Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Panduan Vaksin Ibu Hamil Terbaru, Ini Daftar yang Direkomendasikan Dokter Kandungan AS

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 07 Jul 2026 14:02 WIB

Vaksin Ibu Hamil
Panduan Vaksin Ibu Hamil Terbaru, Ini Daftar yang Direkomendasikan Dokter Kandungan AS/ Foto: Getty Images/iStockphoto/
Daftar Isi
Jakarta -

Organisasi terkemuka untuk dokter kandungan dan ginekolog di Amerika Serikat (AS), American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), baru-baru ini meluncurkan jadwal vaksinasi pertamanya untuk ibu hamil. Jadwal ini dapat diakses di laman resmi ACOG, Bunda.

Jadwal ini cukup mengejutkan publik. Pasalnya, ACOG merilis jadwal yang berbeda dengan panduan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS terkait vaksin ibu hamil.

Departemen Kesehatan atau US Department of Health and Human Services (HHS) yang berada di bawah pemerintahan Presiden Trump, sebelumnya telah mencabut rekomendasi untuk vaksin flu dan Covid. Hal tersebut memicu ACOG membuat panduan baru terkait jadwal vaksin ibu hamil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Rekomendasi pemerintah tidak didasarkan pada sains," kata ketua bagian obstetri dan ginekologi di Weill Cornell Medicine dan anggota ACOG, Laura Riley.

"Menurut saya, bukti yang ada tidak mendukung rekomendasi mereka. Bukti yang ada justru mendukung rekomendasi kami," sambungnya, dilansir The Guardian.

Jadwal imunisasi ACOG yang baru merekomendasikan empat suntikan untuk semua ibu hamil, yakni influenza; Covid,tetanus, difteri, dan pertusis (Tdap), respiratory syncytial virus (RSV). Untuk beberapa orang dengan komorbiditas atau yang berisiko tertular penyakit tertentu, vaksin seperti hepatitis B dan campak, gondongan, rubella (MMR), juga dapat direkomendasikan.

"Pedoman ini dibuat sebagai sumber daya yang mudah diakses bagi penyedia layanan kesehatan, pasien, dan apoteker dalam upaya untuk mengkomunikasikan panduan yang jelas dan berbasis bukti, serta untuk mengatasi informasi yang salah tentang vaksin yang semakin banyak beredar," ungkap kepala praktik klinis dan kesetaraan serta kualitas kesehatan di ACOG, Christopher Zahn.

Jadwal vaksin terbaru untuk ibu hamil dari ACOG mendapat dukungan dari 13 perkumpulan medis, termasuk American Academy of Pediatrics (AAP) dan American Academy of Family Physicians (AAFP). Keduanya adalah organisasi yang fokus pada kesehatan anak dan keluarga, Bunda.

"Pada saat yang sama ketika kami menyampaikan informasi ini, Menteri HHS mengatakan bahwa vaksin Covid tidak diperlukan untuk anak-anak dan ibu hamil. Jadi, kami perlu menghilangkan beberapa kebingungan itu," ujar Riley.

Riley menyoroti data yang sangat jelas tentang vaksin COVID-19 selama kehamilan yang dinilai masih membantu mencegah dampak serius, seperti rawat inap dan kelahiran prematur.

Vaskin dapat melindungi ibu hamil dan bayinya

Seperti diketahui, vaksinasi dapat melindungi ibu hamil dan bayi dari paparan infeksi yang merugikan. Sayangnya, pemberian vaksin pada ibu hamil menurun di AS.

"Sekitar 70 persen ibu hamil di AS mendapatkan vaksin Tdap dan RSV, tetapi angkanya telah turun menjadi sekitar 30 persen untuk flu dan bahkan lebih rendah untuk Covid," kata profesor kebidanan dan ginekologi di Western Michigan University dan anggota ACOG, Kevin Ault.

"Namun, ada perbedaan antara orang-orang yang menggunakan asuransi publik dan swasta, baik dalam tingkat vaksinasi maupun hasil kesehatan bayi. Secara keseluruhan, kita bisa berbuat lebih baik."

Rekomendasi ACOG yang sebelumnya dirilis sebagai panduan untuk setiap vaksin sebenarnya selaras dengan dengan CDC hingga tahun 2025. Namun, ACOG mesti membuat jadwal sendiri lantaran CDC kini membuat rekomendasi yang tidak sesuai dengan harapkan mereka. Rekomendasi CDC hanya didasarkan pada tinjauan komprehensif data dari Vaccines Integrity Project.

Panduan vaksin ibu hamil dari ACOG

Berikut panduan vaksin ibu hamil yang baru dirilis oleh ACOG:

Vaksin Tdap

  • Sebaiknya diberikan pada awal minggu ke-27 hingga ke-36 kehamilan, selama setiap kehamilan tanpa memandang riwayat vaksinasi Tdap pasien sebelumnya.

Vaksin COVID-19

  • Vaksinasi dapat dilakukan pada trimester berapa pun pada ibu hamil yang memenuhi syarat guna memaksimalkan kesehatan ibu dan janin.

Vaksin Influenza

  • Pemberian dosis inactivated influenza vaccine (IIV) atau recombinant influenza vaccine (RIV) kepada ibu hamil di trimester berapa pun atau akan hamil selama musim influenza.
  • Vaksinasi influenza sebaiknya diberikan sebelum dimulainya musim influenza, paling lambat akhir Oktober, tetapi vaksinasi kapan saja selama musim influenza dianjurkan untuk memastikan perlindungan selama periode virus beredar di masyarakat.

Vaksin RSV

  • Berikan dosis vaksin RSV Pfizer (Abrysvo) hanya antara usia kehamilan 32 minggu 0 hari dan 36 minggu 6 hari selama bulan September hingga Januari di sebagian besar wilayah kontinental AS jika pasien belum pernah divaksinasi sebelumnya.
  • Di wilayah hukum dengan musim yang berbeda, para profesional perawatan kesehatan harus mengikuti panduan negara bagian, lokal, atau teritorial tentang waktu pemberian vaksin.

Demikian panduan vaksin ibu hamil terbaru di AS dari ACOG yang isinya berbeda dari panduan CDC. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda