kehamilan
Unik! Beragam Metode Kontrasepsi China Kuno, Ada yang Pakai Gelembung Renang Ikan
HaiBunda
Minggu, 26 Jul 2026 21:35 WIB
Daftar Isi
Keinginan mencegah kehamilan ternyata bukan hanya ada di zaman modern. Beragam metode kontrasepsi yang unik bahkan sudah dikenal sejak masa China kuno.Â
Berbagai catatan sejarah menunjukkan bahwa perempuan pada masa itu menggunakan beragam cara yang mungkin terdengar tidak biasa jika dilihat dari sudut pandang masa kini. Namun, sebagian metode tersebut belum terbukti efektif dan bahkan berpotensi membahayakan kesehatan.
Berbagai metode kontrasepsi yang dilakukan perempuan zaman China Kuno
Jauh sebelum ada Pil KB, kondom, atau alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) ditemukan, sejumlah peradaban sudah mencoba beragam cara untuk mencegah kehamilan. Salah satunya pada masyarakat China Kuno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan pada masa itu menggunakan metode ramuan herbal, bahan-bahan alami, hingga metode fisik.Â
Melansir South China Morning Post, kehidupan perempuan di China kuno, sangat dipengaruhi sistem patriarki dan feodalisme. Ini membatasi kendali perempuan untuk bereproduksi, memaksa banyak perempuan untuk menanggung metode kontrasepsi yang berisiko.
Menurut sejarawan kedokteran John M. Riddle dalam Eve's Herbs: A History of Contraception and Abortion in the West, berbagai peradaban kuno telah mengenal upaya mengendalikan kesuburan menggunakan tanaman dan ramuan herbal. Pengetahuan tersebut diwariskan secara turun-temurun, meski tidak semuanya terbukti efektif berdasarkan penelitian modern.
Beragam metode kontrasepsi yang digunakan di China kuno
Beragam metode kontrasepsi yang digunakan di China Kuno rata-rata menggunakan bahan alami, belum semodern zaman kini. Berikut beberapa metode kontrasepsi unik di masa China kuno, antara lain:
1. Ramuan herbal
Salah satu metode tertua yang tercatat dalam Kitab Classic of Mountains and Seas adalah tanaman Gurong. Ini salah satu kontrasepsi paling awal yang dikenal di China Kuno. Rasanya sangat pahit, daunnya menyerupai anggrek dan akarnya mirip dengan bunga balon.
Masyarakat pada masa pra-Qin percaya tanaman yang hanya berbunga tetapi tidak menghasilkan buah ini mampu mencegah kehamilan. Namun, hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan efektivitasnya sebagai kontrasepsi.
Perlu diketahui, Classic of Mountains and Seas merupakan naskah kuno yang memadukan unsur geografi, sejarah, dan mitologi. Karena itu, catatan mengenai Gurong tidak dapat dianggap sebagai bukti ilmiah bahwa tanaman tersebut benar-benar berfungsi sebagai kontrasepsi.
2. Kondom dari gelembung ikan
Sebelum kondom berbahan lateks ditemukan, masyarakat China kuno diduga telah menggunakan gelembung renang ikan yang dikeringkan sebagai alat kontrasepsi.
Temuan arkeologi dari makam Marquis Yi of Zeng di provinsi Hubei, Tiongkok tengah, menunjukkan adanya benda berbentuk tabung yang diyakini sebagai salah satu bentuk kondom paling awal.
Beberapa perempuan China kuno menggunakan gelembung ikan kering yang bersih sebagai bentuk perlindungan dasar saat berhubungan intim. Namun, bahan tersebut dinilai kurang higienis, tidak nyaman digunakan, serta belum diketahui efektivitasnya dalam mencegah kehamilan maupun infeksi menular seksual.
3. Musk dan tanduk rusa
Beberapa catatan sejarah dari masa Dinasti Han menyebut adanya ramuan yang terbuat dari musk dan tanduk rusa. Salah satu kisah menyebut selir Kaisar Cheng menggunakan campuran tersebut yang dioleskan pada pusar.
Ramuan ini dipercaya dapat mempercantik kulit sekaligus mencegah kehamilan. Namun, catatan tersebut berasal dari sumber sejarah, bukan penelitian ilmiah. Hingga kini belum ada bukti ilmiah modern yang membuktikan bahwa campuran musk dan tanduk rusa efektif atau aman digunakan sebagai kontrasepsi.
4. Menelan merkuri
Pada masa Dinasti Tang hingga Song, sebagian perempuan menggunakan ramuan yang mengandung merkuri untuk mencegah kehamilan. Padahal di masa kini diketahui bahwa merkuri merupakan logam berat yang sangat berbahaya.Â
Menurut World Health Organization (WHO), paparan merkuri dapat merusak otak, ginjal, sistem saraf, serta organ reproduksi. Karena itu, metode ini sama sekali tidak aman.
5. Minyak biji kapas
Salah satu metode di China kuno ternyata ada yang memiliki dasar ilmiah. Pada Dinasti Qing, minyak biji kapas digunakan sebagai kontrasepsi untuk pria.
Penelitian modern menemukan bahwa senyawa gossypol dalam biji kapas memang dapat menurunkan produksi sperma. Meski demikian, efek sampingnya cukup besar sehingga metode ini tidak digunakan sebagai kontrasepsi modern.
Apakah metode kontrasepsi kuno aman?
Sebagian besar metode kontrasepsi pada masa lampau belum melalui uji keamanan maupun efektivitas seperti obat modern. Menurut WHO, kontrasepsi modern telah melalui penelitian ilmiah sehingga manfaat dan risikonya dapat dipelajari dengan baik.
Sebaliknya, penggunaan bahan beracun seperti merkuri atau ramuan yang tidak jelas kandungannya justru berpotensi menyebabkan keracunan, gangguan organ, hingga infertilitas. Karena itu, masyarakat tidak disarankan mencoba metode kontrasepsi tradisional yang belum terbukti aman.
Kontrasepsi modern jauh lebih aman
Saat ini tersedia berbagai pilihan metode kontrasepsi yang telah diteliti secara ilmiah, seperti:
- Kondom
- Pil KB
- Suntik KB
- Implan
- IUD
- Vasektomi
- Tubektomi
Setiap metode kontrasepsi tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihannya sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan, rencana memiliki anak, serta hasil konsultasi dengan tenaga kesehatan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
7 Ucapan yang Bisa Bikin Bumil Down
Kehamilan
17 Makanan Bantu Tingkatkan Kesuburan saat Jalani Program Hamil
Kehamilan
Catat! Ini 5 Cara Cepat Hamil yang Wajib Dilakukan Calon Bunda
Kehamilan
Lakukan 6 Cara Ini Supaya Bunda Cepat Hamil
Kehamilan
Bunda Perlu Tahu, Penyebab Ibu Hamil Jadi Lebih Sensitif dan Mudah Menangis
9 Foto
Kehamilan
9 Potret Gaya Busana Keluarga Kerajaan Inggris Usai Melahirkan
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Tren KB Alami Meningkat, Pakar Imbau Efektivitasnya untuk Cegah Kehamilan
7 Risiko KB IUD yang Jarang Dibahas, Calon Pengguna Wajib Tahu Sebelum Pasang
Kenali Tanda KB Implan Berhasil, Pantangan & Penyebab Bergeser