kehamilan
Mengenal Lego Hand saat Hamil, Penyebab Tangan dan Jari Terasa Kaku
HaiBunda
Selasa, 04 Aug 2026 11:35 WIB
Daftar Isi
Gangguan saat hamil pada fisik bumil memang beragam ya, Bunda, termasuk rasa kaku di anggota tubuh. Yuk, mengenal gejala hamil lego hand saat tangan dan jari terasa kaku dan bengkak.
Pengalaman selama kehamilan sejak nol bulan memang ada saja ya, Bunda. Selain tubuh yang semakin membesar dan gejala khas lainnya, curhat Bunda hamil juga ada yang mengalami gejala mengejutkan, Bunda. Salah satunya mereka merasakan adanya sindrom yang disebut 'lego hand'.
Apa itu kondisi lego hand?
Istilah lego hand mungkin belum terlalu familiar di kalangan semua Bunda hamil. Bahkan, masih ada yang merasa asing dengan istilah tersebut karena jarang mendengar tapi mungkin pernah mengalaminya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ya, hal ini wajar saja ya, Bunda. Karena tidak semua Bunda hamil mungkin mengalami sindrom tersebut. Padahal sebenarnya, istilah lego hand merupakan sebuah penamaan dari kondisi yang cukup akurat ketika tangan terasa kaku yang banyak dialami sebagian Bunda hamil.
"Lego hand merupakan cara baru dan kreatif untuk menyebut kondisi jari yang bengkak, kaku, dan mati rasa, kekakuan sendi, nyeri, dan ketidaknyamanan seperti tertusuk jarum yang dialami selama kehamilan," kata Dr Shenny Ross, seorang dokter kandungan, seperti dikutip dari laman Huffpost.
Dijelaskan Ross bahwa istilah medis seperti halnya carpal tunnel syndrome dan hand edema merupakan penamaan untuk gejala kehamilan yang umum namun mengganggu. Para perempuan hamil akan menggunakan nama dan deskripsi yang lebih mudah dipahami dan lebih sesuai dengan apa yang terjadi.
Seperti halnya lego hand, hal ini merupakan penamaan yang menggambarkan kondisi saat jari-jari mungkin terasa sangat kaku, nyeri, atau sulit ditekuk di pagi hari setelah bangun tidur. Bagi sebagian besar perempuan hamil yang mengalaminya, ini hanyalah bagian umum dari kehamilan.
"Kehamilan adalah kondisi yang sangat dinamis, dan banyak hal muncul selama masa itu," kata Dr. Christine Carlan Greves, seorang dokter kandungan di Orlando Health.
Seperti halnya carpal tunnel syndrome yang menjadi gambaran ketika gerakan tangan terbatas dan menyebabkan kesemutan serta adanya pembengkakan yang terjadi selama kehamilan di mana dapat mengakibatkan mobilitas bumil terbatas. Secara umum, orang mungkin lebih memahaminya ketika mereka membandingkannya dengan lego hand.
Lego hand normal terjadi selama kehamilan
Terkait sindrom lego hand, baik Greves dan Ross menekankan bahwa pembengkakan selama kehamilan sepenuhnya normal dan diharapkan. "Jika Bunda memikirkannya, tubuh memproduksi 50 persen lebih banyak volume darah dan cairan tubuh lainnya yang membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi," jelas Ross.
Semua cairan ekstra tersebut, sambung Ross, terdorong keluar dari aliran darah dan berpindah ke jaringan sekitarnya. Hal ini kemudian menyebabkan edema di tangan dan jari.Â
Adanya pembengkakan yang intens dan terus menerus di tangan menciptakan gejala yang mengganggu berupa kekakuan pergelangan tangan dan sendi, mati rasa dengan sensasi kesemutan dan nyeri.
Meskipun cairan tambahan bersirkulasi ke seluruh tubuh, kondisi itu mungkin tampak paling jelas di tangan, kaki, telapak kaki, dan wajah.
"Saraf yang tertekan dan ligamen yang melunak di tangan dan pergelangan tangan terkena dampak negatif, menyebabkan gejala yang menyakitkan. Hal ini paling terlihat setelah 28 minggu saat Bunda memasuki trimester ketiga kehamilan," kata Ross.
Kondisi lego hand sendiri mengacu pada perasaan kaku, bengkak, dan mati rasa di tangan dan jari yang dialami banyak orang selama kehamilan. Sementara itu, Greves merujuk kondisi tersebut pada 'ruang ketiga', yakni sebuah istilah medis untuk cairan yang terkumpul di luar pembuluh darah.
"Itulah yang menyebabkan pembengkakan dan kondisi itu disebabkan oleh hormon," katanya.
Bagi kebanyakan orang dengan tangan yang kaku seperti lego, kekakuan, pembengkakan, dan nyeri di pergelangan tangan, tangan, serta jari adalah bagian kehamilan yang tidak nyaman tetapi normal. Meskipun demikian, ada gejala tertentu yang mungkin memerlukan perhatian medis lebih lanjut.
"Terkadang jika gejala-gejala ini muncul tiba-tiba, bersamaan dengan pembengkakan di kaki dan wajah, ini bisa menjadi gejala awal tekanan darah tinggi selama kehamilan, yang juga dikenal sebagai preeklamsia," kata Ross.
Ditambahkan Ross bahwa ketika pembengkakan pada tangan, kaki, dan wajah terjadi bersamaan dengan sakit kepala, penglihatan kabur, melihat bintik-bintik hitam, dan nyeri di perut kanan atas, Bunda harus segera menghubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Greves juga menyarankan untuk memperhatikan gejala yang lebih luas seputar kekakuan dan nyeri tangan yang dirasakan. "Jika Bunda mengalami sakit kepala hebat, jika pembengkakan terjadi tiba-tiba, atau jika Bunda merasa mual atau tekanan darah tinggi, maka Bunda perlu khawatir tentang risiko preeklamsia," katanya.Â
Di luar kondisi tersebut, jika pembengkakan tidak bilateral dan hanya pada salah satu kaki dan ada rasa sakit, bisa jadi terdapat gumpalan darah atau trombosis vena dalam, tambahnya.
Kabar baiknya ialah lego hand sebenarnya akan membaik dalam beberapa minggu setelah melahirkan, Bun. Sehingga, Bunda tidak perlu khawatir berlebihan. Terpenting, kenali tubuh dan jangan takut menyampaikan gejala yang mengkhawatirkan serta mengganggu kepada dokter.
Cara mengatasi kondisi lego hand
Ross mengatakan bahwa mekanika tubuh dan pilihan gaya hidup memiliki pengaruh penting ketika tangan mengalami sindrom lego hand selama kehamilan. Untuk itu, menjaga pergelangan tangan dalam posisi netral dan lurus, terutama di malam hari bisa sangat membantu. Menggunakan bidai pergelangan tangan dapat membuat kondisi lebih nyaman.Â
Selain itu, Bunda juga perlu menghindari posisi tidur miring di sisi tangan yang paling terpengaruh. Dan, hindari membiarkan lengan menggantung di samping tubuh dalam waktu lama dan jaga agar tangan tetap bergerak untuk menghindari penumpukan cairan.
Guna membantu mengurangi pembengkakan, penggunaan kompres es, rendaman air dingin, dan perban kompresi bisa membantu kondisi lebih baik dan nyaman. Serta, kurangi makanan asin yang dapat membantu mengatasi retensi cairan secara keseluruhan.
Oh iya, Bunda, latihan tangan seperti mengepalkan tangan lalu melebarkan jari-jari, menggerakkan pergelangan tangan ke depan dan ke belakang, serta menekuk dan meluruskan siku sepanjang hari dapat membantu menjaga agar cairan tetap bergerak di tangan. Kemudian, berikan pijatan lembut dari ujung jari ke atas saat tangan diangkat yang juga membantu meredakan gejala.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
6 Ciri-ciri Hamil di Awal Mengandung yang Sering Tak Disadari
Kehamilan
Kisah Bunda Alami Gejala Langka Kehamilan, Tumbuh Gigi 'Random' di Gusi
Kehamilan
Mual setelah Makan, Apakah Gejala Awal Kehamilan? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
Kehamilan
Cara Mudah Bedakan Gejala Awal Kehamilan dan PMS, Perhatikan Areola Bunda
Kehamilan
5 Perbedaan Mual Tanda Hamil dengan Gejala Sakit Lainnya
9 Foto
Kehamilan
9 Potret Gaya Busana Keluarga Kerajaan Inggris Usai Melahirkan
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Penyebab Tangan Bengkak saat Hamil, Ketahui juga Cara Mengatasinya
Kaki Bengkak dan Nyeri saat Hamil? Jangan Anggap Sepele, Ini Penjelasan Ahli
Kaki Bengkak saat Hamil 9 Bulan, Apakah Tanda Mau Melahirkan?