Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Ternyata Janin Bisa Mengenali Wajah Seseorang dari Dalam Rahim, Begini Caranya

Melly Febrida   |   HaiBunda

Senin, 06 Jul 2026 08:20 WIB

Ilustrasi Janin
Ternyata Janin Bisa Mengenali Wajah Seseorang dari Dalam Rahim, Begini Caranya/Foto: Getty Images/iStockphoto/
Daftar Isi
Jakarta -

Cara janin mengenali wajah seseorang dari dalam rahim mulai terungkap melalui penelitian. Selama ini bayi yang baru lahir cenderung lebih tertarik melihat wajah Bunda atau Ayah ketimbang ke benda lain.

Penelitian menunjukkan bahwa ketertarikan bayi ternyata sudah mulai berkembang beberapa minggu sebelum bayi lahir.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Current Biology menjelaskan bahwa janin berusia 34 minggu dapat membedakan pola cahaya yang menyerupai wajah manusia dengan pola yang sama tapi dibalik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Temuan ini menjadi bukti bahwa kemampuan visual janin dapat dipelajari saat masih berada di dalam rahim.

Cara janin mengenali wajah seseorang

Para ilmuwan melibatkan 39 ibu hamil dengan usia kehamilan sekitar 34 minggu dalam penelitian ini. Peneliti kemudian memproyeksikan cahaya melalui dinding perut ibu menggunakan dua pola berbentuk segitiga.

Pola pertama menyerupai susunan mata dan mulut manusia, sedangkan pola kedua memiliki susunan yang sama tetapi dalam posisi terbalik. Para ilmuwan kemudian mengukur bagaimana janin merespons menggunakan USG 4D berkualitas tinggi.

Hasilnya menunjukkan bahwa janin berusia 34 minggu lebih sering memutar kepalanya mengikuti pola yang menyerupai wajah dibandingkan pola yang disajikan secara terbalik.

Psikolog Vincent Reid dari Universitas Lancaster, salah satu penulis penelitian, mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa janin mampu membedakan berbagai bentuk dan lebih tertarik mengikuti pola yang menyerupai wajah.

"Kami telah menunjukkan bahwa janin dapat membedakan berbagai bentuk, lebih memilih untuk mengikuti bentuk yang menyerupai wajah daripada bentuk yang tidak menyerupai wajah," kata Reid.

Sementara itu, peneliti Kirsty Dunn menjelaskan bahwa perilaku tersebut menunjukkan janin benar-benar mampu melihat perbedaan antara kedua pola yang ditampilkan.

"Perilaku janin di sini menunjukkan bahwa mereka memang melihat bentuk yang kami sajikan saat mereka membedakan antara kedua pola tersebut," ujar Dunn.

Kapan penglihatan janin mulai berkembang?

Perkembangan mata janin selama di rahim berlangsung secara bertahap. Meskipun kelopak mata janin sebagian besar masih tertutup, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa cahaya dari luar dapat mencapai rahim, terutama pada trimester ketiga. Pemindaian USG sering menunjukkan janin berkedip.

Dalam studi ini, para peneliti menjelaskan bahwa sistem penglihatan janin ternyata sudah cukup berkembang untuk merespons rangsangan visual sederhana.

"Sampai sekarang, kami sudah mampu mengeksplorasi penggunaan semua indra janin kecuali penglihatan," kata Dunn. 

"Ini termasuk sentuhan, rasa, penciuman, keseimbangan, dan pendengaran. Tetapi kami ingin melangkah lebih jauh dengan memahami penglihatan janin."

Namun, kemampuan tersebut bukan berarti janin dapat melihat wajah seseorang secara jelas seperti bayi yang sudah lahir. Bayi di dalam rahim baru mengenali pola dasar yang menyerupai konfigurasi wajah, yaitu dua titik di bagian atas dan satu titik di bawah, seperti posisi mata dan mulut manusia.

Apakah ibu hamil perlu menyinari perut agar janin mengenali wajah?

Jika ditanya apa ibu hamil perlu menyinari perutnya supaya mengenali wajahnya, Reid tidak menganjurkannya Bunda. Ia mengatakan dalam penelitian tersebut tim peneliti sangat berhati-hati dan memastikan agar cahaya yang masuk ke rahim cukup terang, tetapi tidak terlalu terang. 

Dari temuan di atas, dapat dilihat bahwa kemampuan penglihatan janin sudah mulai berkembang sebelum lahir dan membuka peluang para ilmuwan untuk mempelajari perkembangan visual serta kognitif sejak masa prenatal.

Apa arti temuan ini untuk perkembangan janin?

Temuan ini memberikan gambaran bahwa kemampuan penglihatan manusia mulai berkembang sebelum lahir.

Selama ini para ilmuwan telah mengetahui bahwa janin mampu merespons suara, sentuhan, gerakan, hingga keseimbangan. Namun, penglihatan menjadi indra yang paling sulit dipelajari karena kondisi di dalam rahim minim cahaya.

Menurut Dunn, penelitian ini menjadi langkah awal untuk memahami bagaimana sistem penglihatan berkembang sebelum bayi lahir. Ia mengatakan, sebelumnya para peneliti telah mampu mengeksplorasi hampir semua indra janin, kecuali penglihatan.

Sementara Reid menjelaskan, penelitian ini membuka peluang untuk mengeksplorasi perkembangan visual dan kognitif janin dengan cara yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Meski begitu, penelitian ini tidak menunjukkan bahwa janin sudah dapat mengenali wajah ibu atau ayah secara spesifik.

Janin hanya menunjukkan ketertarikan pada pola sederhana yang menyerupai wajah manusia.

Temuan ini diharapkan dapat membantu para ilmuwan memahami lebih jauh perkembangan sistem penglihatan dan fungsi otak manusia sejak masa prenatal. Namun, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk mengetahui bagaimana kemampuan tersebut berkembang hingga bayi lahir.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda