kehamilan
Septiningtyas Istri Pengacara Sangun Ragahdo Ungkap Perubahan Stamina usai Melahirkan
HaiBunda
Minggu, 19 Jul 2026 22:00 WIB
Daftar Isi
Pengacara muda Sangun Ragahdo dan istrinya Septiningtyas, dikaruniai anak pertama pada 26 April 2026. Septiningtyas melahirkan anak berjenis kelamin perempuan, yang diberi nama Galené Aglaia Hime Ragahdo.
Hampir tiga bulan melahirkan, Septiningtyas mengungkap perubahan tubuh yang dialaminya usai jadi Bunda. Dalam unggahan di Instagram, Septiningtyas mengaku bahwa staminanya menurun usai kehamilan dan melahirkan sang putri.
Melalui postingan ini, Septiningtyas membagikan potret saat kembali melakukan latihan cardio, yakni berlari. Ia nekat melakukan olahraga untuk kembali menjaga kebugaran tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah 11 bulan enggak olahraga cardio karena jadi ibu hamil, hari ini nekat lari. Ternyataaaa," tulisnya, dikutip dari Instagram @septiningtyas, belum lama ini.
Saat pertama kali latihan cardio usai melahirkan, Septiningtyas merasakan perubahan yang tak biasa dari tubuhnya. Ia merasa kekuatan tubuhnya tidak lagi sama seperti sebelum hamil, Bunda.
"Ternyataaaa selain bentuk badan yg ga kayak sebelumnya, kekuatan badan juga ngulang lagi dari 0. Terbukti dari foto ini kan bengek nya kerasa," ungkap Bunda satu anak ini.
Meski berat menjalani olahraga, Septiningtyas tak mau menyerah. Ia tampaknya sudah bertekad untuk kembali aktif usai melahirkan.
"Gapapa kita mulai semua nya dari awal lagi yukkk," katanya.
Penyebab stamina menurun usai melahirkan
Setiap perempuan akan memiliki proses pemulihan yang unik setelah melahirkan, Bunda. Jenis persalinan dan kondisi tubuh dapat memengaruhi bagaimana seorang ibu dalam beradaptasi dan bagaimana tubuhnya pulih usai melahirkan.
Penurunan stamina hingga kelelahan adalah beberapa keluhan yang sering dialami perempuan setelah melahirkan. Di minggu-minggu pertama usai melahirkan, seorang Bunda bahkan bisa merasakan kelelahan yang menguras tenaga.
"Merasa lelah adalah salah satu keluhan paling umum di kalangan ibu baru, yang memengaruhi hampir dua pertiga. Kelelahan pasca persalinan ditandai dengan rasa lelah yang luar biasa yang dapat membuat Anda merasa terkuras secara fisik dan emosional, kekurangan energi, dan tidak mampu berkonsentrasi," kata bidan Sally Urang, MS, RN, CNM, dilansir Baby Center.
Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan stamina menurun usai melahirkan, sehingga ibu sering kali merasa lemas. Berikut penyebabnya, seperti melansir dari laman The Whole Mother:
1. Pengaruh hormon kehamilan
Tubuh perempuan mampu mempertahankan kehamilan dan kemudian melahirkan, karena perubahan hormon. Selama kehamilan, tubuh melepaskan hormon yang disebut relaksin, yang mengendurkan atau melunakkan ligamen untuk memberi ruang bagi bayi untuk tumbuh, dan mempersiapkan panggul agar bayi dapat melewatinya.
Namun, hormon tersebut tidak hanya memengaruhi ligamen panggul, Bunda. Hormon juga dapat memengaruhi seluruh tubuh.
Tidak diketahui secara pasti berapa lama relaxin terus beredar di dalam tubuh setelah melahirkan, hingga memengaruhi ligamen. Kehadiran hormon ini setelah melahirkan adalah salah satu alasan mengapa banyak ibu baru mungkin merasa lemah dan nyeri pada persendian setelah melahirkan.
2. Dampak persalinan
Tubuh seorang perempuan telah mengalami transisi besar usai melahirkan caesar atau pervaginam. Akibatnya, perempuan dapat merasa lemah dan nyeri di sekitar vagina dan perut bagian bawah setelah melahirkan. Sekali lagi, hal tersebut normal dan mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk pulih.
Untuk memaksimalkan pemulihan di hari-hari awal, sangat penting untuk mendengarkan tubuh dan memperhatikan sensasi yang Bunda rasakan. Di 6-8 minggu pertama, tubuh akan memulihkan dirinya sendiri. Selama periode tersebut, Bunda hanya perlu memastikan untuk mendapatkan istirahat yang cukup, melatih aktivasi otot inti, dan tidak memaksakan diri secara fisik.
3. Pengaruh hormon saat menyusui
Tanpa disadari oleh banyak ibu baru, perubahan hormon terjadi selama proses menyusui. Selama periode ini, kadar estrogen jauh lebih rendah, sehingga dapat menyebabkan tubuh terasa lemah dan pegal.
Perlu diketahui, hormon estrogen sendiri penting untuk kekuatan otot. Artinya, kadar estrogen yang rendah saat menyusui dapat menyebabkan otot terasa atau terlihat lebih lemah.
Demikian cerita istri Pengacara Sangun Ragahdo, Septiningtyas, yang mengungkap perubahan stamina usai melahirkan anak pertama, serta penjelasan terkait penyebabnya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
6 Perawatan Setelah Melahirkan, Bantu Kencangkan Kulit Kendur
Kehamilan
7 Persiapan Melahirkan Normal Supaya Berjalan Lancar, Bunda Perlu Tahu
Kehamilan
Bunda Perlu Tahu, 5 Tanda-tanda Melahirkan Semakin Dekat
Kehamilan
11 Tips Supaya Bunda Melahirkan Normal dan Lancar
Kehamilan
Suamiku, Genggaman Tanganmu Bisa Bikin Persalinanku Lebih Nyaman
5 Foto
Kehamilan
2 Kali Keguguran, Intip 5 Potret Kebahagiaan Ashilla Zee Eks Blink Melahirkan Anak Pertama
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Tips Penuhi Kebutuan Nutrisi usai Melahirkan untuk Percepat Pemulihan & Cegah Stres
Bunda yang Pernah Diet Yoyo Berpotensi Naik BB Lebih Banyak saat Hamil, Ini Hasil Studi Terbaru
7 Persiapan Persalinan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil Sebelum Melahirkan