Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

25 Makanan yang Dipercaya Pencegah Kehamilan dari Buah hingga Tanaman Herbal

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Sabtu, 08 Aug 2026 18:10 WIB

Portrait of a young and cheerful woman with exotic fruits at home. Concept of wellbeing, healthy food and homeliness
25 Makanan yang Dipercaya Pencegah Kehamilan dari Buah hingga Tanaman Herbal/Foto: Getty Images/iStockphoto/RossHelen
Daftar Isi
Jakarta -

Sebagian pasangan memilih menjadikan bahan-bahan alami sebagai kontrasepsi. Salah satunya dengan mengandalkan 25 makanan yang dipercaya pencegah kehamilan dari buah hingga tanaman herbal.

Kontrasepsi sudah memainkan peran penting dalam kesehatan reproduksi selama ratusan tahun. Meskipun pengobatan kontemporer menawarkan banyak solusi seperti pil KB, alat kontrasepsi dalam rahim (IUD), dan implan hormonal, banyak orang mencari pendekatan alami untuk menghindari kehamilan. 

Dalam metode konvensional, proteksi kehamilan melibatkan makanan alami sebagai kontrasepsi. Banyak orang mempercayai beberapa makanan yang memang secara manfaatnya dianggap memengaruhi kesuburan dan berfungsi sebagai metode pengendalian kelahiran alami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengutip dari laman Toneop dan berbagai sumber lainnya bahwa kontrasepsi alami mengacu pada buah-buahan, herbal, dan biji-bijian tertentu yang secara historis dikaitkan dengan pengurangan kesuburan, pencegahan ovulasi, atau gangguan implantasi. 

25 Makanan dipercaya pencegah kehamilan 

Berikut ini beberapa makanan yang dipercaya sebagai pencegah kehamilan paling ampuh ya, Bunda:

1. Pepaya

Manfaat pepaya untuk pencernaan sudah dikenal luas sejak dahulu kala. Namun di luar itu, buah ini juga telah lama dikenal karena sifat anti-kesuburannya. Pepaya diketahui mengandung enzim yang disebut papain, yang diyakini dapat mengurangi kadar progesteron, sehingga menghambat implantasi. Pepaya mentah, khususnya, dianggap lebih efektif dalam mencegah kehamilan.

2. Nanas

Buah nanas secara populer dianggap baik untuk kesehatan seksual. Banyak yang tidak tahu bahwa buah ini sangat kaya akan bromelain, enzim yang dapat melunakkan lapisan rahim, sehingga mempersulit implantasi.

3. Neem

Neem banyak digunakan dalam pengobatan Ayurveda sebagai kontrasepsi alami. Sifat spermicidal yang ada dalam neem dipercaya dapat mengurangi motilitas sperma.

4. Wortel

Wortel mengandung senyawa tertentu yang dapat mengganggu kadar progesteron serta mengurangi potensi kesuburan. Mengonsumsi wortel mentah terutama dalam bentuk jus dikaitkan dengan efek kontrasepsi ringan.

5. Ara

Buah ara telah digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai kontrasepsi alami serta berpotensi mengganggu ovulasi.

6. Jahe

Jahe dipercaya dapat menginduksi kontraksi rahim, yang dapat membantu mengontrol siklus menstruasi dan dalam situasi tertentu, mencegah implantasi.

7. Peterseli

Daun peterseli secara historis telah digunakan untuk merangsang menstruasi dan dapat bertindak sebagai kontrasepsi ringan.

8. Fenugreek

Biji fenugreek mengandung senyawa yang dapat memengaruhi kadar estrogen, yang memainkan peran kunci dalam ovulasi dan kehamilan.

9. Ajwain

Ajwain secara tradisional dikaitkan dengan sifat aborsi yang artinya bisa menyebabkan kontraksi rahim. 

10. Biji wijen

Biji wijen yang dikombinasikan dengan madu secara tradisional dipercaya sebagai kontrasepsi alami yang bisa memengaruhi keseimbangan hormon. 

11. Pare

Pare dipercaya memiliki senyawa yang dapat memengaruhi hormon reproduksi. Beberapa kepercayaan tradisional menunjukkan bahwa pare dapat bertindak sebagai kontrasepsi alami jika dikonsumsi secara teratur.

12. Teh spearmint

Teh spearmint diyakini dapat membantu mencegah kehamilan. Namun, penting untuk tidak mengonsumsi secara berlebihan karena dapat memiliki efek berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan.

13. Suplemen vitamin C

Sebagian besar orang percaya bahwa suplemen vitamin C dapat membantu mencegah kehamilan. Dua tablet 500 mg yang diminum dalam tiga hari setelah hubungan seks tanpa pengaman diyakini dapat mengurangi kemungkinan kehamilan. Namun, mengonsumsi vitamin C dalam jumlah tinggi dapat menimbulkan efek samping, jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

14. Aprikot kering

Mencampur aprikot kering dengan madu serta air dapat menjadi minuman yang bisa mengurangi kemungkinan kehamilan. Tetapi sekali lagi, efektivitasnya tidak dijamin ya, Bun.

15. Teh jahe

Jahe dapat membantu memicu menstruasi secara alami, yang dapat mencegah kehamilan. Minum teh jahe rebus secara teratur setelah hubungan seks tanpa pengaman bisa membantu proteksi kehamilan.

16. Buah ara kering

Mengonsumsi 3-4 buah ara kering selama beberapa hari setelah hubungan seks tanpa pengaman dianggap sebagai salah satu metode alami terbaik untuk mencegah kehamilan seperti dikutip dari laman Drsmitiwomensclinic.

17. Kayu manis

Beberapa orang percaya bahwa mengonsumsi kayu manis juga bisa mencegah kehamilan. Selain ini, kayu manis dipercaya dapat menyebabkan keguguran dalam beberapa kasus, tetapi ini bukanlah metode yang direkomendasikan secara medis.

18. Buah juniper

Buah ini diketahui dapat berperan sebagai kontrasepsi alami dan membantu mengatasi infeksi saluran kemih seperti dikutip dari laman Rxmen.

19. Kafein

Minuman yang mengandung kafein seperti kopi diprediksi dapat merusak kualitas sperma pada sebagian laki-laki. 

20. Susu tinggi lemak

Susu tinggi lemak (full cream) sungguh nikmat sebagai suguhan harian ya, Bun. Tapi beberapa studi justru mengklaim bahwa susu tersebut yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat mengganggu motilitas sperma.

21. Asupan produk kedelai

Kedelai diketahui mengandung fitoestrogen yang mirip dengan hormon estrogen pada perempuan. Sayangnya, ketika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan pada laki-laki, hal ini justru menjadi gangguan bagi keseimbangan hormon testosteron. 

22. Makanan tinggi lemak

Asupan lemak berlebih tidak saja berbahaya untuk jantung tetapi bisa menurunkan kualitas sperma. Sementara itu, lemak trans juga diketahui dapat mengganggu kerja hormon reproduksi dalam tubuh laki-lai.

23. Makanan kaleng dengan BPA

BPA (Bisphenol-A) merupakan zat kimia yang bersifat endokrin disruptor yang dapat mengacaukan sistem reproduksi sehingga dapat menurunkan kualitas air mani.

24. Daging olahan

Risiko adanya pengawet dan lemak jenuh tinggi dalam daging olahan dapat mengganggu motilitas sperma. Jadi, bukan saja jumlah sperma yang menurun tetapi juga kualitasnya terganggu.

25. Kunyit

Kandungan curcumin dalam kunyit diketahui dapat menyebabkan blastokista. Hal inilah yang kemudian dapat menghambat terjadinya kehamilan.

Itulah beberapa rekomendasi makanan pencegah kehamilan yang bisa dijadikan referensi ya, Bunda.

Perlu diingat bahwa satu-satunya cara 100 persen efektif mencegah kehamilan ialah dengan menghindari aktivitas seksual apa pun yang melibatkan sperma masuk ke dalam vagina. 

Bahkan metode kontrasepsi seperti pil, IUD, dan kondom sangat efektif tetapi tidak 100 persen sempurna. Selain itu, prosedur sterilisasi seperti ligasi tuba (untuk perempuan) atau vasektomi (untuk laki-laki) hampir permanen dan sangat efektif, tetapi cara ini pun bahkan memiliki tingkat kegagalan meski sangat kecil.

Untuk proteksi yang lebih maksimal, menggabungkan metode kontrasepsi bisa membantu meningkatkan efektivitas. Misalnya, metode seperti kondom dan kontrasepsi lainnya yang bisa meningkatkan efektivitas.  

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda