Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

8 Adab Malam Pertama setelah Menikah Menurut Islam

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Rabu, 15 Jul 2026 21:35 WIB

Suami istri muslim
8 Adab Malam Pertama setelah Menikah Menurut Islam/Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Daftar Isi
Jakarta -

Perdana memadu kasih ternyata bukan sekadar melampiaskan kemesraan dengan pasangan. Hal terpenting, ketahui dan praktikkan 8 adab malam pertama setelah menikah menurut Islam.

Setelah resmi mengikat janji suci, malam pertama menjadi momen yang ditunggu-tunggu dan begitu istimewa bagi pasangan suami istri. Malam dimana proses bercumbu dan bermesraan dengan pasangan menjadi sebuah aktivitas ibadah yang diganjar pahala berlimpah.

Nah, agar malam pertama yang dilalui menjadi sebuah keberkahan, sebagai umat muslim tentunya perlu memerhatikan adab-adab yang sudah diatur dalam Islam.  Selain meraih kenikmatan tentunya juga menghadirkan keberkahan dalam hubungan bagi suami istri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


8 Adab malam pertama setelah menikah menurut Islam

Melaksanakan agenda malam pertama setelah menikah menurut Islam sebaiknya tidak langsung tancap gas. Sebab, ada juga adab yang perlu dipraktikkan agar sesi malam pertama bernilai ibadah dengan pahala berlimpah.

Pada dasarnya, hubungan intim suami istri bukanlah hal yang tabu dibahas sepanjang tujuannya menjalankan syariat dan dibahas secara sopan.

Karenanya, penting bagi para suami istri meraih keberkahan dan mendatangkan pahala hingga keturunan yang saleh dan salehah, dengan mematuhi tata cara atau adab berhubungan intim menurut Islam.

Poin pentingnya dalam agenda intim ini ialah masing-masing pasangan tidak sekadar memenuhi nafsu syahwat birahi semata. Penting diketahui bahwa cara bercinta dalam Islam sesuai sunnah Rasul dan gaya hubungan suami istri yang benar menurut Islam dan apa saja sunah berhubungan suami istri dalam tuntunan syaiat. 

Adapun dalam ajaran Islam sebenarnya tidak terlalu membatasi waktu maupun tempat hubungan suami istri berlangsung. Pasangan yang terikat pernikahan sah boleh berhubungan intim sepanjang istri dalam kondisi suci, serta tidak dilakukan pada siang hari di bulan Ramadan seperti dikutip dari Buku Rahasia Keluarga Sakinah (Menapaki Jalan Pecinta Surga di Era Digital) yang dituliskan Muhammad Khalid dan diterbitkan CV Nusantara Press Indonesia.

Seperti diketahui bahwa jima' (hubungan suami istri) dianggap sah dan halal menurut ajaran Islam dilakuakn setelah menjalani akad dan resepsi pernikahan. Pasutri dianggap sah dan halal menurut ajaran Islam.

Bahkan, saat malam pertama, pasangan dapat langsung menjalani hubungan intim. Meski demikian, ada baiknya mengetahui adab-adab yang dianjurkan dalam Islam untuk mewujudkan malam pertama penuh pahala dan keberkahan sebagai pasangan suami istri. 

Terkait hal tersebut, banyak pasangan yang belum mengetahui terkait adab malam pertama setelah menikah menurut Islam yang sebenarnya dapat dengan ringan dilakukan. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Mengucapkan salam saat memasuki kamar

Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah SAW pernah bersabda, "Ummu Salamah RA berkata bahwa ketika Rasulullah SAW menikahinya dan beliau hendak menggaulinya, beliau mengucapkan salam terlebih dahulu." (HR. Abu Syaikh)

2. Bersiwak atau membersihkan mulut

Dari Al-Miqdam bin Syuraih dari ayahnya ia berkata: "Aku bertanya kepada Aisyah, 'Dengan tindakan apa Rasulullah SAW memulai jika masuk ke rumahnya?' Lalu dia menjawab, 'Dengan bersiwak'." (HR. Muslim)

3. Salat sunnah dua rakaat bersama pasangan

Abu Sa'id Maula RA mengisahkan bahwa dirinya pernah mengadakan syukuran pernikahan ketika masih menjadi budak. Abu Sa'id Maula RA kemudian mengundang beberapa sahabat Rasulullah SAW seperti Abu Dzar, Abdullah bin Mas'ud RA, dan Huzaifah RA seperti dikutip dari laman Detik.

Lalu ia mengatakan bahwa para sahabat tersebut membimbingnya dan mengatakan:

"Jika istrimu masuk menemuimu, sholatlah dua rakaat. Mintalah perlindungan kepada Allah SWT dan berlindunglah kepada-Nya dari keburukan istrimu. Setelah itu, urusannya terserah kamu dan istrimu."

4. Bersikap lembut dan menenangkan hati pasangan

Menjadi suami istri tak berati membuat satu sama lain justru makin jauh karena jarak. Justru, seharusnya pernikahan tersebut bisa membuat ruang ibadah terbuka lebar. Agar tidak canggung, suami perlu bersikap lembut dan menenangkan hati pasangan.

5. Melakukan pemanasan (foreplay) sebelum berhubungan Intim

Pemanasan atau foreplay dalam hubungan seks menjadi sebuah rutinitas penting yang membuat satu sama lain jadi lebih rileks.

Disarankan kepada para suami untuk membelai terlebih dahulu sang istri sampai membuatnya merasa tenang dan nyaman. Suami juga bisa mencium dan memeluk istri dengan mesra agar sang istri semakin nyaman.

Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti hewan. Hendaklah dia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu." (HR. At Tirmidzi)

6. Membaca doa sebelum berhubungan suami istri

Doa menjadi salah satu senjata umat muslim kapan saja, termasuk saat hendak melakukan hubungan intim dengan istri. Dalam hal ini, biasakanlah memulainya dengan berdoa, di mana menjadi salah satu hal wajib dilakukan agar menciptakan kenyamanan dan sifat rileks,

Pada praktiknya, suami bisa membelai pasangannya terlebih dahulu hingga istri merasa tenang dan nyaman. Para suami juga bisa mencium dan memeluk istri dengan mesra agar tercipta kenyamanan.

7. Membaca doa atau bersyukur setelah berhubungan intim

Doa menjadi salah satu senjata pamungkas umat muslim. Dengan mengawali sesuatu membaca Bismillah tentunya menjadi salah satu bentuk syukur atas nikmat yang diterimanya.

Disarankan kepada para suami untuk membelai terlebih dahulu sang istri sampai membuatnya merasa tenang dan nyaman. Suami juga bisa mencium dan memeluk istri dengan mesra agar sang istri semakin nyaman.

Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti hewan. Hendaklah dia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu." (HR. At Tirmidzi)

8. Menjaga rahasia hubungan suami istri

Pasangan memang perlu membiasakan diri menjaga rahasia hubungan mereka yang terjadi secara riil. Membiasakan hal ini terjadi sama halnya dengan menjaga 'baju' pasangan dan diri sendiri. Sehingga, apa yang terjadi di dalam kamar, sebaiknya hal itu tidak dibocorkan ke publik. 

Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya, di antara seburuk-buruk tempat manusia di sisi Allah pada hari Kiamat nanti adalah orang yang bersenang-senang (bersetubuh) dengan istrinya, demikian pula sebaliknya, lalu menyebarkan rahasia mereka berdua." (HR. Muslim)

Doa berhubungan badan suami istri, lengkap Arab, Latin, dan artinya untuk pengantin baru

Membaca doa sebelum tertidur menjadi sebuah proteksi dari gangguan setan saat berhubungan sosial. Inilah kumpulan doa bagi ibu agar senantiasa dalam perlindungan Allah selama kehamilan seperti dikutip dari Buku Kitab Doa-doa Bagi yang Sudah Berkeluarga yang ditulis Siti Nur Aidah:

1. Doa sebelum berhubungan suami istri (jima')

Sebelum berhubungan intim dengan pasangan, suami dan istri harus berdoa sesuai sunnah sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Arab Latin: "Bismillah, Allahumma jannib naassyyaithaana wa jannibi syaithoona maarazaqtanaa."

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami."

2. Doa setelah berhubungan suami istri

Setelah selesai berhubungan intim, hindari untuk langsung tidur. Lafazkan doa setelah berhubungan intim dengan membaca hamdalah.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا

Tulisan Latin: "Alhamdu lillaahi dzdzii khalaqa minal maa i basyaraa."

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan).

3. Doa mandi wajib setelah berhubungan suami istri, lengkap dengan niat dan tata caranya

Niat mandi wajib setelah berhubungan suam istri:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan Latin: Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar fardu karena Allah Ta'ala."

Tata cara mandi wajib usai berhubungan suami istri ialah sebagai berikut seperti dikutip dari laman detikcom:

1. Mengucapkan niat mandi wajib
2. Membersihkan kedua telapak tangan sebanyak tiga kali
3. Mulai membersihkan kotoran-kotoran yang tersembunyi dengan tangan kiri, seperti kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar, dan lain sebagainya
4. Mencuci tangan dengan cara menggosokkan ke sabun atau tanah
5. Berwudhu
6. Menyela pangkal rambut menggunakan jari tangan yang telah dibasuh air hingga menyentuh kulit kepala
7. Membasuh seluruh tubuh dengan air yang dimulai dari sisi kanan lalu bagian kiri
8. Memastikan seluruh lipatan kulit serta bagian yang tersembunyi ikut dibersihkan

Kemudian, mengutip dari Buku Praktik Mandi Janabah Rasulullah Menurut Empat Madzhab susunan Isnan Ansory, ada doa yang dapat dipanjatkan setelah mandi wajib. Berikut ini doa yang perlu dibaca:

Setelah mandi wajib:

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Arab Latin: Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri."

4. Doa memohon keturunan yang saleh dan salehah

Usai berhubungan intim bisa juga membaca doa untuk mengharapkan anak yang baik.

Berikut bacaan doanya:

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Arab Latin: Rabbi hab lî minas shâlihîn

Artinya: "Ya Tuhanku, anugerahilah kami keturunan yang termasuk orang-orang yang salih."

Selain itu, bisa juga membaca doa yang selalu dipanjatkan Nabi Ibrahim AS sejak beliau belum menikah:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Arab Latin: Rabbanâ hab lanâ min azwâjinâ wa dzurriyyâtinâ qurrata a'yunin waj'alnâ lil muttaqîna imâmâ

Artinya: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pandangan mata yang menyejukkan dari para istri dan anak keturunan kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."

Itulah adab malam pertama setelah menikah menurut Islam yang bisa dipanjatkan. Semoga informasinya membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda