Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Ini Batas Usia Perempuan yang Disebut Sudah Tidak Subur dan Sulit untuk Hamil

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Rabu, 29 Jul 2026 07:30 WIB

Happy pregnant asian woman holding pregnancy test, examine positive test, young female get surprise and happy. Young Mother waiting newborn baby prenatal, pregnancy, motherhood, expectation concept
Ini Batas Usia Perempuan yang Disebut Sudah Tidak Subur dan Sulit untuk Hamil/Foto: Getty Images/Love portrait and love the world
Jakarta -

Kesuburan dan usia memang sangat memainkan peran penting jika ingin memiliki keturunan. Simak ya, Bunda, ini batas usia perempuan yang disebut sudah tidak subur dan sulit miliki anak.

Pergeseran zaman memang membuat banyak perempuan memiliki anak di usia yang tak lagi muda. Meski sebenarnya teknologi bisa membantu seperti dengan program bayi tabung atau IVF, tetapi tingkat keberhasilannya tak lagi tinggi ketika usia perempuan sudah semakin matang.

Seperti diketahui bahwa perempuan yang lebih tua akan menghadapi realitas bahwa peluang keberhasilan perawatan kesuburan yang mereka jalani lebih rendah. Bahkan, ketika menggunakan sel telur donor muda, tetap ada penurunan yang signifikan sekitar usia 49 tahun, seperti dirilis dalam sebuah penelitian terbaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dalam penelitian tersebut, para ahli melibatkan 1.774 perempuan dan mengatakan bahwa temuan itu menantang gagasan bahwa sel telur donor dapat sepenuhnya mengatur ulang jam reproduksi. Tetapi seharusnya fakta tersebut memang tidak membuat pasangan yang lebih tua berhenti mencoba memanfaatkan peluang tersebut.

Ya, perempuan berusia 49 tahun ke atas memiliki risiko keguguran dua kali lipat dibandingkan mereka yang berusia 35 hingga 40 tahun. Mereka juga harus menghadapi kenyataan bahwa peluang mereka untuk mendapatkan kehamilan lebih kecil.

Para peneliti percaya bahwa perubahan terkait usia pada lapisan rahim mungkin jadi penyebabnya dan dapat diobati di masa depan, seperti dikutip dari laman BBC.

Mereka mengatakan, mungkin ada cara untuk memprediksi, mencegah, atau memperbaiki usia rahim. Peneliti utama dalam penelitian tersebut, Dr Beatrice Crestani dari Reproduction Medical Institute di Italia mengatakan bahwa penuaan reproduksi telah dianggap sebagai masalah ovarium. Dan, jika perempuan mengganti sel telur yang lebih tua dengan sel telur donor yang lebih muda, artinya mereka mengatur ulang jam reproduksi.

"Temuan kami menunjukkan bahwa gambaran tersebut lebih kompleks," tambah Dr. Crestani.

Dalam penelitian tersebut, perempuan berusia pertengahan hingga akhir 30-an memiliki peluang 54 persen untuk hamil dengan sel telur donor dan perawatan IVF. Angka tersebut bisa turun menjadi sekira 43 persen untuk mereka yang berusia 49 tahun atau lebih.

Diketahui bahwa tingkat kelahiran hidup menurun dari 46 persen menjadi 32 persen. Sementara itu, tingkat keguguran meningkat dari 24 persen menjadi 38 persen. Selain itu, para penliti juga memperhatikan adanya perubahan terkait usia pada lapisan rahim atau endometrium, tempat sel telur yang dibuahi atau embrio menempel untuk tumbuh pada perempuan yang lebih tua.

Meskipun ketebalannya serupa, kondisinya memburuk seiring bertambahnya usia ya, Bun. Dr Crestani menambahkan, "Temuan ini seharusnya tidak menghalangi perempuan untuk menjalani perawatan donor sel telur, karena tingkat keberhasilan tetap signifikan bahkan pada usia lanjut."

Meski demikian, pasien memang perlu diberikan konseling bahwa sebenarnya donor sel telur tidak dapat sepenuhnya menghilangkan efek penuaan reproduksi, terutama di atas usia 49 tahun.

Dalam penelitian tersebut, tingkat kelahiran hidup sekitar 80 persen untuk perempuan berusia 35-40 tahun dan 62,5 persen di antara mereka yang berusia 49 tahun ke atas yang mentransfer semua embrio yang tersedia. 

Kesehatan rahim dan ovarium antar perempuan berbeda satu sama lain

Para ahli menekankan bahwa kesehatan rahim dan ovarium antara satu perempuan dan perempuan lainnya berbeda satu sama lain. Terkait dengan IVF, di Inggris sendiri memberlakukan tidak adanya batasan usia secara hukum untuk IVF. Tidak seperti beberapa negara Eropa lainnya misalnya Yunani, yang memiliki batasan usia 54 tahun. 

Di Inggris, perempuan hingga mereka yang menginjak usia 36 tahun dapat menyumbangkan atau berbagi sel telur mereka. Sementara itu, pedoman dari NHS merekomendasikan bahwa perempuan hingga usia 40 tahun harus ditawari tiga siklus IVF dan perempuan hingga usia 42 tahn harus ditawari satu siklus IVF.

Pasien yang menggunakan sel telur donor pun biasanya harus membiayai sendiri bagian proses tersebut. Di Inggris juga, orang yang mengandung menggunakan sperma, sel telur atau embrio yang disumbangkan dari donor terdaftar sejak 1 April 2005, sekarang ini dapat meminta informasi indentitas tentang orang tua donor biologis setelah mereka berusia 18 tahun.

Temuan penelitian ini dipresentasikan di European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE) dan diterbitkan dalam jurnal medis.

Prof. Borut Kovacic, Ketua terpilih ESHRE, mengatakan para peneliti mencoba untuk lebih memahami komunikasi silang yang terjadi antara embrio yang berimplantasi dan lapisan rahim.

Meskipun studi terbaru ini mengidentifikasi ambang batas usia terkait dengan awal hilangnya fungsi rahim, kemungkinan besar hal itu tidaklah mutlak. "Ini memberikan informasi penting bagi pasien dan menawarkan acuan penting untuk penelitian di masa mendatang yang bertujuan untuk mengidentifikasi biomarker baru penuaan rahim," tambahnya.

Ketua terpilih dari British Fertility Society, Dr Ippokratis Sarris merekomendasikan untuk ke depannya diperlukan lebih banyak lagi penelitian dan mengatakan bahwa kehamilan bisa berisiko lebih tinggi bagi perempuan yang lebih tua. Artinya, pasangan perlu melakukan pemeriksaan dan konseling menyeluruh saat memulai perawatan kesuburan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda