kehamilan
Curhat Bunda Berhasil Turun BB hingga 32 Kg Pasca Operasi Caesar dengan Cara Sederhana
HaiBunda
Sabtu, 04 Jul 2026 11:30 WIB
Daftar Isi
Menurunkan berat badan setelah melahirkan, apalagi lewat operasi caesar, sering kali terasa sulit. Tubuh baru saja melewati proses pemulihan besar, ditambah perubahan hormon, kurang tidur, dan rutinitas merawat bayi.
Namun, kisah seorang Bunda bernama Deepti Harshana menjadi perhatian setelah ia membagikan pengalamannya berhasil menurunkan berat badan hingga 32 kg dalam 11 bulan pasca caesar, tanpa metode ekstrem.
“Saya seorang ibu yang lahir melalui operasi caesar dan saya telah menurunkan berat badan 32 kg dalam 11 bulan dengan latihan-latihan luar biasa ini, bersama dengan latihan pernapasan, yang sangat penting untuk menyembuhkan perut buncit setelah melahirkan,” kata Deepti. Berikut kisahnya dikutip dari Hindustantimes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan turun berat badan tanpa diet ketat
Dalam unggahan media sosialnya, Deepti menjelaskan bahwa kunci utama bukan diet ketat atau olahraga berat, melainkan konsistensi. Ia mulai dari hal sederhana, seperti mencari video latihan aman di YouTube dan melakukan gerakan ringan di rumah. Menurutnya, bagian tersulit justru adalah memulai. Setelah itu, tubuh perlahan terbiasa dengan rutinitas baru.
Deepti mengakui bahwa kebugaran masih merupakan proses yang berkelanjutan. “Saya masih terus berusaha. Ini akan terjadi. Teruslah melakukannya,” katanya.
Deepti mengandalkan latihan ringan yang bisa dilakukan di rumah tanpa alat khusus, seperti:
- Gerakan angkat tangan dan dumbbell ringan
- Squat sederhana
- Tendangan berdiri
- Gerakan clap di atas kepala
- Latihan kaki ke belakang
- Latihan penguatan tubuh ringan lainnya
Setiap gerakan dilakukan sekitar 15 repetisi dalam 3 set, dengan intensitas bertahap.
Peran pernapasan dan pemulihan otot
Selain olahraga, ia juga menekankan pentingnya latihan pernapasan (breathing exercise).
Latihan ini membantu:
- Menguatkan otot inti
- Membantu pemulihan area perut pasca operasi
- Mengurangi mommy pooch atau perut buncit setelah melahirkan
Pendekatan ini sejalan dengan rekomendasi medis yang menyebutkan bahwa latihan pasca caesar sebaiknya dimulai secara bertahap, seperti jalan kaki ringan, latihan pernapasan, dan penguatan dasar panggul.
Kunci utama: Konsistensi, bukan kesempurnaan
Deepti menegaskan bahwa dirinya tidak menjalani metode instan. Tidak ada target ekstrem, tidak ada diet ketat yang menyiksa.
Yang ia lakukan adalah:
- Bergerak setiap hari meski ringan
- Menjaga pola makan lebih seimbang
- Tidak berhenti saat progres lambat
- Fokus pada pemulihan tubuh, bukan sekadar angka timbangan
Pesan Deepti kepada para ibu lainnya sederhana: Mulailah dari hal kecil, tetap konsisten, dan fokus pada kemajuan bertahap daripada solusi cepat.
Catatan penting untuk Bunda pasca caesar
Pemulihan setelah operasi caesar tidak bisa disamakan dengan persalinan normal. Tubuh Bunda baru saja melalui prosedur bedah besar yang melibatkan sayatan pada dinding perut dan rahim, sehingga proses penyembuhan perlu waktu dan pendekatan yang hati-hati.
Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
1. Tunggu izin dokter sebelum mulai olahraga
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan biasanya sudah dianjurkan beberapa hari setelah operasi, tetapi latihan yang lebih terstruktur harus menunggu persetujuan dokter. Umumnya, latihan intens baru boleh dimulai setelah 6–8 minggu, tergantung kondisi pemulihan masing-masing.
2. Jangan terburu-buru menurunkan berat badan
Fokus utama setelah caesar bukan langsung kembali ke bentuk tubuh, tetapi pemulihan luka dan kekuatan dasar tubuh. Diet ekstrem atau olahraga berlebihan justru bisa memperlambat penyembuhan dan memengaruhi produksi ASI bagi Bunda yang menyusui.
3. Mulai dari aktivitas ringan
Gerakan sederhana seperti:
- Berjalan pelan di rumah
- Peregangan ringan
- Latihan pernapasan dalam
- Lebih aman dan membantu meningkatkan sirkulasi darah serta mempercepat pemulihan.
4. Perhatikan tanda tubuh
Hentikan aktivitas jika muncul gejala seperti:
- Nyeri di area bekas operasi
- Pendarahan meningkat
- Pusing atau lemas berlebihan
Ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh belum siap untuk aktivitas tersebut.
5. Perkuat otot inti secara bertahap
Otot perut dan dasar panggul biasanya melemah setelah kehamilan dan operasi caesar. Latihan seperti pelvic floor exercise atau latihan pernapasan diafragma bisa membantu pemulihan tanpa memberi tekanan berlebih pada bekas operasi.
6. Nutrisi tetap jadi prioritas
Asupan makanan berperan besar dalam proses penyembuhan. Bunda dianjurkan mengonsumsi:
- Protein (telur, ikan, ayam)
- Sayur dan buah
- Cairan yang cukup
Nutrisi yang baik membantu memperbaiki jaringan tubuh dan menjaga energi selama masa merawat bayi.
7. Setiap tubuh punya tempo sendiri
Tidak ada standar waktu yang sama untuk semua ibu. Kemajuan pemulihan maupun penurunan berat badan bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh, aktivitas, dan hormon setelah melahirkan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
7 Bahan Herbal Dipercaya Bisa Sembuhkan Luka Operasi Caesar
Kehamilan
Tips Memilih Tanggal yang Tepat untuk Jalani Operasi Caesar
Kehamilan
Kisah Sedih Bumil Dilarang Sang Bunda Melahirkan Caesar karena Dianggap 'Memalukan'
Kehamilan
4 Produk untuk Merawat Luka Sayatan Operasi Caesar agar Cepat Sembuh
Kehamilan
Istri 5 Kali Hamil & Caesar 3 Kali, Suami Tolak Ikat Rahim Alasannya Aneh
5 Foto
Kehamilan
5 Potret Kebahagiaan Anggika Bolsterli Jalani Kehamilan Pertama
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
BB Janin Kecil tapi Berat Ibu Hamil Naik Drastis, Waspada Karbohidrat Berlebih
Rahasia Patricia Gouw agar Tubuh Cepat Kembali Ramping setelah Melahirkan, Ternyata cuma Lakukan Ini
3 Kisah Artis Jalani Diet Sebelum Hamil, Ada yang Berhasil Menurunkan BB 12 Kg