu dalam periode 24 jam. Namun, adakalanya juga bayi tidak menjadi kurang aktif pada tahap akhir kehamilan akibat keterbatasan ruang gerak yang dimiliki bayi.
Apa yang terjadi jika bayi tidak bergerak sesering biasanya?
Gerakan janin yang teratur dan kuat merupakan indikator terbaik bagi kesehatan bayi. Namun adakalanya, penurunan frekuensi gerakan dapat menandakan bahwa kondisi bayi tidak sebaik yang diharapkan. Kondisi ini sebenarnya bisa disebabkan berbagai macam alasan meski tidak semuanya berbahaya.Â
Ada baiknya segera mencari pertolongan medis ketika menemukan gerakan bayi tak seaktif biasanya, Bunda. Jika Bunda merasakan beberapa kondisi berikut, segera hubungi layanan kesehatan secepatnya ya, Bunda:
1. Gerakan bayi kurang dari biasanya
2. Gerakan bayi terasa lebih lemah dari biasanya
3. Bayi berhenti bergerak
4. Bunda merasa ada sesuatu yang tidak beres
Ketika Bunda menemui salah satu dari kondisi di atas, penting untuk segera memaksakan diri, meskipun kehamilan berjalan lancar dan tidak pernah mengalami masalah sebelumnya.Â
Jangan menunggu hingga keesokan harinya untuk memeriksakan diri jika merasa gerakan bayi kurang dari biasanya, terasa lebih lemah dari biasanya, atau bayi berhenti bergerak.
Di rumah sakit, bidan atau dokter akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap kehamilan Bunda. Beberapa langkah yang dilakukan meliputi, mendengarkan detak jantung bayi, bertanya tentang pergerakan bayi, memeriksa ukuran bayi dengan mengukur besar perut, dan memeriksa tekanan darah. Selain pemeriksaan tersebut, bidan atau dokter juga akan memantau detak jantung dan pergerakan bayi menggunakan alat CTG.Â
Gerakan bayi dan lahir mati
Berbicara mengenai gerakan bayi, adanya gerakan bayi yang berkurang bukanlah penyebab lahir mati. Namun, hal tersebut merupakan salah satu tanda bahwa bayi mungkin tak mendapatkan cukup nutrisi atau oksigen. Pada sekitar separuh kasus lahir mati, sang ibu menyadari adanya penurunan gerakan bayi.
Meski terdengar menakutkan namun tak berarti perubahan gerakan pasti akan berujung pada kematian bayi. Hal ini juga tidak berarti bahwa jika terjadi lahir mati, itu adalah kesalahan orang tua karena tidak menyadari adanya perubahan tersebut.
Janin tidak bergerak tapi tidak perdarahan, apakah tanda keguguran?
Sebagian besar kasus keguguran memang ditandai dengan adanya perdarahan. Namun, keguguran ternyata juga dapat terjadi tanpa disertai perdarahan, Bunda. Bahkan, seseorang mungkin tidak mengalami gejala apa pun dan baru mengetahui keguguran ketika dokter tidak dapat mendeteksi detak jantung selama USG rutin.
Perdarahan selama keguguran terjadi ketika rahim kosong. Dalam beberapa kasus, janin meninggal tetapi rahim tidak kosong, dan seseorang tidak akan mengalami perdarahan atau gejala lainnya. Sebagian dokter menyebut jenis keguguran ini sebagai keguguran yang tak disadari. Keguguran mungkin tidak disadari selama beberapa minggu, dan beberapa orang tidak mencari pengobatan.
Menurut Layanan Kesehatan Nasional Inggris, sebagian besar keguguran terjadi dalam 12 minggu pertama kehamilan. Penelitian dari tahun 2021 menunjukkan bahwa sekitar 15 persen dari semua kehamilan berakhir dengan keguguran seperti dikutip dari laman Medical News Today.
Penting diketahui bahwa sebagian orang tidak memiliki gejala eksternal keguguran. Ketika keguguran terjadi di awal kehamilan, seseorang mungkin memiliki sedikit tanda kehamilan, yang dapat membuat identifikasi keguguran menjadi lebih sulit. Berikut ini beberapa tanda keguguran tanpa perdarahan yang perlu diketahui ya, Bunda:
1. Penurunan tiba-tiba tanda-tanda kehamilan
2. Tes kehamilan yang menunjukkan hasil negatif
3. Kram perut
4. Keluar cairan atau jaringan dari vagina
5. Jika kehamilan sudah lanjut, gerakan janin mungkin melambat atau berhenti secara nyata.
Dalam pemeriksaan medis, dokter dapat mencurigai adanya  keguguran karena indikasi lain seperti penurunan kadar hormon kehamilan atau penurunan yang tidak biasa pada tanda-tanda kehamilan lainnya.
Tes darah dapat membantu menilai kemungkinan keguguran. Guna memastikannya, dokter akan melakukan USG untuk memeriksa detak jantung. Dan untuk memastikannya, dokter dapat memilih melakukan pemindaian pada beberapa hari. Selain itu, dokter juga dapat merekomendasikan pengujian genetik, pemindaian USG lebih lanjut, atau tes darah.
Nah, jika Bunda mengalami sinyal-sinyal yang mencurigakan pada kehamilan termasuk gerakan janin yang melemah, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter ya, Bunda.
Semoga informasinya membantu, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Â
Â
Â
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Cerita Nina Zatulini Panik Janin Tak Bergerak, Es Krim Jadi Penyelamat
Kehamilan
Bila Darah Haid Keluar Seperti Daging dari Vagina, Tanda Keguguran?
Kehamilan
Ketahui 6 Penyebab Keguguran, Mulai dari Kondisi Plasenta hingga Gaya Hidup
Kehamilan
Kenali 5 Tanda-tanda Keguguran, Waspada Saat Gerakan Bayi Menurun
Kehamilan
Tanpa Perdarahan, Simak 9 Ciri Keguguran yang Wajib Bunda Waspadai
9 Foto
Kehamilan
9 Potret Gaya Busana Keluarga Kerajaan Inggris Usai Melahirkan
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Bunda Ini Alami Gejala Hamil yang Unik, Perut Berbunyi Aneh Seperti Kodok
Ciri-Ciri Bayi Sehat Usia 8 Bulan, Perhatikan Perubahan yang Terjadi di Trimester 3
Ternyata Janin Bisa Mengenali Wajah Seseorang dari Dalam Rahim, Begini Caranya